Font Size
15px

skipun insiden penyerangan besar-besaran terjadi di seluruh wilayah kerajaan ini kemarin, Diganta sebagai perusahaan yang nerbitkan surat kabar di kerajaan ini tidak lupa ataupun lalai dengan tugasnya itu. reka tetap nerbitkan surat kabar yang berkaitan dengan insiden penyerangan yang terjadi kemarin skipun pihak reka juga terkena dampak dari insiden penyerangan itu. Beberapa karyawan reka tewas dan banyak dari karyawan reka yang terluka akibat insiden penyerangan itu. Bangunan atau gedung yang reka gunakan untuk njalankan operasi dan pekerjaan reka pun juga ngalami kerusakan. ski begitu, reka tetap berkomitn untuk nerbitkan surat kabar tentang insiden penyerangan yang terjadi kemarin untuk mberitahu seluruh penduduk kerajaan San Fulgen tentang informasi-informasi yang berkaitan dengan insiden penyerangan yang terjadi di seluruh wilayah kerajaan San Fulgen kemarin.

Lalu, surat kabar yang diterbitkan oleh Diganta hari ini pun mulai beredar ke seluruh wilayah kerajaan San Fulgen. Para penduduk yang tinggal di seluruh wilayah kerajaan San Fulgen pun langsung mbaca surat kabar yang telah terbit itu. Di halaman pertama atau halaman utama pada surat kabar itu, terdapat beberapa foto Rid Archie. Di halaman itu pun mberitakan kalau Rid Archie telah ngalahkan dalang utama yang rencanakan penyerangan terhadap seluruh wilayah kerajaan San Fulgen yaitu Duke Remy. Selain pelaku utama dalam insiden penyerangan yang terjadi di seluruh wilayah kerajaan San Fulgen, Duke Remy juga rupakan pelaku utama yang rencanakan pembunuhan terhadap Yang Mulia Ratu dan seluruh keluarga San Lucia. Insiden penyerangan yang terjadi di gedung pengadilan, desa Aston dan penjara San Sabaneta yang terjadi 2 tahun yang lalu juga rupakan perbuatan dari Duke Remy. Duke Remy diberitakan telah lakukan banyak pelanggaran dan kejahatan besar yang bahkan mbuat beliau sampai harus rubah istri, putri dan anggota keluarga lainnya njadi iblis. Para penduduk kerajaan San Fulgen yang mbaca surat kabar itu terlihat terkejut dan beberapa di antaranya terlihat tidak percaya dengan apa yang diberitakan di surat kabar itu tentang Duke Remy. Tetapi begitu reka lihat foto dari jasad Duke Remy dan anggota keluarganya yang telah berubah njadi iblis, barulah reka mulai mpercayai kebenaran dari berita itu.

Lalu, pada halaman utama surat kabar itu, halaman itu tidak hanya mberitakan tentang Rid yang berhasil ngalahkan Duke Remy dan tentang kejahatan Duke Remy saja, di halaman itu juga mberitakan tentang aksi heroik Rid Archie yang nyembuhkan semua orang yang terluka di San Fulgen Akademiya. Bahkan beberapa foto Rid yang sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka di San Fulgen Akademi juga terpajang di halaman yang mberitakan tentang itu. Entah foto itu diambil secara diam-diam atau tidak, tetapi dengan adanya foto yang terpajang pada surat kabar itu, itu sudah cukup untuk mbuktikan kalau Rid mang telah nyembuhkan semua orang yang terluka di San Fulgen Akademiya dengan sihir penyembuhannya. Orang-orang yang mbaca berita itu mulai berspekulasi tentang Rid seperti Rid mungkin adalah orang yang berhubungan dengan gereja Sancta Lux karena dia mpunyai kemampuan sihir penyembuhan yang hebat dan sebagainya.

Lalu, di halaman lain dari surat kabar itu, terdapat rincian tentang jumlah korban tewas akibat insiden penyerangan yang terjadi kemarin. Jumlah korban tewas itu rupakan jumlah korban yang digabung dari orang biasa yang murni sebagai korban, orang biasa yang terlibat dalam penyerangan dan orang yang telah berubah njadi iblis yang juga ikut terlibat dalam penyerangan. Per hari ini, bersamaan dengan terbitnya surat kabar ini, rincian untuk korban tewas akibat insiden penyerangan yang terjadi kemarin adalah sebagai berikut :

1. Wilayah San Minerva, jumlah korban tewas adalah 5.504 orang.

2. Wilayah San Angela, jumlah korban tewas adalah 5.876 orang.

3. Wilayah San Quentine, jumlah korban tewas adalah 6.189 orang

4. Wilayah San Lucia, jumlah korban tewas adalah 4.872 orang

5. Wilayah ibukota San Estella, jumlah korban tewas adalah 1.443 orang.

Jika ditotal, jumlah keseluruhan orang yang tewas di seluruh wilayah kerajaan San Fulgen adalah sebanyak hampir 24.000 orang. Insiden penyerangan yang terjadi kemarin rupakan insiden terbesar yang dialami oleh kerajaan San Fulgen dalam beberapa puluh tahun terakhir. Bahkan, insiden ini mungkin rupakan insiden terbesar yang dialami kerajaan San Fulgen sejak berakhirnya perang suci yang terjadi antara ras Iblis dan ras Malaikat. Untungnya, insiden ini dapat segera berakhir hanya dalam beberapa jam setelah insiden penyerangan ini dimulai. Semua ini berkat para prajurit kerajaan San Fulgen yang tersebar ke seluruh wilayah kerajaan San Fulgen yang mbuat orang-orang yang lakukan penyerangan itu dapat segera diatasi. Tidak lupa juga, ini semua berkat Rid Archie yang berhasil ngalahkan pelaku utama yang rencanakan penyerangan ini yaitu Duke Remy, ski sebenarnya yang ngalahkan Duke Remy bukanlah Rid.

Lalu, setelah berakhirnya insiden penyerangan yang terjadi kemarin, Ratu Kayana langsung ngumumkan status darurat bencana untuk kerajaan ini. Para prajurit kerajaan San Fulgen yang sebelumnya telah berhasil ngalahkan orang-orang yang lakukan penyerangan itu, kini diminta untuk segera mbantu nyelamatkan orang-orang yang terluka dan ngevakuasi orang-orang yang telah tewas. reka juga diminta segera mbantu mbangun tenda dan pengungsian untuk orang-orang yang tempat tinggalnya telah hancur akibat penyerangan itu. Untuk lokasi tenda dan pengungsiannya, reka diminta untuk berkoordinasi lebih dulu dengan para pemimpin di wilayah masing-masing. Ratu Kayana pun juga langsung rintahkan para Duke yang sebelumnya ada di akademi untuk nonton turnan akademi, untuk segera kembali ke wilayah masing-masing untuk segera mikirkan tindakan apa yang harus dilakukan setelah penyerangan itu terjadi. Kini, baik Ratu Kayana dan para Duke sedang bekerja keras untuk lakukan tindakan pasca penyerangan terhadap wilayah reka masing-masing.

Lalu, status darurat bencana yang saat ini diterapkan oleh kerajaan San Fulgen, ngharuskan para penduduk kerajaan San Fulgen untuk nghentikan aktivitas reka untuk sentara. Aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas pekerjaan reka seperti berdagang, berlayar, bertani dan lain-lain. Aktivitas reka yang biasanya dilakukan di rumah tidak akan dihentikan. ski aktivitas pekerjaan reka dihentikan untuk sentara, reka tidak perlu khawatir karena kerajaan San Fulgen akan nanggung kerugian yang reka alami apabila reka tidak bekerja untuk sentara.

Lalu, selain dihentikannya aktivitas pekerjaan para penduduk kerajaan San Fulgen, diterapkannya status darurat bencana di kerajaan ini juga mbuat murid-murid San Fulgen Akademiya yang biasanya tinggal di asrama akademi kini telah dipulangkan ke rumah reka masing-masing. Murid-murid itu dipulangkan sampai status darurat bencana yang diterapkan kerajaan ini dicabut.

Kemudian, selain berita-berita yang sudah dijelaskan di atas, ada berita lainnya yang dimuat dalam surat kabar itu. Seperti berita tentang Ratu Kayana yang nunjuk nona Violetta sebagai Duchess San Quentine untuk sentara sampai dilantiknya Duke & Duchess San Quentine yang baru. Lalu, ada berita tentang komandan pasukan Strom Leopard yaitu komandan Allister yang lengannya telah terpotong akibat bertarung dengan orang-orang yang berubah njadi iblis yang nyerang kota San Lucia. Disebutkan kalau orang-orang yang nyerang komandan Allister adalah orang-orang yang berasal dari negeri Kaminari. Lalu ada juga berita tentang wakil komandan Silver Peacock yaitu wakil komandan Beldiq yang ditemukan dengan kondisi tidak sadarkan diri dengan banyak luka di tubuhnya. Wakil komandan Beldiq ditemukan di kota Durbin yang berada di utara kota San Minerva, dan juga kota itu berada di bagian selatan ibukota San Estella. Kini wakil komandan Beldiq sedang di rawat di cabang gereja Sancta Lux yang ada di kota San Minerva. Selain itu masih ada beberapa berita lainnya yang muat tentang insiden penyerangan yang terjadi kemarin.

Dengan terbitnya surat kabar itu, kini para penduduk San Fulgen terus mbicarakan dan mbahas tentang surat kabar itu dengan orang-orang yang ada di dekat reka.

-

Di sebuah gedung yang ada di wilayah San Lucia.

Terlihat komandan Allister dan wakil komandan Agneta sedang berada di sebuah ruangan yang ada di gedung itu. Wakil komandan Agneta terlihat sedang mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini, sentara komandan Allister terlihat hanya diam saja sambil duduk di sebuah kursi yang ada di ruangan itu.

"Woah, Rid Archie muncul kembali di surat kabar. Kali ini dia diberitakan telah ngalahkan dan mbunuh tuan Duke Remy yang rupakan dalang utama yang rencanakan penyerangan terhadap seluruh wilayah kerajaan ini. Aku tidak nyangka kalau Rid Archie bisa ngalahkan tuan Duke Remy, padahal dia itu hanya rupakan seorang murid akademi. Dia bahkan berhasil ngalahkan dan mbunuh tuan Duke Remy ketika beliau sudah berubah njadi iblis. Dia itu benar-benar luar biasa. Setiap dia muncul di surat kabar, pasti berita tentangnya itu akan njadi heboh," ucap wakil komandan Agneta.

Wakil komandan Agneta terus mbaca surat kabar yang sedang dipegangnya itu, sentara komandan Allister tetap hanya diam saja sambil ndengar wakil komandan Agneta yang terus mbaca surat kabar itu.

"Selain itu, aku juga tidak nyangka kalau tuan Duke Remy lah yang rencanakan penyerangan terhadap seluruh wilayah kerajaan San Fulgen. Di surat kabar ini mberitakan kalau alasan beliau rencanakan penyerangan ini adalah hanya untuk pengalih saja. Rencana utama beliau adalah untuk mbunuh Yang Mulia Ratu. Benar-benar sulit dipercaya, ternyata beliau yang dari luar terlihat baik malah rencanakan sesuatu yang gila seperti itu," ucap wakil komandan Agneta.

"Itu nandakan kalau kamu jangan lihat seseorang hanya dari luarnya saja, Agneta," ucap komandan Allister.

"Hmmm, apa itu ditunjukkan untukmu juga, komandan ? Kamu dari luar terlihat buruk dan nyebalkan, tetapi aslinya kamu adalah orang yang baik. Yah, skipun kamu juga kadang bersikap sedikit nyebalkan seperti penampilan luarmu itu," ucap wakil komandan Agneta.

Komandan Allister kembali terdiam setelah ndengar perkataan wakil komandan Agneta.

"Lalu...., di surat kabar ini juga mberitakan kalau Rid Archie telah nyembuhkan semua orang yang terluka di San Fulgen Akademiya. Kalau dia bisa nyembuhkan banyak orang yang terluka di akademi itu, bukankah itu berarti kemampuan sihir penyembuhannya sangatlah hebat ? Kira-kira dia mampu untuk nyembuhkan dan nyambungkan lenganmu yang telah terpotong dengan sihir penyembuhannya atau tidak ya ?," tanya wakil komandan Agneta.

"Entahlah. Sekarang lebih baik kamu tidak perlu mbahas soal itu lagi. Saat ini lengan kananku sudah disambungkan kembali oleh tuan High Priest itu," ucap komandan Allister.

Setelah komandan Allister ngatakan itu, dia pun langsung lihat ke tangan kanannya. Ternyata yang dikatakannya itu benar kalau lengan kanannya itu telah disambungkan kembali. Komandan Allister saat ini sedang nggerak-gerakkan lengan kanannya itu.

"Baiklah, komandan. Ngomong-ngomong, bagaimana kondisi lengan kananmu itu ? Apa kamu sudah bisa nggerakkannya seperti biasa ?," tanya wakil komandan Agneta.

"Belum mirip seperti biasanya. Tetapi aku hanya perlu terus nggerakkan lengan kananku agar lenganku dapat bergerak seperti biasanya," ucap komandan Allister.

-

Di sebuah gedung yang ada di kota San Minerva.

Di sebuah ruangan yang ada di dalam gedung itu, terlihat komandan Keira sedang mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini.

"Rid Archie lagi. Aku penasaran seberapa kuatnya dia sampai bisa ngalahkan tuan Duke Remy yang sudah berubah njadi iblis. Aku sebelumnya mang pernah rasakan tekanan aura yang dia keluarkan dan tekanan auranya itu lebih kuat daripada tekanan aura yang biasanya dikeluarkan oleh Yang Mulia Ratu. Tetapi tekanan aura bukanlah satu-satunya pengukur kekuatan seseorang. Namun, lihatnya bisa ngalahkan tuan Duke Remy yang sudah berubah njadi iblis, itu berarti kemungkinan kalau Rid Archie lebih kuat daripada para komandan prajurit di akademi ini,"

"Selain itu, dia juga miliki kemampuan sihir penyembuhan yang hebat yang mbuatnya dapat nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi. Dengan sihir penyembuhannya itu, kira-kira dia bisa nyembuhkan Beldiq atau tidak ya ?," tanya komandan Keira.

Setelah itu, komandan Keira lihat samping kirinya. Di samping kirinya ada sebuah tempat tidur. Di tempat tidur itu ada seorang pria yang masih muda yang kelihatannya masih berumur 20 an tahun. Pria itu sedang terbaring di tempat tidur itu dalam kondisi tidak sadarkan diri.

-

Di kediaman Duke San Quentine.

Terlihat beberapa bagian dari kediaman Duke San Quentine telah ngalami kerusakan baik itu kerusakan ringan maupun kerusakan yang berat. Lalu, di salah satu ruangan yang ada di kediaman itu, terlihat komandan Ivana dan nona Violetta sedang mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini.

"Rid Archie lagi-lagi mbuat heboh kembali. Kali ini dia mbuat heboh dengan berhasil ngalahkan dan mbunuh tuan Duke Remy yang rupakan dalang utama dalam insiden penyerangan yang terjadi kemarin. Selain itu, dia bahkan berhasil nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi. Dia itu benar-benar hebat, beruntung sekali Irene bisa berpacaran dengannya," ucap komandan Ivana.

"Apa anda sudah pernah bertemu dengan Rid, nona Ivana ?," tanya nona Violetta.

"Aku sudah pernah bertemu dengannya ketika dia datang ke kediaman tuan Duke San Lucia untuk njalani ujian akademi. Penampilannya benar-benar mirip dengan yang sering muncul di surat kabar," ucap komandan Ivana.

"Begitu ya, jadi anda sudah pernah bertemu dengan Rid," ucap nona Violetta.

"Iya. Ngomong-ngomong, kamu tidak perlu berbicara formal kepadaku, Violetta. Saat ini, kamu rupakan pemimpin wilayah ini, yang berarti kamu adalah pemimpinku juga. Jadi kamu tidak perlu berbicara formal kepadaku, yang seharusnya berbicara formal adalah aku," ucap komandan Ivana.

"Saya lebih terbiasa begini, nona. Lagipula, saya hanya njadi pemimpin di wilayah ini untuk sentara saja," ucap nona Violetta.

"Ya sudah, terserah kamu saja," ucap komandan Ivana.

-

Di sebuah gedung yang ada di wilayah San Angela.

Di sebuah ruangan yang ada di dalam gedung itu, terlihat komandan Asier dan wakil komandan Sara yang sedang mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini.

"Rid Archie lagi-lagi kembali mbuat heboh seluruh kerajaan ini," ucap wakil komandan Sara.

Sentara, komandan Asier hanya terdiam saja sambil terus mbaca surat kabar yang dipegangnya. Wakil komandan Sara terlihat bingung ketika lihat komandan Asier yang tidak bereaksi apa-aoa ketika mbaca surat kabar itu.

"Kelihatannya kamu tidak terkejut sama sekali ketika mbaca surat kabar itu, komandan," ucap wakil komandan Sara.

"Itu karena sebagian besar dari berita yang ada di surat kabar ini sudah diberitahu oleh ayahandaku tadi malam. Makanya aku tidak terkejut sama sekali ketika mbaca surat kabar ini," ucap komandan Asier.

"Hmmm begitu ya," ucap wakil komandan Sara.

"Tetapi, ada sebuah berita pada surat kabar ini yang mbuatku sedikit terkejut. Yaitu berita tentang Rid yang bisa nggunakan sihir penyembuhan. Disini disebutkan kalau Rid bisa nggunakan sihir penyembuhan skala area untuk nyembuhkan semua orang yang terluka di akademi. Selain itu, sihir penyembuhannya juga dapat nyembuhkan luka yang diakibatkan oleh sihir kegelapan dimana sihir penyembuhan biasa seharusnya tidak bisa nyembuhkan luka yang diakibatkan oleh sihir itu. Itu berarti, sihir penyembuhan Rid sangatlah spesial,"

"Dengan tereksposnya kemampuan sihir penyembuhan Rid, ke depannya akan ada banyak bahaya yang ndatangi Rid. Kemungkinan akan ada banyak orang yang ngincar kemampuan sihir penyembuhannya itu," ucap komandan Asier.

-

Di depan gedung tengah akademi.

Terlihat nona Karina sedang bersama dengan beberapa prajurit di depan gedung itu. Nona Karina dan beberapa prajurit itu kini sedang mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini. Nona Karina awalnya terlihat fokus ketika mbaca surat kabar itu. Namun tidak lama kemudian, nona Karina terlihat terkejut ketika mbaca surat kabar itu.

"Kenapa ada foto Rid yang sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka di akademi ? Bukankah seharusnya pihak Diganta belum datang ke akademi ketika Rid sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka itu ? Lalu, kenapa bisa ada foto Rid yang sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka itu di surat kabar ini ? Siapa yang telah mfoto Rid ?," tanya nona Karina yang terkejut.

-

Sentara itu, di sebuah gedung yang miliki dinding berwarna dominan putih dengan beberapa warna emas di beberapa bagian sisinya. Gedung itu berukuran cukup besar dan gedung itu terletak di ibukota San Estella. Gedung itu rupakan gereja Sancta Lux ibukota San Estella. Gereja Sancta Lux ibukota San Estella rupakan gereja utama Sancta Lux yang ada di kerajaan San Fulgen.

Lalu, di sebuah ruangan yang ada di dalam gereja itu, terlihat seorang pria berkacamata yang berpenampilan seperti seorang pendeta. Pria itu tidak terlalu tua, mungkin berumur sekitar 30 an tahun. Pria itu kini sedang duduk di sebuah kursi yang ada di ruangan itu sambil mbaca surat kabar yang baru terbit hari ini. Sentara itu, di hadapan pria itu, ada seorang wanita yang berpakaian seperti biarawati.

"Kelihatannya anda sedang senang, tuan," ucap biarawati itu.

Biarawati itu berkata seperti itu karena lihat pria yang ada di hadapannya itu sedang mbaca surat kabar yang sedang dipegangnya itu sambil tersenyum.

"Tentu saja sekarang aku sedang senang. Di surat kabar ini, diberitakan kalau ada seseorang yang miliki kemampuan sihir penyembuhan yang hebat. Dia bisa nggunakan sihir penyembuhan skala area dan sihir penyembuhannya pun juga bisa nyembuhkan luka yang diakibatkan oleh sihir kegelapan,"

"Gereja Sancta Lux harus segera ndapatkan orang ini. Apapun yang terjadi, kita harus segera ndapatkan orang ini," ucap pria itu.

Kemudian, pria itu kembali mbaca surat kabar yang sedang dipegangnya. Pria itu kini sedang lihat foto Rid yang sedang nyembuhkan orang-orang yang terluka di akademi.

"Rid Archie...," ucap pria itu sambil tersenyum.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 423 : Surat Kabar Setelah Insiden Penyerangan on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.