Font Size
15px

Chloe dan Noa tumbang dengan bongkahan es yang nempel pada tubuh reka. Bongkahan es itu cukup besar. Tidak hanya itu, karena tubuh bagian belakang Noa bersentuhan dengan tubuh bagian Chloe karena bertabrakan tadi, itu mbuat bongkahan es yang nempel pada tubuh reka juga saling nyatu. reka berdua terlihat seperti sedang terikat dengan es itu karena bongkahan es yang nempel dan nyatu dengan tubuh reka berdua. Dengan tumbangnya reka berdua, aku dan Irene dinyatakan berhasil nempati posisi pertama di pertandingan hari terakhir ini, sekaligus mbuat kami berdua berhasil nyelesaikan ujian kedua ini dengan hasil yang sempurna dan ndapatkan poin penuh yaitu 3000 poin.

"Bahkan Noa dan putri Chloe juga kalah lawan Rid dan putri es,"

"Padahal sebelumnya reka tidak terkalahkan di 3 pertandingan sebelumnya,"

"Tidak ngherankan karena reka berdua harus lawan ’pasangan monster’ di ujian kali ini,"

"Aku bersyukur karena aku tidak 1 pertandingan dengan reka berdua selama ujian ini, skipun aku tetap kalah karena lawan tim yang lain," ucap murid-murid lainnya.

Sentara itu di pertandingan lainnya, tim Charles & Leandra, tim Kotaro & Julie, Enzo & Lotta dan tim Lily & Glenn juga berhasil nangkan pertandingan. Secara kebetulan, reka tidak saling bertemu satu sama lain di ujian hari terakhir ini yang mbuat reka semua bisa nang.

"Sayang sekali kalau Lily dan Leandra tidak saling berhadapan di ujian ini. Padahal aku penasaran jika reka saling berhadapan, tim siapa yang akan nang," pikirku.

Setelah semua pertandingan telah selesai dan setelah semua murid yang tumbang sudah bangun kembali, kami pun berkumpul kembali untuk ndengar sesuatu yang mau dibicarakan oleh tuan Alan.

"Selamat kepada tim yang berhasil nyelesaikan ujian ini dengan sempurna yaitu tim Rid dan Irene," ucap tuan Alan.

Murid-murid yang lainnya pun bertepuk tangan.

"Setelah ini, kalian boleh langsung pulang ke asrama atau tetap berada di tempat latihan ini untuk berlatih. Aku ingatkan lagi kalau besok pembelajaran akademi akan diliburkan dan kalian akan masuk kembali saat hari seninnya. Dengan ini, aku nyatakan ujian kedua di tahun ajaran ini telah resmi berakhir," ucap tuan Alan.

Lalu tuan Alan pun pergi ninggalkan tempat latihan.

-

Setelah selesai ujian, kami seperti biasa pergi ke area pertokoan untuk mbeli banyak makanan dan minuman untuk rayakan berakhirnya ujian kedua ini. Setelah sampai di area pertokoan, ketika aku sedang berkeliling sendiri untuk mbeli beberapa makanan dan minuman, aku lihat nona Violetta sedang mbeli makanan di area pertokoan itu. Aku pun mutuskan untuk nyapanya.

"Halo, nona Violetta," ucapku.

"Hmmm, oh Rid ya. Halo juga," ucap nona Violetta sambil makan makanan yang dia beli itu.

ski aku sudah kenal dengannya selama kurang lebih 6 bulan, ini pertama kalinya aku lihatnya njalani aktivitas santai seperti mbeli makanan ini. Biasanya aku hanya lihatnya sedang berlatih di pagi hari atau berpatroli di sekeliling akademi selama siang sampai malam harinya.

"Aku minta maaf karena mbalas sapaanmu saat aku sedang makan," ucap nona Violetta setelah dia selesai makan makanannya itu.

"Tidak apa-apa, nona. Lagipula ini salahku karena nyapa anda disaat anda sedang makan. Ngomong-ngomong, ini pertama kalinya aku lihat nona Violetta mbeli makanan disini," ucapku.

"Aku cukup sering mbeli makanan disini, tapi aku biasanya mbeli makanan disaat tidak ada murid di area ini. Tapi sekarang aku malah dipergoki oleh kamu yang rupakan murid," ucap nona Violetta.

"Santai saja, nona. mangnya kenapa kalau nona dipergoki murid ketika sedang mbeli makanan ? skipun nona saat ini rupakan komandan prajurit yang njaga akademi ini, nona tidak harus bersikap selalu serius. Ada kalanya nona bisa bersikap santai skipun sedang njalankan tugas. Tapi yah jangan sampai bersikap santainya malah mbuat nona lalaikan tugas," ucapku.

"Kamu ada benarnya, sepertinya aku mang harus sesekali bersikap santai," ucap nona Violetta.

Lalu, tiba-tiba Noa dan yang lainnya pun nghampiriku ketika aku sedang ngobrol dengan nona Violetta.

"Kami sudah selesai mbeli makanan dan minuman yang njadi tugas kami untuk mbelinya. Bagaimana denganmu, Rid ?," tanya Noa.

Noa belum nyadari kalau aku sedang ngobrol dengan nona Violetta sampai akhirnya dia pun baru sadar ketika lihat ke arah nona Violetta.

"Ah, maaf, aku tidak nyadari kalau kamu sedang ngobrol dengan nona Violetta," ucap Noa.

Karena sudah sekitar kurang lebih 6 bulan nona Violetta berada disini, murid-murid yang lain termasuk Noa dan yang lainnya juga kenal dengan nona Violetta.

"Kamu mau mbeli makanan dan minuman ya ? Maaf ya karena ngganggu waktumu. Kalau begitu kamu lanjutkan saja untuk mbelinya, aku akan kembali berkeliling akademi lagi. Kalau begitu sampai nanti, kalian juga sampai nanti," ucap nona Violetta.

"Sampai nanti, nona," ucapku dan yang lainnya.

Nona Violetta pun pergi ninggalkanku dan yang lainnya.

"Nona Violetta cantik sekali dan auranya seperti aura kakak perempuan yang perhatian," ucap Noa.

Saat Noa berbicara seperti itu, Lillian natap serius ke arah Noa.

"Daripada itu, kelihatannya kamu sangat dekat dengan nona Violetta, Rid," ucap Noa.

"Apa itu bisa dibilang dekat ? Aku hanya nyapanya saja karena kebetulan aku bertemu dengannya, kami tidak dekat sama sekali," ucapku.

ski Noa dan yang lainnya sudah ngenal nona Violetta, tetapi reka belum tahu kalau aku cukup dekat dengan nona Violetta karena aku sering berlatih tanding dengan nona Violetta di pagi hari skipun tidak setiap hari.

"Hmmm begitu ya," ucap Noa.

"Ya sudah kalau begitu aku mau lanjutkan untuk mbeli makanan dan minuman yang njadi tugasku. Kalian tunggu saja di depan area pertokoan," ucapku.

"Baiklah," ucap Noa.

Aku pun lanjutkan untuk mbeli makanan dan minuman, sedangkan Noa dan yang lainnya berjalan nuju depan area pertokoan. Setelah selesai mbeli makanan dan minuman, aku pun nyusul yang lainnya dan kami pun langsung pergi nuju asrama Chloe untuk ngadakan perayaan berakhirnya ujian.

-

Keesokan harinya.

Saat jam 10 pagi, tiba-tiba Noa ngetuk pintu asramaku dan manggilku. Aku pun langsung bergegas nuju pintu dan mbuka pintu itu untuk nemui Noa.

"Ada apa, Noa ?," tanyaku.

"Ayo main ke danau akademi. Mumpung hari ini libur," ucap Noa.

"Ah maaf karena belum mberitahumu. Jam 11 nanti aku dan yang lainnya akan pergi ke ruangan Elevrad untuk ngadakan pertemuan. Jadi sepertinya aku tidak bisa main hari ini," ucapku.

"Begitu ya," ucap Noa.

"Maaf, Noa," ucapku.

"Santai saja, Rid," ucap Noa.

"Mungkin besok atau minggu baru aku bisa ikut main lagi, itupun juga jika tidak ada keperluan. Tentu saja dengan yang lainnya juga," ucapku.

"Aku tunggu kabarnya besok atau minggu. Ngomong-ngomong, apakah putri Irene ada di dalam ?," tanya Noa.

"Iya, dia sedang mbaca buku milikku di dalam. Kenapa mangnya ?," tanyaku.

"Tidak ada apa-apa. Kalau begitu nikmatilah waktu berduamu dengan putri Irene, Rid. Untuk hari ini, aku akan ngajak Kotaro saja untuk mancing di danau," ucap Noa.

"Aku tunggu hasil tangkapanmu, Noa," ucapku.

"Aku akan mberimu kalau aku ndapatkan banyak ikan. Kalau begitu aku pamit dulu, sampai nanti, Rid," ucap Noa.

"Iya, sampai nanti, Noa," ucapku.

Lalu Noa pun pergi dari depan pintu asramaku untuk kembali ke asramanya. Sepertinya dia ingin ngambil alat pancingnya terlebih dahulu.

-

1 jam kemudian, di ruangan utama Elevrad.

Saat ini, semua anggota Elevrad berkumpul di ruangan utama Elevrad.

"Terima kasih karena telah luangkan waktu kalian untuk berkumpul di ruangan ini. Padahal hari ini rupakan hari libur dan kalian juga baru saja nyelesaikan ujian kedua di tahun ajaran ini," ucap senior Florian.

"Santai saja, ketua. Kamu terlalu kaku," ucap senior Darryl.

"Itu benar," ucap senior Vanina.

"Aku ngatakan hal ini karena mungkin ada anggota yang tidak senang ketika reka disuruh untuk berkumpul saat hari libur," ucap senior Florian.

"Aku yakin tidak ada yang tidak senang, ketua. Benarkan ?," tanya senior Darryl kepada kami semua.

Kami pun ngangguk pertanda perkataan senior Darryl benar.

"Baguslah kalau begitu. Nah sekarang bisa kita langsung mulai saja pertemuannya ?," tanya senior Florian.

"Silahkan dimulai, senior," ucapku.

"Untuk pertemuan kali ini, aku ingin mbahas tentang anggaran untuk turnan festival akademi yang akan diadakan di akhir tahun ajaran baru nanti. Karena dana Elevrad belum ncukupi untuk mbuat kedua acara itu, maka untuk ndapatkan tambahan dana itu, biasanya Elevrad ndapatkan bantuan dana dari para bangsawan seperti keluarga Duke ataupun keluarga kerajaan. Tetapi untuk ndapatkan bantuan dana dari reka, Elevrad harus ngajukan proposal resmi kepada reka. Untungnya proposal ini sudah selesai dibuat dan juga sudah ditandatangani oleh nona Karina selaku kepala akademi. Setelah itu, proposal ini akan diberikan langsung kepada keluarga Duke dan keluarga kerajaan. Untuk itu, aku akan ngutus beberapa anggota Elevrad untuk ngantar proposal ini ke keluarga reka," ucap senior Florian.

Kami semua ndengarkan penjelasan senior Florian dengan serius.

"Untuk keluarga kerajaan, aku yang akan ngantar dokun proposal ini. Tetapi, aku berniat untuk ngajak Charles juga bersamaku karena dia juga rupakan anggota keluarga kerajaan. Charles, apa kamu bersedia untuk nemaniku ngantar dokun ini ?," tanya senior Florian.

"Baik, senior. Jika ini perintah senior maka aku bersedia," ucap Charles.

"Terima kasih karena telah bersedia, Charles," ucap senior Florian.

"Sama-sama, senior," ucap Charles.

"Selanjutnya untuk keluarga Duke San Angela, aku akan ngutus Rid selaku wakil ketua Elevrad untuk ngantar dokun proposal ini ke keluarga reka. Apa kamu bersedia, Rid ?," tanya senior Florian.

"Aku bersedia jika itu rupakan tugas dan kewajibanku di Elevrad ini, senior," ucapku.

"Terima kasih karena telah bersedia, Rid. Lalu untuk anggota yang akan nemani Rid pergi ke kediaman Duke San Angela, aku akan ngutus Enzo untuk pergi nemani Rid," ucap senior Florian.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 243 : Aktivitas Santai Violetta on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Pokémon Court cover
Similar genre

Pokémon Court

Sounding Stream ·Action

SootopolisCity,atraditionalTrainerfoughtabattleagainstWallace,therepresentativeof...Readmore SootopolisCity,atraditionalTrainerfoughtabattleagainst...

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.