Pukul 8 pagi, di kediaman Duke San Lucia.
Sama seperti orang-orang yang ada di seluruh wilayah kerajaan San Fulgen, orang-orang yang ada di kediaman Duke San Lucia juga dihebohkan dengan berita yang ada pada surat kabar yang terbit hari ini. Tetapi kehebohan tentang surat kabar yang terbit hari ini sudah berlalu bagi orang-orang yang ada di kediaman Duke San Lucia. Orang-orang di kediaman Duke San Lucia hanya heboh ketika surat kabar itu baru terbit, yaitu sekitar pukul 6 pagi. Namun sekarang, reka kembali dihebohkan akan sesuatu, tetapi bukan karena surat kabar yang baru terbit hari ini, lainkan karena hal lain. Namun, tidak semua orang di kediaman Duke San Lucia njadi heboh, hanya orang-orang yang saat ini sedang berada di tempat latihan prajurit Duke San Lucia saja yang njadi heboh. reka njadi heboh karena reka lihat suatu kejadian di tempat latihan itu.
"Tidak ngherankan kalau kamu bisa ngalahkan tuan Duke Remy sesuai dengan berita yang ada pada surat kabar yang baru terbit hari ini. Aku ngaku kalah, Rid," ucap komandan Mina.
Komandan Mina tiba-tiba ngangkat kedua tangannya ke atas seperti tanda untuk nyerah. Sentara itu, di dekat leher komandan Mina, ada sebuah pedang yang sedang diacungkan ke lehernya. Aku lah yang gang pedang itu karena saat ini aku sedang ngacungkan pedang milikku ke komandan Mina. Alasan aku ngacungkan pedangku ke komandan Mina adalah karena saat ini aku sedang berlatih tanding dengan komandan Mina. Karena komandan Mina bilang kalau dia ngaku kalah, itu berarti aku nangkan latih tanding ini. Orang-orang seperti para prajurit dan pelayan yang ada di tempat latihan prajurit Duke San Lucia pun terkejut begitu lihat komandan Mina ngaku kalah.
"Yang benar saja ?! Komandan Mina ngaku kalah ?! Padahal dia itu rupakan komandan prajurit Duke San Lucia loh,"
"Tetapi, kalaupun komandan Mina tidak ngaku kalah, pasti dia akan tetap dikalahkan oleh Rid Archie. Tidakkah kamu lihat kalau tadi Rid Archie terus nyerang komandan Mina tanpa henti ? mang komandan Mina beberapa kali miliki kesempatan untuk nyerang Rid Archie dengan rapiernya, tetapi Rid Archie dapat dengan mudah nghindari dan nahan serangan itu,"
"Iya, ini adalah kenangan yang mang pantas untuk Rid Archie. Sebelumnya aku pikir kalau surat kabar yang mberitakan tentang dia itu sangatlah berlebihan, tetapi setelah lihat kekuatannya secara langsung, ternyata surat kabar itu tidaklah berlebihan. Dia itu mang sangat kuat sampai bisa ngalahkan komandan kita dengan mudahnya," ucap orang-orang yang ada di tempat latihan.
Setelah ngacungkan pedangku ke komandan Mina, aku lalu naruh pedangku kembali ke pinggang. Setelah itu, aku ngulurkan tangan kananku untuk berjabat tangan dengan komandan Mina.
"Terima kasih karena mau nerima ajakanku untuk berlatih tanding, komandan," ucapku.
Komandan Mina lalu raih uluran tanganku dan mulai njabat tanganku.
"Iya, sama-sama, Rid. Jika kamu nanti mau berlatih tanding lagi, jangan sungkan-sungkan untuk ngajakku," ucap komandan Mina.
"Baik, komandan," ucapku.
Kami pun berjabat tangan selama beberapa detik dan setelah itu kami pun mulai berhenti berjabat tangan. Setelah selesai berjabat tangan dengan komandan Mina, aku pun terdiam sambil mikirkan sesuatu.
"Latih tanding ini mang berguna tetapi saat ini aku lebih mbutuhkan untuk latih sihir cahaya dan sihir kegelapan yang aku punya. Aku harus ningkatkan kekuatan sihir cahaya dan sihir kegelapanku untuk nghadapi orang-orang seperti komandan pasukan iblis itu apabila aku bertemu dengan reka. Tetapi, aku tidak mungkin latih sihir kegelapan dan sihir cahaya milikku di tempat latihan yang ramai seperti ini. Aku butuh tempat latihan yang rahasia. Lebih baik aku bertanya kepada paman Louis, mungkin beliau bisa mberitahuku lokasi yang bisa aku jadikan sebagai tempat latihan rahasia," pikirku.
-
Sentara itu, di sebuah ruangan yang ada di kediaman Duke San Lucia.
Di ruangan itu, terlihat Duke Louis dan Duchess Arlet sedang duduk di kursi yang reka duduki masing-masing. Di hadapan reka ada sebuah ja dan di atas ja itu ada sebuah kristal komunikasi yang sedang nyala. Kristal komunikasi yang sedang nyala itu nandakan kalau Duke Louis dan Duchess Arlet sedang lakukan pembicaraan dengan orang lain lewat kristal komunikasi itu.
"Sesuai dugaan anda, nona Arlet. Kemarin, saat aku nghubungi Diganta, reka bilang kalau reka ndapatkan informasi tentang Rid yang berhasil nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi. reka ndapatkan informasi dari orang-orang yang ada di akademi. Tetapi Diganta tidak mberitahu secara rinci siapa orang-orang yang mberikan reka informasi, yang jelas orang-orang itu adalah orang yang terluka yang disembuhkan oleh Rid dan juga orang yang kebetulan lihat Rid sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka,"
"Tetapi aku minta maaf, nona Arlet. Aku tidak sempat untuk nghentikan reka yang ingin mpublikasikan berita itu karena reka bilang kalau berita itu sudah dicetak dan sudah disebar ke seluruh cabang Diganta untuk dibagikan keesokan harinya yang rupakan hari ini. Aku tidak mungkin larang reka untuk nyebarkan surat kabar yang sudah dicetak. Kalaupun aku larang reka, reka pasti akan tetap mbagikan surat kabar itu secara diam-diam yang berujung informasi yang ada di surat kabar itu tetap dapat diketahui semua orang yang ada di seluruh wilayah kerajaan ini,"
"Aku benar-benar minta maaf, andai saja aku nghubungi reka lebih cepat disaat reka belum ncetak surat kabar itu," ucap suara seorang wanita yang berasal dari kristal komunikasi itu.
Dari suaranya itu, wanita yang berbicara dengan Duke Louis dan Duchess Arlet lewat kristal komunikasi sepertinya adalah Ratu Kayana.
"Anda tidak perlu minta maaf, Yang Mulia Ratu. Justru saya berterima kasih kepada anda karena anda sudah sempat-sempatnya mbantu saya dengan nghubungi Diganta, padahal pekerjaan anda sebagai pemimpin di kerajaan ini masih sangat banyak. Apalagi anda juga harus ngerjakan banyak tugas dan pekerjaan yang berkaitan dengan insiden penyerangan yang terjadi kemarin. Jadi anda tidak perlu minta maaf," ucap Duchess Arlet.
"Baiklah, jika itu yang anda inginkan, nona Arlet. Sekarang, mari kita mbahas tentang surat kabar yang telah mberitakan Rid yang telah nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi. Di surat kabar itu juga mberitakan kalau Rid bisa nggunakan sihir penyembuhan skala area dan sihir penyembuhannya itu bisa nyembuhkan luka yang diakibatkan oleh sihir kegelapan. Dengan munculnya informasi tentang kemampuan sihir penyembuhan Rid pada surat kabar yang baru terbit hari ini, bisa dipastikan ke depannya Rid akan nghadapi bahaya. Akan ada banyak orang yang ingin ndapatkannya karena sihir penyembuhannya itu, terutama dari pihak gereja Sancta Lux. Sihir penyembuhan Rid tentu akan sangat berguna bagi reka yang mang pekerjaannya adalah untuk nyembuhkan orang-orang yang terluka yang datang ke gereja reka,"
"Sebenarnya, aku tidak keberatan apabila gereja Sancta Lux ingin ndapatkan Rid, tetapi itu kalau mang Rid sendiri yang bilang kalau dia ingin njadi bagian dari gereja Sancta Lux. Jika Rid ingin njadi bagian dari gereja Sancta Lux seperti njadi Priest di gereja itu, aku tidak keberatan apabila pihak gereja Sancta Lux ndapatkannya. Tetapi apabila Rid tidak mau njadi bagian dari gereja Sancta Lux, tentu saja aku tidak akan mbiarkan pihak gereja Sancta Lux untuk ndapatkan Rid. nurut kalian, jika dilihat dari tingkah laku dan perilaku Rid selama ini ? Apa Rid ingin njadi bagian dari gereja Sancta Lux ?," tanya Ratu Kayana.
"Tidak, Yang Mulia Ratu. skipun saya belum pernah nanyakan tentang ini kepadanya, tetapi saya yakin kalau Rid tidak akan mau njadi bagian dari gereja Sancta Lux," ucap Duke Louis.
"Saya juga setuju dengan suami saya, Yang Mulia Ratu. Rid mang mpunyai kemampuan sihir penyembuhan yang luar biasa. Tidak hanya nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi, sebelum itu dia juga berhasil nyembuhkan dan mbangunkanku yang ngalami tidur panjang. ski Rid mpunyai kemampuan sihir penyembuhan yang luar biasa, aku tidak yakin kalau dia akan mau bekerja untuk nyembuhkan orang selama seumur hidupnya. Jika dia njadi bagian dari gereja Sancta Lux dan diangkat njadi salah satu Priest di gereja itu, sudah pasti pekerjaannya hanya nyembuhkan orang-orang yang terluka yang datang ke gereja tempat dia ditugaskan. Aku ragu kalau Rid akan mau njalani pekerjaan itu, jadi aku pikir Rid tidak akan mau njadi bagian dari gereja Sancta Lux," ucap Duchess Arlet.
"Aku juga berpikiran sama seperti kalian. Rid tidak mungkin mau njadi Priest atau bagian dari gereja Sancta Lux. Jadi apabila pihak gereja Sancta Lux ingin rekrut Rid, Rid pasti akan nolaknya. Tetapi, skipun Rid akan nolak, pihak gereja Sancta Lux pasti akan terus berusaha untuk ndapatkan Rid walaupun dengan cara paksa dan licik. Jika reka tidak kunjung ndapatkan Rid skipun dengan cara paksa, maka reka pasti akan mulai lenyapkan Rid karena keberadaan Rid adalah pengganggu bagi pekerjaan reka," ucap Ratu Kayana.
"Itu benar, Yang Mulia Ratu. Oleh karena itu, kita harus mikirkan cara untuk bisa nghentikan pihak gereja Sancta Lux yang ingin ndapatkan Rid secara paksa ataupun yang ingin lenyapkan Rid apabila reka tidak bisa ndapatkan Rid. Di sisi lain, kita juga tidak boleh mbuat Holy Kingdom musuhi ataupun berkonflik dengan kita akibat tindakan kita terhadap pihak gereja Sancta Lux yang ada di kerajaan ini," ucap Duchess Arlet.
"Hmmmm," ucap Ratu Kayana.
Setelah itu, Ratu Kayana terdiam selama beberapa detik. Tidak lama kemudian, Ratu Kayana pun mulai kembali berbicara.
"Untuk sekarang, lebih baik kita sembunyikan keberadaan Rid. Di surat kabar yang terbit hari ini, tidak ada yang mberitakan kalau Rid sekarang tinggal di kediaman anda kan, tuan Louis ?," tanya Ratu Kayana.
"Iya, Yang Mulia Ratu. Di surat kabar itu tidak mberitakan tentang hal itu. Saya juga tidak mberitahu orang lain tentang Rid yang tinggal di kediaman saya. Para pelayan dan para prajurit saya tentunya tahu tentang Rid yang tinggal di kediaman saya karena reka lihat Rid secara langsung Tetapi saya sudah rintahkan reka untuk jangan mberitahu tentang Rid yang tinggal di kediaman saya ke pihak luar," ucap Duke Louis.
"Baguslah kalau begitu. Untuk sekarang, teruslah sembunyikan keberadaan Rid dari pihak luar. Aku juga nanti akan mberitahu Karina atau lebih tepatnya kepala akademi untuk tidak perlu manggil Rid ke akademi. Rid saat ini masih rupakan ketua Elevrad di akademi, jadi Karina mungkin akan manggil Rid ke akademi untuk mbahas sesuatu skipun aktivitas di akademi masih diliburkan. Jadi, aku akan mintanya untuk tidak perlu manggil Rid ke akademi. Dengan begitu, keberadaan Rid akan tetap tersembunyi," ucap Ratu Kayana.
"Baiklah, Yang Mulia Ratu," ucap Duke Louis.
"Jika nantinya keberadaan Rid diketahui oleh pihak gereja Sancta Lux, aku akan mikirkan cara lain. Yang pasti, aku tidak akan mbiarkan reka ndapatkan Rid, apapun caranya," ucap Ratu Kayana.
-
Sentara itu, di gereja Sancta Lux kota San Lucia.
Di sebuah ruangan yang ada di gereja itu, terlihat High Priest Julian sedang berbicara dengan seseorang lewat kristal komunikasi yang dia pegang.
"Tuan Theodor, saya sudah ndapatkan informasi tentang keberadaan Rid Archie. Saat ini, dia sedang berada di kediaman Duke San Lucia yaitu tuan Duke Louis. Jadi, kapan kita akan mulai lakukan aksi kita untuk ndapatkan Rid Archie ?," tanya High Priest Julian.
-Bersambung
Reviews
All reviews (0)