Font Size
15px

Jauh di lubuk hatinya, ia ingin Ishakan nyangkalnya. Namun, Ishakan terdiam. Perlahan, senyumnya yang dipaksakan mudar, sedikit demi sedikit. Leah tidak dapat nyembunyikan kesedihannya. Ia adalah seorang pengantin dengan tubuh dan pikiran yang hancur total. Ia bahkan tidak dapat miliki anak.

Leah tahu betapa pentingnya anak-anak. Ia telah mpelajari pelajaran itu dengan keras ketika ibunya diusir dari istana karena ia mandul.

Ishakan pasti sudah tahu hal ini dan dia tetap berkata ingin nikahinya. Namun, dia adalah raja yang sangat berkuasa. Dia mbutuhkan anak untuk neruskan garis keturunannya. Yang berarti dia akan miliki wanita lain untuk dikaruniai anak. Keluarga kerajaan Estian bahkan ngizinkan inses jika diperlukan untuk lestarikan garis keturunan reka.

Pikiran-pikiran buruk nyerbu pikirannya, satu demi satu. Jika Ishakan tidur dengan orang lain...

"Apa yang sedang kamu pikirkan sampai sebegitu kerasnya?" Ishakan dengan lembut ncubit ujung hidungnya. "Kamu tidak perlu khawatir tentang apa pun."

"..."

Ia seakan mbaca setiap pikiran yang terlintas di benak Leah. Tanpa kata, Leah mbenamkan wajahnya di dada Ishakan. Kehangatannya nenangkan hatinya yang gelisah. Ishakan letakkan tangannya di kepala Leah dengan nenangkan, mbelainya sebentar.

"Aku mbawamu ke padang pasir untuk mbuatmu bahagia," katanya akhirnya. "Bukan untuk punya anak."

Leah natap matanya, terkejut.

"Kau benar-benar satu-satunya. Kau akan njadi pusat duniaku." Ishakan nggerutu. "Bukankah aku sudah nunjukkannya padamu?"

"Hanya saja di Estia..." Leah mulai.

"Kau berada di padang pasir, bukan Estia." Bibirnya nempel di dahinya. "Kau akan njadi Ratu Kurkan."

Dia nundukkan kepalanya untuk ncium bibirnya. Ciumannya lembut.

"Morga bilang padaku kau tidak bisa hamil. Tapi ada faktor yang bisa ngaruhinya yang tidak bisa dia tentukan, seperti kondisi tubuhku yang aneh." Dia luknya erat. "Dengan perawatan, kondisimu akan berangsur mbaik. Suatu hari, saat kutukan itu hilang, kau akan bisa hamil secara alami. Tentu saja, aku ingin punya bayi secepatnya..."

Tiba-tiba dia nyeringai nakal.

"Jadi saya akan ncoba lakukannya sampai saya ndapatkannya."

"...?"

"Jangan khawatir. Untungnya, aku sangat bersemangat, jadi suatu hari nanti kamu akan punya bayi." Dia bergeser di atasnya saat dia natapnya, dengan mata terbelalak. "Kenapa kita tidak berlatih?"

Pertanyaan itu mbuatnya tersenyum kecil, dan dia lupakan segalanya. Jarinya nyentuh bibirnya dengan lembut.

"Seringlah tersenyum." Tatapannya penuh kasih sayang. "Kamu terlihat sangat cantik saat tersenyum."

Mustahil untuk tidak jatuh cinta pada mata yang nawan itu. Leah lingkarkan lengannya di leher pria itu untuk nariknya ndekat, dan ciuman reka semakin dalam dan intens.

Sekarang dia pikir dia ngerti ngapa Ishakan tidak nceritakan masa lalunya. Kenangan itu tidak ada hubungannya dengan masa kini. Bahkan jika dia lupakan semua yang dia ketahui tentangnya dan bertemu dengannya lagi...dia akan tetap ncintainya. Dia tidak bisa tidak ncintai pria ini.

Leah ngesampingkan pertanyaannya tentang masa lalunya. Tidak ada yang perlu diburu-buru untuk njawabnya. Selama reka bersama di masa depan, reka bisa saling ngenal sedikit demi sedikit.

Tetapi jauh di lubuk hatinya, dia khawatir mungkin tidak akan ada waktu.

Lengan Leah luk erat tubuhnya saat dia nciumnya.

Malam itu sungguh ngerikan sekaligus mbahagiakan.

***

Byun Gyeongbaek akhir-akhir ini banyak ngumpat.

Ia hidup untuk bersumpah, sepanjang hari. Para pembantunya berbisik di belakangnya bahwa ia telah njadi lebih kasar dari sebelumnya, tetapi ia punya alasan.

Putri jahat itu maksanya minum ramuan aneh, dan dia tidak punya pilihan selain nurutinya. Tentu saja emosinya mburuk.

You are reading Predatory Marriage : Leah & Raja Kurkan Chapter 175: Dia Tidak Bisa Hamil (2) on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Vengeance in His Bed cover
Similar genre

Vengeance in His Bed

JacintaVike ·Romance

18+READERSONLY:Thisstorycontainsexplicitsexualcontent(smut),darkthemes,stronglanguage,possessivealphadynamics,andanenemies-to-loverspowerimbalance....

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.