Pada saat ini, anggota keluarga inti Laibahas sedang duduk bersama. Di tengah-tengah reka, ada Inggrid dan Ibu Ipah.
Jack, sang kepala keluarga, duduk di kursi terhormat bersama dengan petinggi keluarga lainnya.
Ekspresi reka semua terlihat serius sekaligus bingung khususnya Jack.
"Kenapa kamu sampai kabur ke kota Cendrawasih? Kamu itu sudah mpermalukan nama keluarga kita, dan sekarang kamu malah mbuat ribut sama keluarga lain." Jack natap Inggrid yang terdiam.
Inggrid nceritakan semua kejadian yang terjadi di kota Cendrawasih tetapi dengan sedikit perubahan cerita. Dia ngatakan bahwa orang suruhan Hans tiba-tiba datang dan ngajaknya kembali tetapi Ibu Ipah nghajar reka atas permintaannya. Sedangkan insiden Randika nghajar Hans hingga babak belur, Inggrid nutupnya rapat-rapat.
Bagi Jack, putrinya satu ini benar-benar rupakan masalah yang nyakitkan kepalanya.
Ketika Jack dan Ivan, pemimpin keluarga Alfred yang sekarang, masih muda, reka ngabdi bersama sebagai prajurit di angkatan darat. reka bertarung bersama, lewati bahaya bersama, bahkan pergi ke tempat pelacuran bersama. Bisa dikatakan reka adalah sahabat yang saling lindungi punggung masing-masing. Kemudian, reka ngambil alih keluarga inti reka. skipun kadang terjadi konflik kepentingan yang nyangkut keluarga reka, pertemanan reka masih tetap erat.
Kemudian, Jack dan Ivan bersepakat akan nyatukan keluarga reka. Harapan reka adalah keluarga reka akan bersatu berkat pernikahan anak reka dan keduanya bisa njadi keluarga aristokrat terbesar yang pernah ada. Rencana sempurna ini hancur gara-gara Inggrid.
Jack adalah orang yang sangat ntingkan wajah. Tindakan Inggrid ini benar-benar nghilangkan wajahnya. Hal ini bisa mbuat hubungan keluarga Laibahas dan Alfred ncapai titik paling tegang.
"Pa, aku tidak mau nikahi orang itu." Kata Inggrid. "Papa tidak tahu bagaimana sifat anak bernama Hans itu. Dia nculikku dan hampir mperkosaku dengan tangan terikat di hotel. Kalau Ibu Ipah tidak nyelamatku tepat waktu, aku benar-benar sudah diperkosa."
"Semua itu hanya pengorbanan kecil demi tujuan yang lebih besar." Jack kemudian nyuruh Inggrid pergi.
Inggrid njadi marah, ayahnya ini benar-benar keras kepala. Ambisi dan reputasi rupakan hal paling penting bagi ayahnya itu, dia sama sekali tidak mikirkan kebahagiaannya.
Pada saat ini, tiba-tiba suara seseorang terdengar. "Nona Inggrid, semua pernikahan ini berkaitan dengan kepentingan keluarga kita. nyatukan kedua keluarga dengan pernikahan akan ndatangkan keluarga kita banyak keuntungan."
"Kenapa kebahagiaanku harus dikorbankan untuk kepentingan keluarga?" Inggrid tiba-tiba berdiri dengan wajah serius. Dia ingin mperjuangkan haknya untuk bahagia.
Ibu Ipah hanya bisa nundukan kepalanya sambil berharap yang terbaik untuk Inggrid.
"Karena kamu adalah darahku, kamu tidak akan lepas dari tanggung jawabmu sebagai anggota keluarga ini."
Pada saat ini, terdengar keributan dari luar.
"Ada apa ini?" Jack ngerutkan dahinya.
"Maaf tuan, sepertinya ada penyusup yang maksa masuk ke dalam rumah." Lapor salah satu pengawal. "Kami sedang mbereskannya."
Jack hanya ngangguk dan tidak peduli. Bagaimanapun juga, keempat pembunuh andalannya semua ada di rumahnya hari ini. Musuh seperti apa pun tidak akan bisa berkutik.
"Tangkap orang itu, aku ingin lihat siapa yang berani nyerang kita di siang buta begini."
"Baik tuan." Pengawal itu lalu keluar dari ruangan.
Jack kembali natap putrinya dan berkata dengan nada dingin. "Aku tidak peduli dengan omong kosong yang kau katakan tadi. Sebentar lagi akan ada orang yang nyiapkanmu untuk nikah setelah itu kita akan pergi ke rumah keluarga Alfred dan resmikan pernikahanmu hari ini juga."
Inggrid hanya nundukan kepalanya, dia sama sekali tidak mbalas. Di dalam benaknya hanya ada Randika dan senyumannya itu. Samar-samar dia masih bisa ndengar Randika manggilnya dengan sebutan sayang sambil luk dirinya.
Selamat tinggal suamiku, aku benar-benar ncintaimu.
Inggrid benar-benar patah hati. Sekarang dia akan njalani hidup sebagai alat keluarganya dan nikah dengan anak dari keluarga Alfred.
Ibu Ipah tidak miliki kata-kata yang bisa nghibur nona mudanya yang sudah dia anggap anak itu. Semua kejadian ini terjadi begitu tiba-tiba. skipun nona mudanya sudah tahu hari ini akan datang, perasaan sedih dan penderitaan ini tetap mbuat nonanya sengsara.
Ketika rapat keluarga ini mau selesai, keributan di luar sama sekali tidak reda. Justru, teriakan minta tolong dan orang kesakitan terus terdengar.
"Kenapa reka ngurus penyusup saja lama." Jack ngerutkan dahinya. "Ros, cepat turun dan tangkap orang itu."
"Baik." Rosidi, pengawal paling setia, segera turun dan riksa keributan.
Bersama dengan bawahannya, Rosidi terkejut bukan main lihat pembunuh andalan keluarga Laibahas tergeletak di tanah dan satu sedang lari dari kejaran. Ketika dia natap tatapan dingin Randika, mau tidak mau pengawal ini rinding.
lihat orang ini bagaikan berada di kutub utara!
lihat penyusup ini berjalan ndekatinya, tanpa sadar Rosidi ngambil langkah mundur.
lihat atasannya langkah mundur, para bawahannya juga tidak berani pasang badan. Orang terkuat reka saja tidak berdaya lawan penyusup ini, apalagi reka? skipun gaji reka besar, kehilangan nyawa adalah perkara lain.
Randika semakin ndekati gedung tempat Inggrid berada, tidak ada orang yang berani lagi nghalangi dirinya. Semua akan minggir ataupun berjalan mundur.
Keributan di luar sama sekali tidak reda. Jack dan anggota keluarga lainnya malah rasa suara ribut itu ndatangi ruangan reka. Semuanya saling bertatap-tatapan. Tiba-tiba, reka nyadari bahwa Rosidi dan bawahannya justru lari masuk ke dalam gedung. Kenapa reka malah kabur?
Beberapa orang mulai jadi panik, Jack dan anggota inti lainnya sudah bersiap lari. Namun, sosok Randika sudah nampak di hadapan reka.
"Siapa kamu?" Jack dan lainnya njadi tegang. Ketika Ibu Ipah lihat Randika, dia terkejut bukan main.
"Nona lihat! Pangeranmu telah datang." Ibu Ipah berbisik di telinga Inggrid sambil tersenyum.
Inggrid, yang sudah putus asa, langsung ngangkat kepalanya ketika ndengar itu. Kemudian dia lihat sosok Randika dikepung oleh beberapa orang. Inggrid hanya bisa longo dan terdiam.
Apakah dia sedepresi itu hingga berhalusinasi?
Hati Inggrid ngepal, kenapa halusinasinya ini terlihat nyata?
Ketika Randika berhasil nemukan Inggrid, ekspresi dinginnya segera berubah njadi senyuman.
lihat senyuman Randika itu, Inggrid seperti lihat matahari. Hatinya yang gelap itu segera bersinar kembali dan njadi cerah.
Randika datang nyelematkan dirinya! Tetapi kenapa dia bisa tahu kalau dirinya ada di sini?
Inggrid kemudian berdiri dan nghampirinya.
"Kenapa kamu datang ke sini?" Tanya Inggrid dengan wajah serius.
Inggrid yang tiba-tiba pasang badan begini mbuat semua orang terkejut. Dia kenal sama penyusup ini?
"Aku datang untuk mbawamu kembali." Randika tersenyum dan berjalan nghampiri Inggrid, dia tidak peduli tatapan semua orang. Di matanya sekarang, hanya sosok Inggrid yang terlihat.
"Ipah!" Jack naik pitam, dia langsung noleh ke Ibu Ipah. Pasti pelayannya ini tahu sesuatu.
Semuanya natap diam ke arah kedua orang tersebut. Namun ketika Inggrid ndengar kata-kata Randika, hatinya njadi lembut dan wajahnya penuh dengan senyuman.
Pangerannya telah datang untuk nyelamatkan dirinya. Di dunia ini hanya Randika yang bersedia berdiri di sampingnya.
Ketika orang rela ngarungi 7 lautan dan manjat gunung untukmu dan lewati semua bahaya demi dirimu, terlebih dia telah ngisi hati dinginmu itu dengan kehangatan, siapa yang dapat nolaknya?
Sejak pertama kali bertemu, pria ini terus mberi warna di hidupnya yang serba putih. Bersamanya Inggrid Elina bersedia nghabiskan hidupnya hingga akhir nanti.
Reviews
All reviews (0)