Font Size
15px

Sentara itu, pada tengah malam di Holy Kingdom, tepatnya di gereja Angelica Castitat.

Di suatu ruangan yang ada di gereja itu, terlihat ada Laviena, para Holy Knights dan warga sipil yang reka bawa. lihat reka sudah ada disana, itu berarti reka berhasil larikan diri dengan aman dari tempat dimana Undine nyerang reka.

Di ruangan itu tidak hanya ada reka saja, ada juga beberapa orang yang ngenakan seragam seperti seragam Priest gereja Sancta Lux. Beberapa Priest itu terlihat sedang nyembuhkan beberapa warga sipil yang masih terluka dan belum sadarkan diri. Lalu selain reka semua, ada juga orang lain lagi yang berada di ruangan itu. Orang itu adalah Holy Maiden yang rupakan pemimpin tertinggi dari Holy Kingdom.

Holy Maiden masih ngenakan kain putih yang lingkar di kepalanya untuk nutupi kedua matanya. ski matanya tertutup oleh kain putih itu, dia terlihat seperti sedang lihat dan mperhatikan warga sipil yang dibawa oleh Laviena dan para Holy Knights yang bersamanya.

Sentara itu, Laviena saat ini sedang bersandar di salah satu sisi dinding yang ada di ruangan itu. Dia terlihat sedang ditemani oleh Remia dan Willa yang berada di sampingnya. Selain itu, Laviena juga terlihat sedang berbicara dengan salah satu Priest wanita yang ada di ruangan itu.

"Nona Laviena, apa anda benar-benar baik-baik saja?," tanya Priest itu.

"Aku baik-baik saja. Kalaupun aku terluka, aku bisa nyembuhkan sendiri dengan sihirku. Lebih baik kamu sembuhkan orang-orang yang masih terluka itu saja. Kamu tidak perlu khawatir kepadaku," ucap Laviena.

"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu," ucap Priest itu.

"Iya," ucap Laviena.

Setelah itu, Priest itu pun pergi ninggalkan Laviena. lihat Priest itu pergi, Remia lalu noleh ke Laviena dan mulai berbicara.

"Dengan Holy Priest yang barusan, sekarang sudah ada 7 Holy Priest yang nghampiri anda dan nanyakan keadaan anda, nona," ucap Remia.

"Padahal seharusnya reka semua sudah tahu kalau aku bisa nggunakan sihir penyembuhan, tetapi reka selalu saja khawatir apabila ada sesuatu yang terjadi kepadaku," ucap Laviena.

"Itu wajar, nona. Lagipula anda rupakan salah satu orang penting di kerajaan ini. Wajar kalau para Holy Priest itu khawatir kepada anda. Tidak hanya anda saja, reka juga pastinya akan khawatir kepada para komandan Holy Knights yang lain apabila terjadi sesuatu juga dengan reka," ucap Remia.

"Yah kamu ada benarnya," ucap Laviena.

Setelah itu, Holy Maiden yang sebelumnya sedang lihat para warga sipil, tiba-tiba mulai berjalan untuk nghampiri Laviena. Laviena, Remia dan Willa yang sebelumnya sedang berbicara, langsung nundukkan sedikit kepala reka setelah reka lihat Holy Maiden sedang nghampiri reka.

"Angkat kepala kalian," ucap Holy Maiden yang kini sudah berada di hadapan reka bertiga.

Setelah ndengar perkataan Holy Maiden, reka bertiga pun langsung ngangkat kepala reka.

"Laviena, para warga sipil yang kamu bawa itu, sebagian besar rupakan penduduk Holy Kingdom. Sentara sisanya rupakan penduduk dari kerajaan tetangga. Setelah reka telah pulih, aku akan rintahkan beberapa Holy Knights untuk ngantarkan reka ke kerajaan tempat reka tinggal. Kerja bagus karena telah nyelamatkan reka lalu mbawa reka kemari, Laviena," ucap Holy Maiden.

"Terima kasih atas pujiannya, nona. Tetapi saya dan para Holy Knights yang bersama saya hanya mampu nyelamatkan reka saja, sentara sisanya tidak bisa saya selamatkan. reka langsung tewas setelah Undine nyerang kapal yang kami tumpangi," ucap Laviena.

"reka yang telah tewas sudah tidak bisa diapa-apakan lagi, yang terpenting kamu berhasil nyelamatkan sisanya," ucap Holy Maiden.

"Iya, nona," ucap Laviena.

Setelah itu, pintu ruangan tempat reka berada tiba-tiba terbuka. Orang-orang yang ada di dalam ruangan itu pun langsung noleh ke arah pintu yang tiba-tiba terbuka itu. Di pintu yang telah terbuka itu, terlihat ada seseorang yang sedang berjalan masuk ke dalam ruangan tempat reka berada. Orang yang sedang berjalan masuk itu terlihat ngenakan armor berwarna perpaduan putih dan emas di seluruh tubuhnya. Mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala orang itu, semuanya dilapisi oleh armor berwarna perpaduan putih dan emas itu. Selain itu, orang itu juga ngenakan jubah yang sama dengan yang dikenakan oleh Laviena. Itu berarti orang itu juga rupakan salah satu dari komandan Holy Knights seperti Laviena.

Setelah orang itu sudah masuk ke dalam ruangan itu, orang itu lalu berjalan ke arah tempat Holy Maiden berada.

"Sesuai perkataan, Leader. Jadi anda ada disini, nona," ucap orang itu.

Ketika orang itu ngatakan itu, suara orang itu terdengar seperti suara seorang pria. Namun suaranya sangatlah berat.

Sentara itu, Holy Maiden yang lihat dan ndengar orang itu sedang berbicara kepadanya, kemudian mulai nanggapinya.

"Jadi kamu sudah kembali, Noir," ucap Holy Maiden.

Sesuai perkataan Holy Maiden barusan, nama orang itu adalah Noir.

"Iya, saya baru saja kembali dari kerajaan Dwarf," ucap Noir.

"Apa kamu sudah nyelesaikan tugas yang aku berikan kepadamu?," tanya Holy Maiden.

"Sudah, nona. Berbagai peralatan dan berbagai macam supply yang rupakan permintaan anda sudah diterima oleh pihak kerajaan Dwarf. reka akan mprosesnya dengan cepat dan akan segera ngirimkan permintaan anda itu ke Holy Kingdom," ucap Noir.

"Begitu ya, kerja bagus, Noir," ucap Holy Maiden.

"Terima kasih, nona," ucap Noir sambil sedikit mbungkuk.

"Teruslah berkomunikasi dengan pihak kerajaan Dwarf. Pastikan reka nyelesaikannya tepat waktu. Jika reka tidak nyelesaikannya tepat waktu, kamu tahu kan apa yang harus kamu lakukan?," tanya Holy Maiden.

"Tahu, nona," ucap Noir.

"Bagus, kalau begitu aku ngandalkanmu," ucap Holy Maiden.

"Baik, nona," ucap Noir.

Setelah itu, Noir lalu lihat ke sekeliling ruangan itu. Setelah lihat ke sekeliling ruangan itu, dia lalu noleh dan lihat ke arah Laviena.

"Aku sudah dengar dari Leader, katanya kamu diserang oleh Undine, Laviena," ucap Noir.

"Iya, tuan Noir. Kapal yang aku dan para Holy Knights tumpangi untuk kembali ke Holy Kingdom tiba-tiba diserang oleh Undine," ucap Laviena.

"Kenapa Undine tiba-tiba nyerang kapal yang kalian tumpangi? Selama ini bukankah dia hanya nyerang wilayah-wilayah yang dekat dengan perbatasan Holy Kingdom? Kenapa dia tiba-tiba nyerang kapalmu yang sedang lintas di sungai yang jaraknya sangat jauh dari wilayah Holy Kingdom?," tanya Noir.

"Benar juga, kamu belum mberitahu tentang alasan Undine nyerangmu, Laviena. Awalnya aku juga penasaran kenapa kamu diserang oleh Undine, tetapi saat itu aku sedang fokus kepada orang-orang yang kamu bawa, jadi aku tidak sempat untuk nanyakan itu," ucap Holy Maiden.

"Kalau begitu, saya akan mberitahu alasan kenapa Undine nyerang saya," ucap Laviena.

Setelah itu, Laviena pun mberitahu tentang alasan Undine nyerangnya. Ketika Laviena sedang njelaskan, Noir dan Holy Maiden pun terdiam sambil ndengar perkataan Laviena. Setelah ndengar penjelasan Laviena, Holy Maiden pun lalu mulai berbicara kembali.

"Kerajaan Siren, untuk apa Undine rlukan informasi tentang akses masuk ke kerajaan itu?," tanya Holy Maiden.

"Saya tidak tahu, nona. Undine tidak mberitahu alasannya, yang jelas dia ingin nangkap dan mbawa saya, Remia dan Willa ke tempat pemimpinnya untuk diinterogasi," ucap Laviena.

"Hmmm," ucap Holy Maiden.

Holy Maiden lalu terdiam sambil mikirkan sesuatu. Sentara itu, Noir yang juga ndengar penjelasan Laviena lalu mulai berbicara.

"Undine bilang kalau dia ingin mbawa kalian ke tempat pemimpinnya, itu berarti Undine selama ini tidak bergerak sendiri. Ada yang rintahkannya untuk lakukan sesuatu, salah satunya seperti nyerang wilayah perbatasan Holy Kingdom. Jika Undine miliki pemimpin, anggap saja Undine tergabung dengan suatu organisasi,"

"Ini hanya asumsiku saja, mungkin organisasi tempat Undine bergabung ingin ndapatkan informasi tentang kerajaan Siren untuk njajah kerajaan itu. Organisasi itu ingin nguasai kerajaan Siren. ski begitu, aku tidak tahu apa alasan dia ingin njajah dan nguasai kerajaan Siren," ucap Noir.

Setelah itu, Holy Maiden yang sebelumnya terdiam pun mulai berbicara.

"Untuk njadikan kerajaan Siren sebagai sekutu reka. Kerajaan Siren rupakan salah satu kerajaan terkuat di dunia ini. Kerajaan reka berada di bawah laut Sangu Mare yang rupakan perbatasan laut antara benua selatan dan benua utara, karena itu sulit untuk nentukan apakah kerajaan reka masuk ke benua utara atau benua selatan. ski begitu, saat ’Great Holy War’ yang terjadi lebih dari 100 tahun yang lalu, ras Siren ikut berperang dengan ras malaikat untuk lawan ras iblis. Jadi, bisa dikatakan kalau kerajaan Siren termasuk dalam kerajaan-kerajaan yang ada di benua utara,"

"Jika benar alasan kenapa organisasi itu mbutuhkan informasi tentang akses masuk ke kerajaan Siren adalah untuk nguasai kerajaan Siren, maka itu berarti organisasi itu ingin njadikan kerajaan Siren sebagai sekutu reka. Jika reka njadikan salah satu kerajaan terkuat sebagai sekutu reka, itu berarti reka miliki tujuan yang lain. nurut kalian, apa tujuan organisasi itu setelah njadikan salah satu kerajaan terkuat sebagai sekutu reka?," tanya Holy Maiden.

Setelah ndengar pertanyaan Holy Maiden, Noir dan Laviena pun terdiam sambil mikirkan sesuatu. Tidak lama kemudian, Noir dan Laviena pun kembali berbicara.

"Jika ingin njadikan suatu kerajaan atau negara sebagai markas bagi organisasi itu, seharusnya tidak perlu njajah atau nguasai kerajaan yang kekuatannya besar. Kerajaan kecil atau kerajaan yang kekuatannya kecil seharusnya sudah cukup apabila ingin njadikannya sebagai markas. Jika organisasi itu ingin nguasai kerajaan yang miliki kekuatan yang besar dan njadikannya sebagai sekutu, itu berarti tujuannya hanya satu," ucap Noir.

"Untuk njadikan kerajaan itu sebagai tambahan kekuatan tempur reka ya," ucap Laviena.

"Itu benar. Jika salah satu kerajaan terkuat njadi sekutu reka, tidak diragukan lagi kalau organisasi itu akan bertambah kuat. Dari awal organisasi reka seharusnya sudah kuat apalagi Undine yang rupakan Divine Water Elental Spirits telah bergabung dengan organisasi itu. Aku tidak tahu seberapa kuat pemimpin organisasi itu sampai bisa rekrut salah satu dari Roh tingkat tinggi ke dalam organisasinya,"

"Awalnya kita ngira kalau penyerangan yang dilakukan oleh Undine selama ini rupakan tindakannya sendiri. Tetapi setelah ndengar dari Laviena kalau dia miliki pemimpin, ternyata dia tergabung dalam sebuah organisasi. Sekelompok orang yang sering nyerang di perbatasan Holy Kingdom kemungkinan juga berasal dari organisasi itu. Aku awalnya nduga kalau tujuan utama reka adalah untuk nyerang ras Malaikat. Untuk nyerang ras Malaikat, reka harus nyerang atau nghancurkan Holy Kingdom terlebih dahulu. Tetapi karena kekuatan tempur organisasi itu masih kurang, reka hanya bisa nyerang wilayah perbatasan Holy Kingdom. Namun, jika reka berhasil mbuat kerajaan Siren untuk njadi sekutu reka, bukan tidak mungkin kalau selanjutnya reka akan langsung nyerang pusat Holy Kingdom," ucap Holy Maiden.

Setelah ndengar perkataan Holy Maiden, Noir pun kembali berbicara.

"Jika benar begitu, untuk apa organisasi itu nyerang ras malaikat? Ras malaikat rupakan ras terkuat di benua ini. skipun reka tidak pernah ikut campur dengan konflik yang ada di seluruh kerajaan di benua utara, adanya reka di benua ini saja sudah mbuat benua ini aman dari serangan ras iblis," ucap Noir.

"Tidak sepenuhnya aman, Noir. Seharusnya kamu tahu kalau diantara orang-orang yang nyerang perbatasan Holy Kingdom ada yang rupakan orang-orang yang telah njadi iblis. Ini bukti kalau iblis masih bisa nyerang ke benua utara. ski begitu, iblis yang bisa nyerang hanyalah iblis tingkat rendah atau nengah saja. Iblis tingkat tinggi tidak akan mungkin bisa nyerang ke benua utara karena begitu reka ketahuan nyerang, ras malaikat akan langsung turun untuk mburu reka," ucap Holy Maiden.

"Maaf, nona, saya lupa soal itu," ucap Noir.

"Tidak apa-apa. Lalu, mungkin iblis tingkat tinggi tidak akan bisa lakukan penyerangan di benua utara, tetapi reka masih bisa datang dan lakukan sesuatu selain penyerangan di benua utara ini," ucap Holy Maiden.

Noir nampak bingung dengan apa yang dikatakan Holy Maiden.

"Apa maksud anda, nona?," tanya Noir.

Setelah itu, Holy Maiden njelaskan kepada Noir tentang penyerangan secara tidak langsung yang dilakukan oleh salah satu komandan pasukan iblis di kerajaan San Fulgen. Setelah ndengar penjelasan Holy Maiden, Noir pun terkejut. ski raut wajahnya tidak terlihat karena terhalang oleh armornya, namun keterkejutannya itu bisa didengar dari suaranya.

"Salah satu komandan pasukan iblis berniat untuk rebut kerajaan itu untuk njadi sekutu reka!? Selain itu, ras iblis juga berniat untuk ndeklarasikan ’Great Holy War’ lagi!? Saya benar-benar tidak nyangka," ucap Noir.

"Aku awalnya juga tidak nyangka tetapi faktanya mang seperti itu. Komandan iblis itu njadikan salah satu pemimpin di kerajaan itu sebagai bawahannya. Dia juga mberikan darahnya kepada bawahannya itu untuk ngubah orang-orang njadi iblis agar bisa njadi pasukannya. Jadi yang nyerang kerajaan itu adalah orang-orang yang telah berubah njadi iblis karena darahnya itu,"

"Komandan iblis itu benar-benar pintar. Dia tahu kalau dia tidak mungkin nyerang dan rebut kerajaan itu secara langsung dengan kekuatannya karena ras malaikat akan langsung tahu kalau dia nggunakan kekuatannya di benua utara. Maka dari itu, dia njadikan salah satu pemimpin di kerajaan itu sebagai bawahannya. Lalu rintahkan pemimpin itu untuk lakukan penyerangan atau lebih tepatnya pemberontakan untuk rebut kerajaan itu," ucap Holy Maiden.

"lakukan penyerangan dengan nggunakan orang-orang yang telah berubah njadi iblis, sama seperti yang terjadi di perbatasan Holy Kingdom. Apa itu berarti ada kemungkinan kalau orang-orang yang telah berubah njadi iblis yang lakukan penyerangan di perbatasan Holy Kingdom rupakan ulah dari salah satu komandan pasukan iblis juga?," tanya Noir.

Setelah ndengar pertanyaan Noir, Holy Maiden pun langsung njawabnya.

"Aku tidak yakin karena skipun reka bisa datang seenaknya ke benua utara, reka pastinya tidak berani ndekati Holy Kingdom. Itu karena tepat di atas langit Holy Kingdom rupakan tempat tinggal para Malaikat. Jika reka ndekati Holy Kingdom, keberadaan reka pastinya akan langsung diketahui oleh para Malaikat,"

"Jika ada komandan pasukan iblis yang lain yang lakukan pergerakan di benua utara, reka sepertinya hanya lakukan pergerakan di kerajaan atau negara yang jaraknya jauh dari Holy Kingdom. Jadi aku nduga kalau penyerangan yang dilakukan oleh orang-orang yang berubah njadi iblis di perbatasan Holy Kingdom bukan dilakukan oleh salah satu komandan pasukan iblis, lainkan oleh suatu organisasi rahasia yang belum kita ketahui. Yang sekarang kita tahu, Undine tergabung dalam organisasi itu. Organisasi itu sepertinya miliki tujuan untuk nyerang ras malaikat,"

"Soal pertanyaanmu sebelumnya tentang apa alasan organisasi itu nyerang ras malaikat, jawabannya adalah untuk mbalas dendam," ucap Holy Maiden.

Noir dan Laviena terlihat sedikit terkejut dengan perkataan Holy Maiden.

"mbalas dendam?," tanya Laviena.

"Iya. Di dunia ini, yang musuhi dan benci dengan ras malaikat bukan hanya ras iblis saja. Bahkan di benua utara yang dikuasai oleh ras malaikat pun juga ada yang benci dan musuhi reka. Aku yakin beberapa orang yang berasal dari ras-ras yang hidup dan tinggal di benua utara ini juga benci dengan ras malaikat,"

"Tetapi di antara reka semua, ada orang-orang yang sangat benci dan sangat musuhi ras malaikat," ucap Holy Maiden.

"Orang-orang yang sangat benci dan sangat musuhi rasa malaikat? Siapa orang-orang itu, nona Maiden?," tanya Noir.

Holy Maiden terdiam sesaat setelah ndengar pertanyaan Noir. Tidak lama kemudian, dia pun mulai berbicara kembali untuk njawab pertanyaan Noir.

"Orang-orang itu adalah orang-orang yang selamat dari tragedi hancurnya kerajaan Framtida," ucap Holy Maiden.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 488 : Tujuan Organisasi on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.