Font Size
15px

"Rid Archie, sebagai wakil ketua Elevrad saat ini, aku naikkan jabatanmu njadi ketua Elevrad yang baru," ucap nona Karina.

Beberapa anggota Elevrad yang ndengar perkataan nona Karina pun terkejut. Sentara aku yang ndengar hal itu tidak terlalu terkejut karena aku sudah tahu kalau jika jabatan ketua Elevrad sedang dalam posisi yang kosong, maka wakil ketua Elevrad lah yang nggantikan dan ngisi posisi ketua yang kosong itu.

"Aku mang sudah nduga kalau aku akan dinaikkan njadi ketua Elevrad yang baru karena aku adalah wakil ketua Elevrad. ski begitu, aku rasa keberatan, nona. Aku saat ini hanyalah seorang murid tahun kedua. Tidak mungkin murid tahun kedua sepertiku langsung njadi ketua Elevrad. Selain itu, aku masih belum berpengalaman di Elevrad ini jika dibandingkan dengan anggota Elevrad tahun ketiga dan tahun keempat. Aku rasa aku tidak pantas njadi ketua Elevrad saat ini," ucapku.

"Justru aku naikkan jabatanmu agar kamu miliki pengalaman, Rid. Selain itu, aku pikir anggota yang lain tidak akan keberatan dengan naik jabatanmu njadi ketua Elevrad," ucap nona Karina.

"Aku tidak keberatan jika Rid njadi ketua Elevrad yang baru karena sesuai peraturan mang wakil ketua Elevrad lah yang akan njadi ketua Elevrad selanjutnya," ucap senior Darryl.

"Ya, aku juga tidak keberatan skipun Rid adalah junior kami," ucap senior Klara.

"Aku setuju. Lagipula skipun Rid rupakan junior kami, dia adalah orang yang paling bekerja keras dan paling rajin di Elevrad ini. Maka dari itu, dia sangat pantas njabat njadi ketua Elevrad yang baru," ucap senior Nichelle.

"Aku juga tidak keberatan apabila Rid njabat sebagai ketua Elevrad yang baru," ucap senior Nadine.

"Aku juga," ucap putri Alia.

Anggota Elevrad yang lain pun juga ngangguk tanda reka setuju kalau aku njadi ketua Elevrad.

"Kamu lihat sendiri kan, Rid ? Anggota yang lain nampak tidak keberatan dan reka pun setuju dengan pengangkatanmu sebagai ketua Elevrad yang baru. Pokoknya kamu harus njabat sebagai ketua Elevrad yang baru mulai saat ini. Ini adalah perintah dariku sebagai kepala akademi ini," ucap nona Karina.

Aku pun terdiam sebentar setelah ndengar perkataan nona Karina. Lalu tidak lama kemudian aku pun mulai berbicara untuk respon perkataan nona Karina sebelumnya.

"Baiklah, nona, aku akan nerima penaikan jabatanku njadi ketua Elevrad yang baru," ucapku.

"Baguslah kalau kamu setuju. Mulai saat ini, Rid Archie lah yang akan njadi ketua Elevrad yang baru," ucap nona Karina.

Anggota Elevrad yang lainnya pun bertepuk tangan setelah ndengar perkataan nona Karina.

"Selamat, Rid," ucap semua anggota Elevrad yang lain.

"Terima kasih, semuanya," ucapku.

"Lalu, karena Rid sudah diangkat njadi ketua Elevrad, maka posisi wakil ketua Elevrad yang sebelumnya dijabat oleh Rid njadi kosong. Maka dari itu, Rid, sebagai ketua Elevrad yang baru, tugas pertamamu adalah nunjuk seseorang yang akan njadi wakil ketuamu," ucap nona Karina.

"Aku yang nunjuk, nona ?," tanyaku.

"Iya, sudah njadi tugas ketua untuk nunjuk orang-orang yang akan mbantunya. Sekarang cepat tunjuk siapa orang yang akan njadi wakil ketuamu, Rid," ucap nona Karina.

"Baru njabat sebagai ketua Elevrad saja aku sudah ndapatkan tugas seperti ini," ucapku.

Beberapa anggota Elevrad yang lain pun tertawa. Lalu aku pun terdiam sebentar untuk mikirkan orang yang akan njadi wakilku. Tak lama kemudian, aku langsung mberikan jawabanku.

"Aku sudah ndapatkan orang yang cocok njadi wakil ketua Elevrad yang akan mbantuku, nona Karina. Aku nunjuk putri Alia, Alia Laterza San Quentine sebagai wakil ketua Elevrad yang baru," ucapku.

Anggota Elevrad yang lain pun tidak terkejut dengan penunjukan putri Alia njadi wakil ketua Elevrad. Irene pun juga nampak biasa saja dengan penunjukan putri Alia. Mungkin karena reka berpikir itu wajar bagi putri Alia naik jabatan njadi wakil ketua Elevrad karena sebelumnya dia rupakan sekretaris Elevrad.

"Alia ya, apa ada dari kalian yang keberatan dengan penunjukan Alia njadi wakil ketua Elevrad ?," tanya nona Karina.

"Tidak, nona," ucap anggota Elevrad yang lain.

"Lalu bagaimana dengan kamu sendiri, Alia ? Apa kamu bersedia njadi wakil ketua Elevrad yang baru ?," tanya nona Karina.

"Aku bersedia, nona. Aku akan njadi wakil ketua Elevrad yang baru," ucap putri Alia.

"Baiklah, dengan ini, Alia Laterza San Quentine lah yang akan njadi wakil ketua Elevrad yang baru," ucap nona Karina.

Anggota Elevrad yang lain termasuk diriku bertepuk tangan setelah ndengar perkataan nona Karina.

"Namun, sebelum njadi wakil ketua Elevrad saat ini, Alia sebelumnya njabat sebagai sekretaris Elevrad. Dengan pengangkatan Alia njadi wakil ketua Elevrad, itu berarti jabatan sekretaris Elevrad saat ini sedang kosong. Oleh karena itu, Rid, kamu juga harus nunjuk seseorang untuk ngisi jabatan sekretaris Elevrad," ucap nona Karina.

"Aku sudah tahu siapa orangnya, nona Karina. Karena jika aku nunjuk putri Alia, aku sudah tahu kalau posisi sekretaris Elevrad akan kosong. Maka dari itu aku juga mikirkan siapa orang yang cocok untuk njabat sebagai sekretaris Elevrad yang baru," ucapku.

"Oh begitu ya, jadi siapa orang yang akan kamu tunjuk sebagai sekretaris Elevrad yang baru ?," tanya nona Karina.

"Aku nunjuk senior Nadine, Nadine Erald untuk njabat sebagai sekretaris Elevrad yang baru," ucapku.

Anggota Elevrad yang lainnya nampak tidak terkejut dengan penunjukan senior Nadine sebagai sekretaris Elevrad yang baru. Sepertinya reka berpikir kalau senior Nadine mang cocok untuk njabat sebagai sekretaris Elevrad yang baru.

"Nadine ya, apa ada dari kalian yang keberatan dengan penunjukan Nadine njadi sekretaris Elevrad yang baru ?," tanya nona Karina.

"Tidak, nona," ucap anggota Elevrad yang lain.

"Lalu bagaimana dengan kamu sendiri, Nadine ? Apakah kamu bersedia njadi sekretaris Elevrad yang baru ?," tanya nona Karina.

"Saya bersedia, nona," ucap senior Nadine.

"Baiklah, dengan ini, Nadine Erald lah yang akan njabat sebagai sekretaris Elevrad yang baru," ucap nona Karina.

Anggota Elevrad yang lain termasuk diriku pun bertepuk tangan setelah ndengar perkataan nona Karina.

"Lalu, untuk jabatan bendahara Elevrad, apa kamu tidak akan ngganti orang yang njabat posisi itu, Rid ?," tanya nona Karina.

"Tidak, nona. Jabatan bendahara Elevrad akan tetap dipegang oleh senior Klara," ucapku.

"Baiklah. Dengan ini, Elevrad telah berganti kepemimpinan dengan Rid Archie yang njadi ketuanya. Mohon kerja sama dari kalian untuk ke depannya," ucap nona Karina.

"Iya, mohon kerja samanya juga, nona. Senior Klara, senior Nadine, putri Alia dan semuanya, mohon kerja samanya juga. ski aku saat ini adalah ketua Elevrad yang baru, tetapi aku tidaklah berpengalaman dibandingkan anggota Elevrad dari murid tahun ketiga dan tahun keempat karena aku hanyalah anggota Elevrad dari murid tahun kedua. ski begitu, aku tetap akan lakukan yang terbaik sebagai ketua Elevrad saat ini," ucapku.

"Kami juga mohon kerja samanya, ketua," ucap senior Klara, senior Nadine, putri Alia dan anggota Elevrad yang lainnya.

Aku pun tersenyum setelah ndengar itu.

"Ketua ya, aku tidak nyangka kalau akan dipanggil dengan panggilan ’ketua’. Yah itu wajar saja karena saat ini aku adalah ketua Elevrad. ski aku rasa sedikit tidak nyaman dengan panggilan itu, tetapi jika reka lebih nyaman manggilku dengan panggilan itu maka aku tidak akan mpermasalahkannya," pikirku.

Lalu anggota Elevrad yang lainnya pun saling ngobrol.

"Aku minta maaf karena ngganggu kalian yang sedang ngobrol. ski penunjukan ketua Elevrad yang baru telah selesai, masih ada hal lain yang harus kubicarakan dengan kalian," ucap nona Karina.

Anggota Elevrad yang sedang ngobrol pun terdiam setelah ndengar perkataan kalian.

"Hal lain apa yang ingin dibicarakan, nona ?," tanyaku.

"Ini tentang turnan dan festival akademi. Sebelumnya, beberapa dari kalian diminta oleh Florian untuk pergi ke keluarga kerajaan dan keluarga Duke untuk ngajukan proposal bantuan dana kepada reka. Kalian berhasil ngajukan proposal kepada keluarga kerajaan, keluarga Duke San Lucia, keluarga Duke San Minerva dan keluarga Duke San Quentine. Namun proposal untuk keluarga Duke San Angela tidak berhasil diajukan karena Rid yang bertugas untuk ngantar proposal itu malah dijebak di hutan Hevea. Setelah itu, Duke San Angela dan Duke San Minerva justru terlihat dalam kejahatan besar yaitu rencanakan pembunuhan terhadap Yang Mulia Ratu dan seluruh keluarga San Lucia. reka berdua pun tiba-tiba berubah njadi iblis dan telah tewas di gedung pengadilan. Itu berarti Duke San Angela dan Duke San Minerva tidak akan bisa mberikan bantuan dana kepada Elevrad dan akademi,"

"skipun pengajuan proposal kepada Duke San Minerva telah berhasil, tetapi itu tidak ada artinya jika beliau belum mberikan bantuan dananya karena beliau telah tewas terlebih dulu. ski kalian berhasil ndapatkan bantuan dana dari keluarga kerajaan, keluarga Duke San Lucia dan keluarga Duke San Quentine, namun jika keluarga Duke San Minerva dan keluarga Duke San Angela tidak mberikan bantuan dana, kalian akan kekurangan dana untuk nggelar turnan dan festival akademi tahun ini. Jika begitu, ada kemungkinan kalau turnan dan festival akademi tahun ini akan ditiadakan," ucap nona Karina.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 290 : Ketua Elevrad Yang Baru on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Elven Invasion cover
Similar genre

Elven Invasion

Respro ·Action

MagicvsScience HumanvsElves EarthvsForestia MortalvsGod ThisisataleinwhichGoddessLunainordertosaveherplanetandcivilizationstartsainvasiononEarth,Wi...

Data-Driven Daoist cover
Trending now

Data-Driven Daoist

CatVI ·Action

Theycalledhimtrash—untilhestartedtreatingtheDaolikeaDataset.Whendemonsslaughterhisnewfamily,computerscientistJohan—nowrebornasYuHan—survivesbypurew...

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.