Font Size
15px

"Impianku adalah nyatukan dunia ini dan mbuat seluruh dunia ini njadi damai, Yang Mulia Ratu," ucapku.

Ratu Kayana, Komandan Oliver, dan nona Karina pun terlihat sangat terkejut setelah ngetahui tentang impianku itu.

"Apa!?," ucap Ratu Kayana.

"Kamu bilang kamu ingin nyatukan dunia ini dan mbuat seluruh dunia ini njadi damai!?," tanya nona Karina.

"Iya, nona," ucapku.

Setelah ndengar perkataanku, nona Karina pun langsung nanggapi perkataanku itu.

"Tidak mungkin, mustahil kamu bisa lakukan itu, Rid!," ucap nona Karina.

Tidak hanya nona Karina, komandan Oliver pun juga ikut nanggapi perkataanku.

"Itu benar. Dilihat dari manapun, nyatukan dunia ini adalah hal yang mustahil. Dunia ini saat ini telah terbagi njadi 2 yaitu benua utara yang dipimpin oleh ras malaikat dan benua selatan yang dipimpin oleh ras iblis. Kedua ras itu telah bermusuhan sejak lama. skipun saat ini sedang terjadi gencatan senjata di antara reka, tetapi ke depannya kedua ras itu pasti akan berperang lagi. Apalagi kita semua tahu sudah tahu kalau ras iblis berniat untuk ndeklarasikan ’Great Holy War’ lagi,"

"nyatukan dunia ini berarti kamu berniat untuk nyatukan kedua ras yang telah bermusuhan sejak lama yaitu ras iblis dan ras malaikat. Mustahil bagimu untuk lakukan itu, tuan muda Rid," ucap komandan Oliver.

"mang, secara logika mustahil untuk nyatukan dunia ini dan mbuat dunia ini njadi damai. Tetapi, ski itu adalah hal yang mustahil, aku akan tetap wujudkan impianku itu," ucapku.

Komandan Oliver dan nona Karina pun langsung terdiam setelah ndengar perkataanku. Tidak lama setelah itu, tiba-tiba terdengar suara ketawa di ruangan itu.

"fufufufu,"

Awalnya suara ketawa itu terdengar pelan namun secara perlahan suara ketawa itu semakin terdengar keras.

"Ahahahahaha,"

Aku, nona Karina dan komandan Oliver pun langsung noleh ke asal suara ketawa tersebut. Suara ketawa tersebut berasal dari Ratu Kayana. Ya, Ratu Kayana saat ini sedang tertawa dengan sangat keras. Kami bertiga pun terkejut ketika lihat Ratu Kayana yang sedang tertawa itu.

"Yang Mulia Ratu!?," ucap komandan Oliver.

"Kakak!?," ucap nona Karina.

Ratu Kayana tertawa cukup lama, mungkin sekitar 1-2 nit. Lalu setelah itu, Ratu Kayana pun berhenti tertawa skipun dia tidak berhenti secara total karena dia masih sedikit tertawa.

"Ahaha, maaf karena telah nunjukan sesuatu yang tidak sopan. Aku sama sekali tidak bisa nahan tawaku. Soalnya impian Rid itu ternyata narik sekali," ucap Ratu Kayana.

Aku sedikit terkejut setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Anda bilang impianku itu narik, Yang Mulia Ratu?," tanyaku.

"Iya," ucap Ratu Kayana.

"Bukannya konyol?," tanyaku.

"Bukan. Kenapa kamu berpikiran begitu? Bukankah itu adalah impianmu sendiri?," tanya Ratu Kayana.

"mang, tetapi ketika ada orang lain yang ngetahui tentang impianku lalu reka tertawa, reka akan bilang kalau impianku itu adalah impian yang konyol. Aku pikir Yang Mulia Ratu juga nganggap impianku itu adalah impian yang konyol karena Yang Mulia Ratu tertawa setelah ngetahui tentang impianku," ucapku.

"Aku tertawa bukan karena nganggap impianmu itu konyol. Justru aku tertawa karena nganggap impianmu itu sangat narik. Aku tidak nyangka kalau ada orang yang miliki impian seperti itu. Sepertinya hanya kamu saja yang miliki impian seperti itu di dunia ini," ucap Ratu Kayana.

Aku pun terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana. Aku tidak nyangka kalau Ratu Kayana miliki kesan yang berbeda terhadap impianku. Sentara itu, setelah Ratu Kayana ngatakan itu, nona Karina mulai berbicara kembali.

"Impian Rid itu mang kelihatan narik tetapi impian itu juga impian yang mustahil untuk diwujudkan, kakak," ucap nona Karina.

"Kenapa kamu berpikir kalau impian Rid itu mustahil untuk diwujudkan?," tanya Ratu Kayana.

"Sebelumnya sudah dijelaskan oleh tuan Oliver, nyatukan dunia ini berarti harus nyatukan 2 ras terkuat yang sudah saling mbenci sejak lama. Mustahil bagi Rid yang rupakan seorang manusia untuk lakukan itu,"

"Lalu mbuat seluruh dunia ini njadi damai, itu berarti Rid harus mbereskan semua masalah yang ada di dunia ini agar bisa tercipta kedamaian di seluruh dunia ini. Ini juga sama sulitnya karena Rid akan berurusan dengan banyak ras yang hidup di dunia," ucap nona Karina.

Setelah ndengar penjelasan nona Karina, Ratu Kayana pun langsung nanggapinya.

"mang kelihatannya mustahil, tetapi aku yakin Rid bisa wujudkan impiannya itu. Yah skipun sulit diwujudkan dalam waktu yang singkat karena pasti dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk wujudkan impiannya itu," ucap Ratu Kayana.

Nona Karina pun terkejut setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Padahal aku dan tuan Oliver sudah njelaskan tentang impian Rid yang mustahil itu, kenapa kamu malah yakin kalau Rid bisa wujudkan impiannya," tanya nona Karina.

Ratu Kayana pun tersenyum lalu kemudian dia mulai nanggapi pertanyaan nona Karina.

"Karena aku percaya dengan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki Rid," ucap Ratu Kayana.

Nona Karina pun terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana. Sentara disaat nona Karina terdiam, Ratu Kayana kembali lanjutkan perkataannya.

"Kamu pikir siapa yang telah rubah kerajaan ini sejauh ini? Rid lah yang telah rubah kerajaan ini skipun secara tidak langsung,"

"Dulu aku selalu ingin rubah kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dan diskriminasi di kerajaan ini, salah satunya kebijakan sistem perbudakan. Tetapi tuan Darwin, tuan Jas dan tuan Remy selalu tidak setuju. Untuk rubah atau mbuat kebijakan baru di kerajaan ini, setidaknya dibutuhkan persetujuan dari 3 Duke. Tetapi karena reka bertiga yang saat itu njabat sebagai Duke justru malah tidak setuju yang mbuat aku tidak bisa rubah kebijakan itu. Aku bisa saja maksa untuk tetap rubah kebijakan itu tanpa rlukan persetujuan dari 3 Duke, tetapi aku tidak mau dicap sebagai pemimpin yang selalu maksakan kehendaknya. Akhirnya aku hanya bisa pasrah saja kalau aku tidak bisa rubah kebijakan itu,"

"Dan ternyata alasan reka selalu tidak setuju dengan keputusanku untuk rubah kebijakan adalah karena reka miliki kepentingan sendiri di kerajaan ini. reka takut kalau kepentingan reka akan terganggu apabila aku rubah beberapa kebijakan di kerajaan ini. Bahkan demi kepentingan reka itu juga reka sampai rencanakan pembunuhan terhadapku dan terhadap seluruh keluarga San Lucia yang rupakan keluarga Duke yang tersisa selain reka bertiga. Tentu alasan reka ingin mbunuh keluarga San Lucia bukan hanya karena keluarga San Lucia rupakan keluarga Duke yang tersisa, lainkan karena keluarga San Lucia dekat dengan keluarga kerajaan. Selain reka bertiga, suamiku juga terlihat dalam rencana pembunuhan itu. Pantas saja hanya aku yang diincar untuk dibunuh, sedangkan suamiku tidak,"

"reka berniat untuk mbunuhku dan seluruh keluarga San Lucia pada ~Matchmaking Battle~ yang seharusnya diadakan bulan ini karena di bulan ini, Irene telah lulus dari akademi nyusul Alia yang sudah lulus lebih dulu di tahun sebelumnya. Tetapi acara itu dapat digagalkan dengan kehadiran Rid. Rid yang telah berpacaran dengan Irene mbuat rencana pembunuhan reka yang akan dilakukan di acara ~Matchmaking Battle~ pun gagal. Dengan Irene yang sudah mpunyai pasangan, keikutsertaannya di acara itu pun dibatalkan. Irene tidak perlu ikut acara itu lagi dan keluarga San Lucia juga tidak perlu datang untuk nonton acara itu. Dengan tidak hadirnya keluarga San Lucia di acara itu, reka tidak akan bisa mbunuh keluarga San Lucia,"

"Rid benar-benar telah nggagalkan rencana reka. reka pun berniat untuk nyingkirkan Rid yang telah nggagalkan rencana reka. Tetapi niat reka yang ingin nyingkidkan Rid justru malah mbuat rencana reka terkuak. Insiden di Hutan Hevea yang seharusnya njadi jebakan untuk Rid, malah berbalik njadi jebakan untuk tuan Darwin dan tuan Jas. Rencana pembunuhan terhadapku dan keluarga San Lucia pertama kali terkuak saat itu. Ada peran Rid dalam terkuaknya rencana pembunuhan itu,"

"Lalu, beberapa hari yang lalu ketika tuan Remy lakukan penyerangan di akademi. Rid lah yang telah nggagalkan upaya tuan Remy untuk mbunuhku, tuan Louis dan nona Arlet. Jika tidak ada Rid saat itu, kami bertiga pasti sudah mati. Tidak hanya kami bertiga, semua orang di akademi itu pastinya juga sudah mati, termasuk kalian berdua. Itu karena baik aku, tuan Louis, nona Arlet dan kalian berdua saat itu tidak mampu untuk lawan dan nghadapi tuan Remy. Hanya Rid lah yang mampu untuk nghadapi tuan Remy," ucap Ratu Kayana.

Perkataan Ratu Kayana itu ditujukan kepada komandan Oliver dan nona Karina. Komandan Oliver dan nona Karina pun terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Setiap kejadian yang terjadi di kerajaan ini beberapa tahun terakhir, Rid selalu terlibat baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran Rid telah mbuat kerajaan ini berubah njadi lebih baik. Bayangkan jika Rid tidak ada, aku dan seluruh keluarga San Lucia saat ini mungkin telah dibunuh dalam acara ~Matchmaking Battle~. Lalu kerajaan ini pasti akan dikuasai oleh suamiku, tuan Darwin, tuan Jas dan tuan Remy. Kerajaan ini nantinya akan njadi salah satu kerajaan bawahan dari ras iblis karena tuan Remy yang ingin rebut kerajaan ini rupakan bidak dari salah satu komandan pasukan iblis. Apa kalian berdua bisa mbayangkan apa yang akan terjadi dengan kerajaan ini ke depannya jika Rid tidak ada?," tanya Ratu Kayana.

Komandan Oliver dan nona Karina pun terus terdiam.

"Kehadiran Rid di kerajaan ini telah mbantu kerajaan ini berubah njadi lebih baik. Rid telah banyak berkontribusi pada kerajaan ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Jika Rid saja bisa rubah kerajaan ini, bukan tidak mungkin kalau dia juga bisa rubah kerajaan lain begitu dia datang ke kerajaan itu. Jika dia terus lakukan itu ke seluruh kerajaan atau negara yang ada di dunia ini, bukan tidak mungkin kalau dia bisa mbuat seluruh dunia ini njadi damai,"

"mang sulit dan pastinya makan waktu cukup lama, tetapi aku yakin kalau Rid bisa lakukan itu," ucap Ratu Kayana.

Komandan Oliver dan nona Karina masih terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana. Sentara aku saat ini sedang terkejut setelah ndengar perkataan Ratu Kayana itu. Aku tidak nyangka kalau Ratu Kayana akan ndukungku. Beliau bahkan yakin kalau aku bisa wujudkan impianku itu skipun sulit dan makan waktu cukup lama.

Tidak lama setelah itu, nona Karina yang sebelumnya sedang terdiam, tiba-tiba mbungkuk ke arahku. Aku pun terkejut setelah lihat nona Karina tiba-tiba mbungkuk.

"Aku minta maaf, Rid. Maafkan aku karena telah rehkanmu dan berkata kalau impianmu itu adalah hal yang mustahil. Aku lupa kalau kamu sudah banyak lakukan sesuatu yang di luar dugaan di kerajaan ini," ucap nona Karina.

Tidak hanya nona Karina saja yang mbungkuk, kini komandan Oliver juga ikut mbungkuk.

"Sama seperti putri Karina. Aku juga minta maaf, tuan muda Rid," ucap komandan Oliver.

Setelah ngatakan itu, reka terus mbungkuk ke arahku. lihat reka yang mbungkuk dan minta maaf, aku kemudian langsung nerima permintaan maaf reka. Aku tahu kalau aku berkata untuk tidak perlu minta maaf, reka berdua akan terus mbungkuk sampai aku nerima permintaan maaf reka.

"Aku nerima permintaan maaf kalian, nona Karina, tuan Oliver. Jadi tolong untuk segera berhenti mbungkuk karena aku rasa tidak enak," ucapku.

Setelah itu, reka berdua pun langsung berhenti mbungkuk.

"Terima kasih, Rid," ucap nona Karina.

"Terima kasih, tuan muda Rid," ucap komandan Oliver.

"Iya," ucapku.

Setelah itu, Ratu Kayana yang sebelumnya hanya diam sambil lihat nona Karina dan komandan Oliver yang minta maaf, kini mulai berbicara kembali.

"Baguslah kalau kalian berdua langsung minta maaf kepada Rid. Bisa-bisanya kalian berdua rehkan Rid setelah banyak hal di luar dugaan yang dia lakukan di kerajaan ini," ucap Ratu Kayana.

"Maaf, kakak," ucap nona Karina.

"Maafkan saya, Yang Mulia Ratu," ucap komandan Oliver.

"Sudah, tidak perlu minta maaf kepadaku. Daripada itu.....," ucap Ratu Kayana.

Ratu Kayana lalu noleh ke arahku.

".....Jadi impianmu adalah untuk nyatukan dunia dan mbuat seluruh dunia ini njadi damai. Itu berarti kamu akan bepergian ke seluruh kerajaan atau negara yang ada di dunia ini untuk wujudkan impianmu itu. Pantas saja sebelumnya kamu bilang kalau kamu mbutuhkan sebuah pedang sebagai senjata dalam ’perjalananmu’ untuk wujudkan impianmu,"

"Jika impianmu seperti itu, maka sepertinya mustahil bagiku untuk bisa rekrutmu njadi bagian dari kerajaan San Fulgen," ucap Ratu Kayana.

Aku rasa bingung dengan penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Ratu Kayana itu.

"njadi bagian dari kerajaan San Fulgen? Apa Yang Mulia Ratu berencana untuk rekrutku njadi prajurit kerajaan San Fulgen?," tanyaku.

"Tidak," ucap Ratu Kayana.

Aku kembali bingung dengan apa yang dikatakan Ratu Kayana.

"Tidak? Jika bukan untuk njadi prajurit kerajaan San Fulgen, lalu anda ingin rekrutku untuk njadi apa, Yang Mulia Ratu?," tanyaku.

"Untuk njadi salah satu komandan prajurit," ucap Ratu Kayana.

Aku pun langsung terkejut setelah ndengar perkataan Ratu Kayana. Tidak hanya aku saja, nona Karina dan komandan Oliver pun ikut terkejut.

"Komandan prajurit!?," ucapku.

"Yang benar saja!?. Kamu ingin rekrut Rid sebagai salah satu komandan prajurit? Dia baru saja lulus dari akademi, usianya masih sangatlah muda untuk njadi komandan prajurit," ucap nona Karina.

"mang kenapa kalau usianya masih muda? ski masih muda, Rid miliki kekuatan dan kemampuan yang lebih baik dari orang-orang yang miliki usia di atasnya. Bahkan ski dia masih muda, dia sepertinya telah njadi orang terkuat di kerajaan ini. Ini nurut pandanganku setelah lihat dia bisa nghadapi dan lawan tuan Remy tanpa kesulitan sedikitpun," ucap Ratu Kayana.

"Bukan hanya itu saja, Yang Mulia Ratu. Saat ini semua posisi komandan prajurit telah terisi. Jika anda ingin rekrut tuan muda Rid untuk njadi komandan prajurit, siapa komandan prajurit yang akan anda ganti posisinya untuk digantikan oleh tuan muda Rid?," tanya komandan Oliver.

"Antara Allister atau Keira. Alasan aku milih reka berdua karena saat ini reka berdua lah yang terlemah di antara keempat komandan prajurit yang ada. Bukannya aku muji Asier dan Ivana secara berlebihan hanya karena reka berdua berasal dari keluarga San Lucia, tetapi faktanya mang reka lah yang terkuat di antara keempat komandan prajurit,"

"Tetapi itu hanya niat awalku saja untuk ngganti Allister atau Keira. Itu karena saat itu aku berpikiran kalau mungkin Rid akan nerima untuk njadi komandan prajurit. Tetapi setelah aku ngetahui tentang impiannya, aku sangat yakin kalau Rid akan nolaknya. Benar kan, Rid?," tanya Ratu Kayana sambil noleh ke arahku.

"Benar, aku minta maaf karena harus nolaknya, Yang Mulia Ratu," ucapku.

"Sudah, sudah, tidak apa-apa. Kamu tidak perlu minta maaf," ucap Ratu Kayana.

Setelah Ratu Kayana ngatakan itu, nona Karina lalu mulai berbicara kembali.

"Jadi hal penting yang ingin kamu bicarakan dengan Rid itu adalah kamu ingin rekrut Rid untuk njadi salah satu komandan prajurit?," tanya nona Karina.

"Iya, itu benar," ucap Ratu Kayana.

"Andaikan Rid nerimanya, skipun kamu ingin rekrut Rid, kamu masih butuh persetujuan Duke yang lain, kakak," ucap nona Karina.

"Itu persoalan mudah, aku yakin para Duke yang lain akan setuju untuk njadikan Rid sebagai salah satu komandan prajurit yang baru. Tetapi sayangnya Rid sendiri telah nolak untuk njadi komandan prajurit yang baru, sayang sekali," ucap Ratu Kayana.

Nona Karina pun terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana. Sentara aku kembali minta maaf setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Aku benar-benar minta maaf, Yang Mulia Ratu. Aku harus nolaknya karena jika aku njadi komandan prajurit kerajaan San Fulgen, aku tidak bisa bebas bepergian ke kerajaan atau negara lain karena yang aku tahu komandan prajurit kerajaan San Fulgen hanya berfokus untuk njaga wilayah kerajaan San Fulgen saja," ucapku.

"Sudah kubilang untuk tidak perlu minta maaf, Ri-. Hmmmm, tunggu sebentar. Kamu nolak untuk njadi komandan prajurit karena kamu tidak akan bisa bebas bepergian ke kerajaan atau negara lain?," tanya Ratu Kayana.

"Iya, Yang Mulia Ratu," ucapku.

"Hmmm ya itu masuk akal. Komandan prajurit mang tidak pernah aku tugasku untuk pergi ke kerajaan lain bila aku ada perlu ke kerajaan lain. Biasanya aku sendiri yang pergi dan itu pun ditemani oleh tuan Oliver, komandan prajurit yang lainnya tidak pernah aku utus untuk nemaniku. Kerajaan lain yang aku datangi pun hanya kerajaan-kerajaan yang ada di sekitar kerajaan ini seperti kerajaan Sedona dan kerajaan Seleria," ucap Ratu Kayana.

Setelah ngatakan itu, Ratu Kayana lalu terdiam seperti sedang mikirkan sesuatu. Tidak lama kemudian, Ratu Kayana mulai kembali berbicara.

"Aku kepikiran sebuah ide. Bagaimana jika aku nunjukmu sebagai komandan prajurit kerajaan San Fulgen tetapi kamu tidak ditugaskan untuk njaga wilayah kerajaan San Fulgen, lainkan untuk mbangun hubungan yang baik antara kerajaan San Fulgen dengan kerajaan atau negara yang akan kamu datangi?," tanya Ratu Kayana.

Komandan Oliver dan nona Karina langsung terkejut setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Apa anda serius, Yang Mulia Ratu?," tanya tuan Oliver.

"mbangun hubungan yang baik antara kerajaan San Fulgen dengan kerajaan atau negara lain? Bukankah itu tugas diplomat? Kenapa tidak langsung nunjuk Rid untuk njadi diplomat saja daripada njadi komandan prajurit?," tanya nona Karina.

"mang tugasnya Rid sama seperti seorang diplomat. Rid akan ditunjuk njadi seorang komandan prajurit tetapi tugasnya adalah lakukan diplomasi dengan kerajaan atau negara lain. Alasan aku nunjuk Rid untuk njadi komandan prajurit karena jika dia njadi komandan prajurit, dia akan miliki pasukan dan bawahannya sendiri,"

"Kamu tidak berpikir kalau kamu akan wujudkan impianmu itu seorang diri kan, Rid?. Kamu pastinya mbutuhkan rekan-rekan yang dapat mbantumu untuk wujudkan impianmu itu. Tidak hanya itu, di kerajaan ini atau di kerajaan yang akan kamu datangi nanti, pasti akan ada orang-orang yang ingin bergabung denganmu. Itu alasan kenapa kenapa aku nunjukmu sebagai komandan prajurit agar kamu miliki pasukan dan bawahan yang akan ikut mbantumu nanti," ucap Ratu Kayana sambil tersenyum.

Aku pun terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Jadi bagaimana, Rid? Apa kamu mau nerimanya? Dengan kamu njadi komandan prajurit ini, kamu tetap dapat bepergian dengan bebas ke kerajaan lain untuk wujudkan impianmu. Kamu tidak perlu njaga wilayah kerajaan San Fulgen. Selain itu dengan kamu njadi komandan prajurit kerajaan San Fulgen, itu akan lebih mudahkanmu ketika kamu sedang berada di kerajaan lain. Kamu yang telah mbawa identitas sebagai perwakilan dari kerajaan San Fulgen akan lebih diterima daripada kamu tidak mbawa identitas apa-apa," ucap Ratu Kayana.

Setelah Ratu Kayana ngatakan itu, aku pun langsung nanggapi perkataannya.

"Tetapi jika aku mbuat kegagalan atau kekacauan di kerajaan lain, kerajaan San Fulgen akan kena imbasnya karena aku mbawa identitas sebagai perwakilan kerajaan San Fulgen," ucapku.

"Tidak masalah, lagipula ini mang resiko yang harus dihadapi ketika ngirim seorang diplomat ke kerajaan lain apabila terjadi kegagalan ketika sedang mbangun hubungan yang baik. Tetapi jika berhasil, kerajaan itu akan mbangun hubungan yang baik dengan kerajaan San Fulgen. Kita pun juga bisa njalin kerja sama seperti kerja sama perdagangan atau yang lainnya. Bukankah ini sesuai dengan impian yang kamu ingin wujudkan? mbuat kerajaan-kerajaan di dunia ini saling mbangun hubungan baik dan saling bekerja sama, bukankah itu sama halnya dengan mbuat seluruh dunia ini njadi damai?," tanya Ratu Kayana.

Aku pun kembali terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"mang tidak bisa langsung mbuat seluruh kerajaan di dunia ini saling mbangun hubungan baik dan saling bekerja sama, tetapi kamu bisa mulainya dari mbuat kerajaan San Fulgen mbangun hubungan baik dengan kerajaan atau negara di sekitarnya,"

"Bagaimana, Rid? Apa kamu njadi komandan prajurit yang ditugaskan untuk lakukan itu?," tanya Ratu Kayana.

Aku pun tetap terdiam tanpa nanggapi pertanyaan Ratu Kayana itu. Tetapi tidak lama kemudian, aku pun mulai njawab pertanyaan Ratu Kayana.

"Baiklah, Yang Mulia Ratu. Aku akan nerimanya, aku akan njadi komandan prajurit kerajaan San Fulgen yang ditugaskan untuk mbangun hubungan baik dengan kerajaan atau negara lain," ucapku.

Ratu Kayana pun tersenyum setelah ndengar jawabanku, sentara nona Karina dan komandan Oliver terlihat sedikit terkejut.

"Yang benar saja!? Kamu nerimanya begitu saja, Rid!?," tanya nona Karina.

"Iya, nona. Lagipula tugas yang diberikan oleh Yang Mulia Ratu ketika aku njadi komandan prajurit adalah untuk mbangun hubungan yang baik dengan kerajaan atau negara lain. Ini sejalan dengan impianku," ucapku.

Nona Karina lalu nghela nafas setelah ndengar perkataanku.

"Haaaaah.....ya sudah jika kamu berbicara begitu," ucap nona Karina.

Setelah itu, Ratu Kayana mulai berbicara kembali.

"Baguslah kalau kamu nyetujuinya, Rid. Tetapi ski kamu telah setuju, aku harus mbicarakan tentang ini terlebih dahulu dengan para Duke. Tetapi kamu tenang saja, reka pasti akan nyetujuinya. Aku akan secepatnya mulai pembicaraan dengan reka agar kamu juga bisa cepat njadi komandan prajurit dan mulai perjalanan untuk wujudkan impianmu itu," ucap Ratu Kayana.

Setelah ndengar perkataan Ratu Kayana, aku langsung nanggapi perkataannya itu.

"Tidak perlu terburu-buru, Yang Mulia Ratu. Lagipula aku berencana untuk tidak langsung mulai perjalananku dalam waktu dekat," ucapku.

Ratu Kayana terlihat bingung setelah ndengar perkataanku.

"Kenapa, Rid?," tanya Ratu Kayana.

"Aku harus lakukan persiapan terlebih dahulu, Yang Mulia Ratu. Aku harus njadi lebih kuat terlebih dahulu sebelum aku mulai perjalanan untuk wujudkan impianku. Karena untuk wujudkan impianku itu, pastinya akan muncul orang-orang yang mau nghalangiku. Orang-orang itu mungkin saja lebih kuat dari tuan Remy yang telah njadi iblis. Aku harus njadi lebih kuat agar aku bisa lebih mudah nghadapi reka. Selain itu, aku harus njadi lebih kuat untuk lindungi orang-orang yang mungkin nanti akan mbantuku untuk wujudkankan impianku,"

"Untuk njadi lebih kuat, aku akan berlatih selama setahun penuh. Jadi selama setahun ini, ski anda telah lakukan pembicaraan dengan para Duke dan para Duke telah setuju untuk nunjukku sebagai komandan prajurit, tolong jangan langsung lantikku untuk njadi komandan prajurit, Yang Mulia Ratu. Biarkan aku untuk fokus njalani latihan selama setahun penuh,"

"Setelah latihanku selama setahun penuh selesai, aku bersedia untuk langsung dilantik dan langsung njalankan tugasku untuk njadi komandan prajurit itu," ucapku.

Setelah ndengar penjelasanku itu, Ratu Kayana pun langsung nanggapinya.

"ski kamu sudah sekuat ini, tetapi kamu masih ingin njadi lebih kuat lagi. Hmm baiklah, aku akan lantikmu tahun depan setelah latihanmu selesai. Selama latihanmu berlangsung, aku berjanji untuk tidak ngganggumu seperti manggilmu untuk datang kesini," ucap Ratu Kayana.

"Terima kasih, Yang Mulia Ratu," ucapku sambil sedikit mbungkuk.

"Iya, sama-sama, Rid," ucap Ratu Kayana.

Setelah itu, aku, Ratu Kayana, komandan Oliver dan nona Karina pun berhenti untuk mbahas tentang impianku ataupun penunjukanku sebagai komandan prajurit dan beralih untuk mbahas hal lain.

Namun beberapa nit kemudian, Ratu Kayana tiba-tiba mbahas soal komandan prajurit itu lagi.

"Ngomong-ngomong, Rid, karena kamu nanti akan njadi komandan prajurit dan miliki pasukan, pasukanmu itu tentu harus miliki nama seperti pasukan milik keempat komandan prajurit kerajaan ini. Karena tugas pasukan milikmu nanti berbeda dengan tugas para prajurit kerajaan ini yang bertugas untuk njaga wilayah kerajaan ini, maka bisa dibilang kalau pasukan yang kamu punya rupakan pasukan khusus,"

"Apa kamu sudah miliki nama untuk pasukan khusus yang akan kamu pimpin ini?," tanya Ratu Kayana.

Aku pun terdiam sambil mikirkan sesuatu setelah ndengar pertanyaan Ratu Kayana. Tidak lama kemudian, aku lalu njawab pertanyaan Ratu Kayana.

"Aku sudah miliki nama untuk pasukan yang akan aku pimpin ini, Yang Mulia Ratu. Pasukan ini nanti akan aku beri nama.....’Peace Hunter’," ucapku.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 495 : Keyakinan Ratu Kayana on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Sword God Reborn cover
Similar genre

Sword God Reborn

InkQuillWrites ·Action

Reincarnationistiresome.Thistime,IwillsurelyattaintheUltimateoftheSwordandfindeternalrest.“SwordGodReborn”Throughcountlessreincarnations,Ilivedagai...

On the Path to the Great Dao cover
Similar genre

On the Path to the Great Dao

Pig Nerd ·Action

【Fromtheauthorof''!】Mygrandfatherisverypeculiar.Everyday,helightsincenseforhimselfandeatscandlesinfrontofhisownancestraltablet.Thevillagersareallte...

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.