Sentara itu, di sebuah kota yang berukuran sangat besar.
Di kota itu terlihat ada banyak sekali Demi-Human. Tidak hanya Demi-Human aja, tetapi ada juga ras lain seperti manusia, elf dan dwarf di kota itu. Namun kebanyakan ras lain yang berada di kota itu rupakan seorang budak. Hanya sedikit dari reka yang bukan seorang budak. Sentara untuk Demi-Human, terlihat ada sebagian kecil dari reka yang njadi budak. lihatnya adanya banyak Demi-Human di kota itu, kota itu sepertinya rupakan kota yang berada di wilayah kerajaan Demi-Human, Sedona.
Di kota itu terlihat ada sebuah stadion yang berukuran sangat besar. Di dalam stadion itu terdengar suara dari seorang kontator. Saking kerasnya suara kontator itu, suara itu sampai terdengar hingga ke luar stadion.
"Sekarang, mari kita mulai pertarungannya!," ucap kontator itu.
Dari suara kontator itu, sepertinya ada sebuah pertarungan yang terjadi di dalam stadion itu. Setelah suara kontator itu terdengar, kini giliran suara riuh dari orang-orang yang berada di dalam stadion itu yang terdengar. Orang-orang yang berada di dalam stadion itu terdengar seperti sedang bersorak dan nyemangati orang yang sedang bertarung di dalam stadion itu.
Sentara itu, di bagian luar dari stadion itu, terlihat ada seseorang yang ngenakan jubah yang sedang berdiri di depan sebuah papan pengumuman. Sosok yang sedang ngenakan jubah itu adalah seorang Demi-Human. Dia adalah Feline, seorang Demi-Human kucing berekor 2 yang rupakan salah satu komandan dari Engill Forstorelse. Feline makai jubah yang nutupi wajahnya sekaligus ekornya. Jadi orang lain yang berada di tempat itu tidak akan ngenalinya. Feline saat ini sedang lihat papan pengumuman yang sedang nampilkan sebuah sketsa seseorang. Sketsa itu nampilkan sosok wanita Demi-Human yang nyerupai seekor kucing. Sosok Demi-Human pada sketsa buronan itu rupakan sosoknya sendiri.
"Begitu reka ngetahui kalau aku masih hidup, reka langsung njadikanku sebagai buronan ya," ucap Feline.
Ketika Feline sedang lihat papan pengumuman itu, tiba-tiba dia ndengar suara keributan yang berada di belakangnya. Dia pun langsung noleh ke belakang untuk lihat keributan apa yang terjadi di belakangnya. Ketika dia sudah lihat ke belakang, dia lihat 3 orang Demi-Human pria yang terdiri dari Demi-Human anjing, Demi-Human serigala dan Demi-Human panda yang sedang ras seorang bocah laki-laki Demi-Human yang miliki tanduk seperti tanduk rusa.
"Berikan uangmu kepada kami!," ucap Demi-Human anjing.
"Tidak!, uang ini untuk ibuku!. Aku tidak akan mberikannya," ucap Demi-Human rusa.
"Kau tidak boleh nolak perintah kami. Seharusnya kamu sudah tahu aturan di kerajaan ini. Orang lemah di kerajaan ini tidak boleh nolak perintah orang yang lebih kuat. Jadi sekarang serahkan uangmu!," ucap Demi-Human serigala.
Setelah itu, Demi-Human serigala itu langsung nendang Demi-Human rusa itu hingga terpental dan terbaring di jalan. Uang yang dipertahankan oleh Demi-Human rusa itu pun langsung terjatuh ke jalan. Demi-Human rusa itu yang kini sedang terbaring di jalan pun langsung berteriak kesakitan setelah ditendang oleh Demi-Human serigala.
"Arrghhhhhh,"
Sentara itu, ketiga Demi-Human yang ras Demi-Human rusa itu kemudian langsung ngambil uang milik Demi-Human rusa itu yang terjatuh di jalan.
"Jika saja kamu langsung mberikan uang ini kepada kami, kami tidak akan lakukan kekerasan kepadamu," ucap Demi-Human panda.
Demi-Human rusa yang sedang terbaring di jalan sambil ngerang kesakitan itu terlihat berusaha untuk bangkit kembali.
"Kembalikan.....uang itu," ucap Demi-Human rusa itu sambil ncoba berusaha untuk bangkit.
Tetapi beberapa kali Demi-Human itu berusaha untuk bangkit, Demi-Human itu tetap tidak bisa untuk bangkit. lihat Demi-Human rusa itu kesusahan untuk bangkit, ketiga Demi-Human yang rasnya pun langsung ngejeknya.
"Jika kamu mau uang ini kembali, rebutlah uang ini secara paksa dari kami," ucap Demi-Human anjing.
"Yah, itu pun kalau kamu bisa rebut uang ini dari kami secara paksa. Saat ini, untuk berdiri saja sudah sangat sulit buatmu, apalagi untuk lawan kami," ucap Demi-Human serigala.
"Hanya dengan 1 kali tendangan saja sudah mbuatmu kesakitan dan kesulitan untuk berdiri, benar-benar lemah," ucap Demi-Human panda.
Setelah itu, ketiga Demi-Human itu pun langsung nertawakan Demi-Human rusa itu.
"Ahahahahaha,"
skipun saat ini di tempat itu sedang ada banyak orang, orang-orang itu terlihat sama sekali tidak peduli dengan keributan itu. Sebagian dari reka hanya nonton dan lihat saja, sentara sisanya ketika reka tahu ada keributan di tempat itu, reka langsung ngabaikannya.
Sentara itu, setelah ditertawakan oleh ketiga Demi-Human itu, Demi-Human rusa itu terlihat mulai nangis.
"Sialan, kenapa di kerajaan ini harus diterapkan aturan seperti ini!? Apa orang-orang yang boleh tinggal di kerajaan ini hanya orang-orang kuat saja!? Apakah orang lemah tidak boleh tinggal di kerajaan ini!?," tanya Demi-Human rusa itu sambil nangis.
Ketiga Demi-Human yang lihat Demi-Human rusa itu nangis kembali nertawakannya.
"Ahahaha, lihat dia. Dia nangis," ucap Demi-Human anjing.
"nangis karena lemah, lucu sekali," ucap Demi-Human serigala.
Demi-Human rusa itu tidak nanggapi perkataan ketiga Demi-Human itu. Dia terus ngatakan sesuatu sambil nangis.
"Apakah tidak ada orang yang bisa ngubah aturan di kerajaan ini?! Apakah tidak ada orang yang bisa mbuat orang lemah bisa hidup dengan nyaman di kerajaan ini?!," tanya Demi-Human rusa itu.
Ketiga Demi-Human itu kembali tertawa setelah ndengar perkataan Demi-Human rusa itu.
"Ahahaha, lihat, sekarang dia malah berharap akan ada orang yang bisa rubah aturan di kerajaan ini," ucap Demi-Human anjing.
"mang orang lemah itu bisanya hanya berharap saja," ucap Demi-Human serigala.
"Daripada ngharapkan ada orang yang bisa rubah aturan di kerajaan ini, lebih baik kamu berharap kalau kamu bisa njadi kuat, bocah lemah," ucap Demi-Human panda.
Ketiga Demi-Human itu terus nertawakan Demi-Human rusa itu, sentara Demi-Human rusa itu terus nangis. Lalu, ketika ketiga Demi-Human itu sedang nertawakan Demi-Human rusa itu, di belakang reka tiba-tiba sudah ada Feline.
"Kalian bertiga bisanya hanya ras dan ngejek seorang bocah. Kalian bertiga lebih lemah dari bocah itu," ucap Feline.
Ketiga Demi-Human itu langsung terkejut setelah ndengar suara Feline yang tiba-tiba sudah ada di belakang reka. reka bertiga berniat untuk berbalik dan lihat Feline, tetapi belum sempat reka berbalik, Feline langsung nyerang reka. Feline langsung mukul kepala Demi-Human serigala dan Demi-Human panda dengan kedua tangannya. Demi-Human serigala dan Demi-Human panda itu pun langsung terpental nghantam bangunan setelah dipukul oleh Feline. reka berdua pun langsung tumbang seketika. Sentara Demi-Human anjing yang belum dipukul oleh Feline terlihat sangat terkejut ketika lihat kedua temannya tiba-tiba sudah terpental dan nghantam bangunan. Tidak hanya itu, Demi-Human anjing itu juga terlihat ketakutan setelah lihat Feline.
"S-siapa kau?," tanya Demi-Human anjing yang ketakutan itu.
Setelah ndengar pertanyaan Demi-Human itu, Feline lalu nghampiri Demi-Human itu dan langsung ncengkeram wajahnya. Setelah ngcengkeram wajahnya, Feline lalu ngangkat tubuh Demi-Human itu ke atas. Demi-Human itu pun ngerang kesakitan.
"Arrrghhh,"
Setelah sudah ngangkat tubuh Demi-Human itu ke atas, Feline lalu mulai njawab pertanyaan Demi-Human itu.
"Aku hanyalah seorang Demi-Human biasa," ucap Feline.
Setelah itu, Feline langsung mbanting Demi-Human itu ke jalan. Feline mbanting Demi-Human itu dengan sangat kuat sampai mbuat jalan itu hancur. Demi-Human itu pun langsung tumbang dengan luka berat di wajah dan kepalanya.
Setelah numbangkan Demi-Human itu, Feline lalu ngambil uang milik Demi-Human rusa itu dari ketiga Demi-Human yang baru saja dikalahkannya. Setelah sudah ngambil uang itu, Feline lalu nghampiri Demi-Human rusa yang masih terbaring di jalan. Feline kemudian nyembuhkan Demi-Human rusa itu dengan sihir penyembuhan miliknya. Ketika Feline sedang nyembuhkannya, Demi-Human rusa itu terlihat terkejut. Dia terkejut karena dia tidak nyangka akan ada orang lain yang nolongnya.
Lalu, tidak lama kemudian, luka di tubuh Demi-Human rusa itu pun berhasil disembuhkan. Demi-Human rusa itu yang sebelumnya hanya terbaring kini sudah bisa bangun kembali. Dia saat ini sedang duduk sambil riksa kondisi tubuhnya.
"Aku sudah bisa bergerak kembali. Tubuhku pun juga sudah tidak rasakan sakit," ucap Demi-Human rusa itu.
Demi-Human rusa itu lalu noleh dan lihat ke arah Feline.
"Terima kasih karena telah nyembuhkanku, kakak," ucap Demi-Human itu sambil nundukkan kepalanya.
Feline tidak nanggapi ucapan terima kasih yang diucapkan oleh Demi-Human itu. ski begitu, Feline terlihat tersenyum setelah ndengar perkataan Demi-Human itu. Setelah itu, Feline mberikan uang milik Demi-Human rusa itu yang sebelumnya diambil oleh ketiga Demi-Human.
"Ini uang milikmu," ucap Feline.
Demi-Human rusa itu pun nerima uang dari Feline itu. Kemudian, dia kembali ngucapkan terima kasih kepada Feline.
"Terima kasih, kakak. Tidak hanya nyembuhkanku, kakak juga telah ngembalikan uang milikku. Sekali lagi, aku benar-benar berterima kasih, kakak," ucap Demi-Human rusa itu.
Feline lagi-lagi tidak nanggapi ucapan terima kasih Demi-Human. Dia kemudian langsung langkah pergi ninggalkan tempat itu. lihat Feline yang langkah pergi dari tempat itu, Demi-Human rusa itu tiba-tiba berteriak manggil Feline.
"Kakak!!! Kakak sebenarnya siapa? Kenapa kakak mbantuku?," tanya Demi-Human rusa itu sambil berteriak.
Feline yang ndengar teriakan dari Demi-Human rusa itu lalu berbalik. Dia kemudian langsung njawab perkataan Demi-Human itu.
"Aku hanyalah seorang Demi-Human biasa. Itu saja yang bisa aku jawab," ucap Feline.
Setelah ngatakan itu, Feline kembali lanjutkan langkahnya untuk ninggalkan tempat itu, sentara Demi-Human rusa itu hanya terdiam setelah ndengar perkataan Feline.
Setelah berjalan ninggalkan tempat itu, Feline tiba-tiba mulai berlari untuk segera pergi ninggalkan tempat itu. ski saat ini dia sudah njauh dari tempat Demi-Human rusa tadi, dia terus berlari tanpa berhenti. Ketika sedang berlari, tiba-tiba di sampingnya muncul seseorang yang ikut berlari bersamanya. Orang itu ngenakan jubah yang sama dengan Feline. Orang itu adalah Ariu, seorang Demi-Human beruang yang rupakan salah satu komandan dari Engill Forstorelse.
"Saya tahu kalau anda rasa kesal, tetapi setidaknya tolong jangan mbuat kekacauan, nona. Kekacauan yang anda buat barusan narik perhatian para prajurit Demi-Human. Apalagi saat ini sedang berlangsung turnan ’Sterkste Vegter’ di kota ini, P
pengawasan dan penjagaan di kota ini pastinya akan semakin ketat," ucap Ariu.
"Aku minta maaf, aku tidak bisa nahan diri setelah lihat perbuatan ketiga Demi-Human itu. Aku bisa saja ngalahkan reka tanpa mbuat bangunan atau jalanan yang ada di tempat itu njadi hancur, tetapi aku benar-benar tidak bisa nahan diri dan malah lakukan hal itu," ucap Feline.
"Sudahlah, nona. Sekarang lebih baik kita segera pergi dari kota ini. Jangan sampai kita dikejar dan ditangkap oleh para prajurit Demi-Human," ucap Ariu.
"Iya," ucap Feline.
Kemudian, reka berdua pun terus berlari untuk ninggalkan kota itu. Namun, ketika reka sedang berlari, ada seseorang yang lesat dengan sangat cepat ke arah Ariu. Ariu dan Feline terlihat sangat terkejut ketika lihat orang yang lesat dengan sangat cepat itu tiba-tiba sudah berada di dekat reka. Orang itu kemudian langsung nendang Ariu hingga terpental dan nghantam beberapa bangunan yang ada di sampingnya.
*BUMMM *BUMMM *BUMMM
Feline yang lihat Ariu tiba-tiba sudah terpental dan nghantam beberapa bangunan itu langsung nghentikan larinya dan manggil nama Ariu.
"Ariu!!," ucap Feline.
Ariu sama sekali tidak respon atau nanggapi panggilan Feline itu. Sentara itu, setelah nendang Ariu, orang yang nendang Ariu itu kemudian langsung berhenti lesat dan kini dia sedang berdiri di jalan yang sama dengan jalan tempat Feline berada.
"Jadi kalian yang sudah mbuat keributan di dekat stadion. Bangunan dan jalanan yang ada di tempat itu jadi hancur gara-gara kalian. Kalian harus ngganti kerusakan di tempat itu," ucap orang itu.
Orang yang baru saja nendang Ariu itu adalah seorang Demi-Human pria yang miliki telinga dan ekor seperti cheetah. Demi-Human itu terlihat ngenakan sebuah seragam prajurit dilengkapi dengan sebuah jubah yang dipakai di luar seragam itu. Selain itu, Demi-Human itu terlihat miliki 2 buah pedang yang saat ini sedang ditaruh di punggungnya.
Setelah ndengar suara Demi-Human itu, Feline yang awalnya sedang lihat ke arah tempat Ariu terpental kemudian noleh ke arah Demi-Human itu. Setelah lihat ke arah Demi-Human itu, Feline pun langsung terkejut.
"Kau..., kenapa kau ada disini?!," tanya Feline.
Tidak hanya Feline saja yang terkejut, orang-orang yang ada di sekitar tempat itu pun juga terkejut ketika lihat ke arah orang itu.
"Tuan Acynox!?," ucap Demi-Human A.
"Kenapa salah satu dari ’Beast Knight Commanders’ ada disini!?," tanya Demi-Human B.
Nama Demi-Human cheetah itu adalah Acynox. Dia rupakan salah satu dari ’Beast Knight Commanders’ yang rupakan komandan prajurit kerajaan Sedona.
Setelah ndengar pertanyaan dari Demi-Human itu, Acynox lalu langsung njawabnya.
"Kenapa kamu masih nanyakan hal itu? Yang Mulia mberikanku tugas untuk njaga beberapa wilayah di kerajaan ini, kota ini rupakan salah satu wilayah yang harus aku jaga. Jadi ini adalah hal yang wajar kalau aku muncul disini," ucap Acynox.
Setelah ndengar jawaban dari Acynox, Demi-Human itu lalu mulai berbicara lagi.
"Tidak, bukan itu maksud saya, tuan. Maksud saya, kenapa anda sampai repot-repot ada disini untuk ngejar reka yang baru saja telah mbuat kekacauan? Padahal anda bisa saja rintahkan para prajurit bawahan anda untuk ngejar reka," ucap Demi-Human B.
"Kebetulan aku sedang berada di dekat tempat kekacauan itu, jadi aku mutuskan untuk ngejar reka sendiri," ucap Acynox.
"Begitu ya," ucap Demi-Human B.
Setelah itu, Demi-Human itu pun berhenti berbicara. Sentara Acynox kini terlihat sedang natap tajam ke arah Feline.
"Lebih baik kamu lepaskan jubahmu itu karena aku sudah tahu siapa kamu sebenarnya," ucap Acynox.
Feline terlihat terkejut setelah ndengar perkataan Acynox.
"Aku awalnya tidak tahu siapa kamu karena kamu makai jubah untuk nutupi identitasmu. Tetapi setelah ndengar suaramu yang sangat familiar barusan, aku jadi tahu siapa kamu. Suaramu mirip dengan suara mantan putri Duke Fallas. Kamu itu putri Feline kan? Ah karena saat ini kamu sudah bukan seorang putri, apa lebih baik aku manggilmu dengan ’Feline’ saja?," tanya Acynox.
Feline kembali terkejut setelah ndengar perkataan Acynox. Tidak hanya Feline saja, orang-orang yang berada di sekitar reka juga terkejut.
"Putri Feline?," tanya Demi-Human A.
"Bukankah dia saat ini rupakan buronan yang sketsa wajahnya ditempel di papan pengumuman? Tidak hanya itu saja, sketsa wajahnya itu juga disebar di seluruh kerajaan ini," ucap Demi-Human B.
"Putri dari Duke Fallas. Bukankah Duke Fallas rupakan orang yang berusaha ngkudeta Yang Mulia?, tanya Demi-Human C.
Situasi di tempat itu pun ndadak njadi heboh setelah Acynox nyebut nama Feline. Sentara itu, Feline yang sebelumnya terkejut kini terlihat cemas.
Kemudian, setelah nyebut nama Feline, Acynox kembali ngatakan sesuatu.
"Bukankah kamu seharusnya sudah pergi dari kerajaan ini? Kenapa buronan sepertimu mutuskan untuk kembali ke kerajaan ini? Apa kamu ingin lakukan sesuatu di kerajaan ini?," tanya Acynox.
Feline pun terdiam sesaat. Tidak lama kemudian, dia tiba-tiba langsung lepas jubahnya. Setelah dia lepas jubahnya, wujud Demi-Humannya yang miliki ekor 2 pun jadi terlihat jelas dan itu mbuat semua orang yang ada di sekitar itu kembali njadi heboh.
"Ternyata benar, dia adalah putri Feline," ucap Demi-Human A.
"Dia adalah buronan yang dicari oleh Yang Mulia," ucap Demi-Human B.
Setelah lepas jubahnya, Feline lalu mulai njawab pertanyaan Acynox.
"Kamu benar. Alasan kenapa aku mutuskan untuk kembali ke kerajaan ini karena ada yang ingin aku lakukan di kerajaan ini. Aku ingin mbunuh pelaku yang telah nuduh keluargaku dalam lakukan kudeta terhadap ’Beast King’. Selain itu, aku juga harus nyelesaikan tugas yang diberikan kepadaku di kerajaan ini, yaitu untuk mbunuh ’Beast King’ dan para keturunannya," ucap Feline.
Setelah ndengar perkataan Feline, Acynox pun langsung nanggapinya.
"Begitu ya, jadi kamu ingin mbunuh Yang Mulia dan para keturunannya. Sebagai bawahan Yang Mulia, apa kamu pikir aku akan mbiarkannya?," tanya Acynox.
Setelah ngatakan itu, Acynox lalu ngambil 2 buah pedang yang ada di punggungnya. Kemudian, Acynox pun langsung bersiap untuk lakukan serangan dengan nggunakan 2 pedangnya itu. Ketika lihat Acynox yang bersiap untuk lakukan serangan, Feline pun juga langsung bersiap untuk nyerang.
"Jika kamu ingin nghalangiku, maka aku juga akan nyingkirkanmu, Acynox," ucap Feline.
"Coba saja jika kamu bisa, Feline," ucap Acynox.
Setelah itu, Feline dan Acynox pun sama-sama lesat dengan sangat cepat. reka kemudian saling nyerang satu sama lain. Feline nyerang dengan nggunakan pukulannya, sentara Acynox nyerang dengan kedua pedangnya. Serangan yang reka lakukan itu kemudian beradu dan nimbulkan suara benturan yang cukup besar.
-
Sentara itu, di sebuah gua yang berada di pegunungan Orokho.
Terlihat seorang wanita yang miliki sepasang tanduk dan ekor seperti naga sedang tertidur sambil duduk di sebuah kursi yang terlihat seperti singgasana yang ada di gua itu. Di depan wanita itu, terlihat ada banyak sekali naga berukuran besar yang terbuat dari es. Jumlahnya sekitar 100 ekor naga es. Sentara di belakang singgasana yang diduduki oleh wanita itu, terlihat ada 5 ekor naga es yang berukuran sangat besar. Ukuran naga es itu lebih besar dari 100 ekor naga es yang ada di depannya.
Lalu, ketika wanita itu sedang tertidur, wanita itu tiba-tiba terbangun. Ketika wanita itu terbangun, bola matanya yang berwarna biru es dan pupil matanya yang berbentuk seperti pupil reptil pun dapat terlihat jelas. Setelah wanita itu tiba-tiba terbangun, wanita itu lalu mulai ngatakan sesuatu.
"Lagi-lagi kekuatan sihir ini. Awalnya skipun aku rasakan kekuatan sihir ini, aku tidak mperdulikannya karena orang yang ngeluarkan kekuatan sihir ini tidak berada di wilayah pegunungan ini. Tetapi karena orang ini terus ngeluarkan kekuatan sihir ini setiap hari, hal ini mbuatku terganggu. Aku jadi tidak bisa beristirahat dengan tenang,"
"Sebenarnya, siapa yang telah ngeluarkan kekuatan sihir kegelapan dan sihir cahaya di dekat wilayah pegunungan ini? Untuk orang yang ngeluarkan sihir cahaya itu, apakah dia adalah ras Malaikat? Apakah dia sedang ncari ’orang itu’ disini? Lalu untuk orang yang ngeluarkan sihir kegelapan, apakah dia rupakan rekan dari ’orang itu’?," pikir wanita itu.
Setelah mikirkan hal itu, wanita itu lalu ngatakan sesuatu kepada 5 ekor naga berukuran sangat besar yang berada di belakangnya.
"Hei kalian, dua di antara kalian segera pergi ke tempat orang yang ngeluarkan kekuatan sihir ini. Jika kalian nemukan orang yang ngeluarkan sihir ini, segera bunuh orang itu karena orang itu terus ngganggu waktu istirahatku," ucap wanita itu.
Setelah itu, 2 di antara 5 ekor naga es berukuran sangat besar itu langsung terbang ninggalkan tempat itu. Setelah 2 ekor naga es itu telah pergi ninggalkan orang itu, wanita itu lalu kembali jamkan kedua matanya.
"Aku harap reka berdua bisa segera mbunuh orang yang ngeluarkan kekuatan sihir ini agar aku bisa istirahat dengan tenang. Saat ini, aku sedikit kelelahan setelah bertarung nghadapi ’orang itu’. Aku tidak nyangka orang seperti dia bisa berada disini," ucap wanita itu.
Setelah ngatakan itu, wanita itu mulai mbuka kedua matanya kembali. Wanita itu lalu lihat ke bagian pojok dari gua tempat dia berada saat ini. Di bagian pojok gua itu, terlihat ada sebuah bongkahan es berukuran besar. Di dalam bongkahan es itu, ada sosok seorang wanita yang sedang tertidur atau mungkin lebih tepatnya tidak sadarkan diri. Wanita itu tidak sadarkan diri dengan kondisi tubuh yang dipenuhi oleh banyak luka. Wanita itu miliki rambut panjang berwarna silver dan juga miliki telinga yang runcing tetapi tidak panjang seperti elf. Selain itu, skipun wanita itu tertidur dengan nutup mulutnya, ada 2 buah gigi taring miliknya yang terlihat sedikit keluar dari mulutnya itu.
Wanita bertanduk dan berekor seperti naga itu saat ini terus lihat ke arah wanita yang tidak sadarkan diri dalam bongkahan es itu.
"Aku tidak nyangka ras vampire sepertimu bisa berada di benua utara ini," ucap wanita itu.
~Arc Pegunungan Orokho pun dimulai~
-Bersambung
-
-
-
-
-
Note dari Author :
Halo para pembaca Peace Hunter.
Akhirnya novel Peace Hunter kini mulai masuki Arc baru yaitu Arc pegunungan Orokho. Tetapi skipun sudah masuki Arc baru, ada sebuah pengumuman yang tidak ngenakkan yang harus saya sampaikan kepada kalian. Pengumuman yang harus saya sampaikan ini adalah tentang rencana hiatus novel Peace Hunter. Saya berencana untuk hiatus dalam mbuat novel Peace Hunter selama beberapa bulan. Alasannya karena saat ini saya sedang jenuh dalam mbuat novel Peace Hunter. Bukan jenuh karena tidak miliki jalan cerita lagi, saya hanya sekedar jenuh untuk mbuatnya saja. Kalau soal jalan cerita, saya sudah miliki jalan cerita untuk Arc Pegunungan Orokho. Tidak hanya pegunungan Orokho saja, saya juga sudah miliki jalan cerita untuk Arc-Arc selanjutnya. Saya sudah miliki gambaran besar tentang keseluruhan cerita novel Peace Hunter.
Alasan lain kenapa saya ingin hiatus dalam nulis novel Peace Hunter mungkin karena saat ini novel Peace Hunter masih kurang peminat. Pendapatan yang saya dapatkan dari nulis novel ini pun jadi sedikit karena kurangnya peminat. Oleh karena itu, saya mutuskan untuk hiatus dalam nulis novel Peace Hunter.
Saat saya sedang hiatus dalam nulis novel Peace Hunter, saya berniat untuk mbuat novel baru dengan genre yang berbeda. Novel baru yang akan saya buat ini bukanlah sebuah novel panjang. Novel ini hanyalah sebuah novel pendek yang berisi mungkin tidak lebih dari 100 Chapter. Ketika saya mbuat novel baru ini, saya berharap novel ini akan miliki banyak peminat. Ketika novel ini sudah miliki banyak peminat, saya berharap peminat dari novel ini juga mbaca novel Peace Hunter. Bisa dibilang, alasan saya mbuat novel baru ini adalah untuk nambah peminat dari novel Peace Hunter.
Jadi untuk sekarang, saya akan fokus dalam mbuat novel baru ini. Setelah novel baru ini telah selesai, saya akan kembali lanjutkan novel Peace Hunter untuk Arc Pegunungan Orokho.
-
Itu saja pengumuman yang ingin saya sampaikan. Saya sebagai author dari novel Peace Hunter ingin minta maaf atas pengumuman yang tidak ngenakkan ini. Saya benar-benar minta maaf karena saya tahu para pembaca pasti selalu nantikan kelanjutan cerita dari novel Peace Hunter. Sekali lagi, saya minta maaf atas pengumuman hiatus ini.
Sebelum ngakhiri pesan ini, saya ingin mberitahukan kalau saya miliki akun Trakteer. Alasan saya mberitahu kalau saya miliki akun Trakteer karena mungkin ada pembaca yang ingin mberikan dukungan atau donasi kepada saya. Di platform ini, saya sama sekali tidak ndapatkan pendapatan karena kontrak saya untuk novel ini tidak diterima di platform ini. Oleh karena itu, tidak ada hab berbayar pada novel ini, semuanya adalah bab gratis.
Bagi pembaca yang ingin mberikan dukungan atau donasi lewat Trakteer, kalian bisa copy link akun Trakteer saya ini, strakteer.id/rizdhan.
Dukungan berapapun yang kalian berikan akan sangat berguna bagi saya. Saya ucapkan terima kasih kepada kalian yang terus ndukung saya hingga saat ini.
Itu saja yang ingin saya sampaikan kepada kalian. Terima kasih atas perhatian kalian semua. Sebagai bagian penutup dari pesan ini, saya akan mberikan bocoran atau spoiler percakapan yang terjadi di Arc Pegunungan Orokho. Bagi kalian yang tidak nyukai spoiler, bisa diskip bagian ini.
-
-
-
-
-
~Spoiler Arc Pegunungan Orokho~
"Apa yang sebenarnya terjadi? Kedua naga es yang baru aku kirim tiba-tiba sudah dikalahkan?,"
-
"Rid, aku berencana untuk kembali lakukan ekspedisi di pegunungan Orokho. Sebelum kamu mulai perjalananmu untuk wujudkan impianmu, aku minta tolong kepadamu untuk ikut dalam ekspedisi kali ini,"
-
"Ayahanda, ibunda, aku juga akan ikut dalam ekspedisi ke pegunungan Orokho. Aku akan ngalahkan makhluk yang telah ngalahkan ibunda sebelumnya sekaligus yang telah mbuat iklim di pegunungan itu serta di wilayah San Lucia njadi dingin. Aku pasti akan ngalahkan makhluk itu dan mbuat iklim di wilayah San Lucia kembali seperti semula karena itu rupakan impianku,"
-
"Aku terkesan dengan impianmu itu, Irene. Tetapi makhluk yang ada di pegunungan Orokho itu bukan makhluk yang bisa dikalahkan dengan mudah. Makhluk itu adalah monster yang bisa ngendalikan wilayah pegunungan Orokho sesuka hatinya,"
-
"Setelah kita semua berhasil ngalahkan makhluk itu, aku berjanji akan ngizinkanmu untuk pergi bersama Rid dalam wujudkan impiannya,"
-
"Tidak, ibunda. skipun kita berhasil ngalahkan makhluk itu, tetapi jika aku masih belum bisa ngalahkanmu, maka aku tidak bisa pergi. Sesuai syarat yang kita sepakati sebelumnya ibunda, aku baru bisa pergi setelah aku berhasil ngalahkanmu. Jadi aku akan ngalahkanmu terlebih dahulu sebelum aku pergi bersama Rid,"
-
"Tuan Louis, aku akan mberikan bantuan kepada anda yang ingin lakukan ekspedisi ke pegunungan Orokho. Aku akan ngutus beberapa prajuritku untuk ikut dalam ekspedisi itu. Selain itu, aku akan ngizinkan Asier dan juga Ivana untuk ikut dalam ekspedisi itu,"
-
"Untuk apa kamu datang kemari, Undine?,"
-
"Sudah lama ya kita tidak bertemu, .... . Aku datang kemari untuk ngundangmu bergabung ke dalam organisasiku,"
-
"Jika kamu ingin aku bergabung, kamu harus ngalahkanku dulu, Undine,"
-
"Tuan Duke sepertinya berniat untuk njadikan ekspedisi ini sebagai ekspedisi terakhir. Banyak sekali prajurit yang ikut dalam ekspedisi kali ini. Selain itu, dalam ekspedisi kali ini juga banyak orang kuat yang ikut. Rid, putri Irene, nona Nadine, komandan Mina, komandan Asier, komandan Ivana, nona Duchess dan bahkan tuan Duke sendiri juga mutuskan ikut dalam ekspedisi kali ini. Tidak hanya reka saja, beberapa anggota keluarga San Lucia juga ikut dalam ekspedisi kali ini,"
"Banyaknya orang yang ikut mbuat ekspedisi kali ini tidak seperti ekspedisi pada umumnya. Daripada sebuah ekspedisi, ini lebih tepat disebut sebagai perang,"
-
"Kita mang ingin pergi berperang, yaitu berperang dengan makhluk penghuni pegunungan Orokho yang diceritakan oleh nona Duchess,"
-
"Dengan orang sebanyak ini, makhluk penghuni pegunungan Orokho itu pasti akan dapat dikalahkan kali ini,"
-
"Ayo kita berangkat!,"
-
"Jadi ini Pegunungan Orokho,"
-
"Suhu di tempat ini benar-benar sangat dingin, bahkan lebih dingin dari suhu di Kota San Lucia,"
-
"Aku akan nghangatkan kalian semua,"
~Fire Magic : Calefaciens Ignis~
-
"Apa-apaan sihirnya itu? Hanya dengan 1 sihir api sudah bisa nghangatkan semua orang yang ikut dalam ekspedisi ini,"
-
"Ada monster yang datang, bersiaplah untuk nyerang!,"
-
"Aku rasakan ada banyak orang yang datang ke pegunungan ini. Di antara banyak orang itu, aku rasakan sosok yang familiar. Kalian semua, pergi dan urus orang-orang itu,"
-
"Makhluk yang terbang itu, bukankah itu naga? Selain itu, jumlahnya ada banyak sekali,"
-
"Semuanya tetap tenang. Para naga itu bukanlah naga sungguhan, reka hanyalah naga yang terbuat dari es. Sekarang lebih baik kita segera nghancurkan para naga es itu. Makhluk itu pasti akan muncul setelah kita nghancurkan para naga es itu,"
-
~San Lucia Art Secret Technique : Freezing Air Slash - Absolut Frysning~
-
~Ice Magic : Rain of Snowflakes~
~San Lucia Art Secret Technique : Rain of Snowflakes - Death Slash~
-
~San Lucia Art Secret Technique : Frozen Flower Petals - Estirmina~
-
~San Lucia Art Secret Technique : Rain of Snow Petals - Disorder~
-
~Secret Sword Art - Dragon Slayer Technique : Full Moon Slash~
-
"Apa-apaan reka itu!? reka dapat ngalahkan para naga es itu dengan mudah,"
-
"reka semua benar-benar kuat, terlebih Rid Archie. Bisa-bisanya dia ngalahkan para naga es itu dengan mudahnya. Sejauh ini, dia yang paling banyak ngalahkan para naga es itu,"
-
"Hati-hati, ada 3 ekor naga es lagi yang sedang terbang kemari,"
-
"Apa-apaan naga es itu!? Naga es itu miliki ukuran yang sangat besar daripada naga es yang sebelumnya,"
-
"Hati-hati terhadap semburan es yang dikeluarkan oleh naga es itu. Jika kalian terkena semburan es itu, kalian akan langsung mbeku,"
-
"Bersiap untuk nyerang ketiga naga es itu!!,"
-
~Lightning Sword Art : Lightning Speed - Dragon Slayer Slash~
-
"Dia ngalahkan ketiga naga es yang berukuran sangat besar itu hanya dengan 1 serangan!?,"
-
"Aku minta maaf karena tiba-tiba langsung ngalahkan ketiga naga es itu sekaligus. Aku rasakan adanya bahaya terhadap ketiga naga es itu jadi aku mutuskan untuk langsung ngalahkan reka,"
-
"Rid, berkat latihannya selama setahun ini, dia benar-benar njadi sangat kuat,"
-
"Jadi sosok familiar yang aku rasakan adalah kamu ya, wanita berambut putih. Jadi kamu berhasil selamat saat itu,"
-
"Kau...!?,"
-
"Pria itu, wajahnya terasa familiar. Entah kenapa aku seperti pernah bertemu dengannya,"
-
"Wanita itu adalah makhluk yang sebelumnya telah ngalahkanku dan nghabisi anggota ekspedisi sebelumnya. Kalian semua waspadalah, wanita itu adalah monster,"
-
"Aku akan nghabisi kalian semua disini,"
-
"Apa-apaan manusia itu!? Dia sangat cepat sekali,"
-
~Fla Sword Art : Great Fla Slash~
-
"Api ini....api ini terasa seperti api milik Magran,"
-
"Kamu hebat juga, manusia. Aku pikir manusia yang kuat yang ada disini hanyalah reka yang berambut putih saja, tetapi ternyata aku salah. Aku bisa rasakan kalau kamu rupakan orang yang paling kuat di antara reka semua,"
-
"Apa-apaan wanita itu? Aku yakin kalau seranganku bagusan telah ngenainya. skipun tidak langsung mbunuhnya, setidaknya serangan itu berhasil lukainya. Tetapi tidak ada luka sedikitpun di tubuh wanita itu. Apa dia nggunakan sihir penyembuhan?,"
-
"Rid, apa kamu bisa nahan wanita itu selama beberapa detik? Kami akan lancarkan serangan gabungan ke arah wanita itu,"
-
"Arlet, Asier, Ivana, Irene, ayo kita lakukan,"
-
~San Lucia Art Secret Technique : Quintuplets Multiple Freezing Air Slash~
-
"Serangan gabungan yang luar biasa yang dilakukan oleh 5 orang terkuat dari keluarga San Lucia. Tubuh makhluk itu bahkan sampai hancur setelah terkena serangan gabungan itu,"
-
"Makhluk itu sudah pasti telah mati,"
-
"Apa!?,"
-
"Tubuh makhluk itu yang telah hancur tiba-tiba pulih kembali,"
-
"Sepertinya dugaanku benar. Wanita itu bukanlah seorang Naga, lainkan seorang.....,"
-
"Sejak tadi kalian terus yang lancarkan serangan kepadaku. Kini giliranku untuk lancarkan serangan kepada kalian,"
~Ice ..... Magic : Snowball Gehenna~
-
"Berhati-hatilah terhadap bola-bola salju itu. Jika bola salju itu ngenai tubuh kalian, tubuh kalian akan langsung hancur,"
-
"Aku tidak akan mbiarkanmu mbunuh reka,"
~Fire Magic : Giant Wall of Fla~
-
"Dinding apimu mungkin bisa nghalau bola-bola salju ini, tetapi dinding apimu tidak akan bisa nghalau serangan ini,"
~Ice ... Magic : Ice Thorn of Misery~
-
"Berhati-hati dengan tempat kalian berpijak!,"
-
"Apa ini!?,"
-
"Arghhhhh,"
-
"Aku tidak ingin mati, arghhhh,"
-
"Hindari duri-duri es itu jika kalian tidak ingin mati!,"
-
"Sudah cukup, aku tidak akan mbiarkanmu mbunuh lebih banyak orang lagi,"
-
"Aku akui kalau kamu itu rupakan orang yang paling kuat di antara reka. Tetapi apa kamu pikir kamu bisa ngalahkanku?,"
-
"Rid, tanganmu!?,"
-
"mbekulah, manusia,"
~Ice .... Magic : Frozen Bastille~
-
"Rid!!!!,"
-
"Sekarang adalah giliranmu, wanita berambut putih. Kali ini aku benar-benar akan mbunuhmu,"
-
"Aku tidak akan mbiarkanmu mbunuh, ibunda,"
-
"Tidak peduli seberapa kuatnya serangan kalian, serangan yang berasal dari sihir es tidak akan mpan terhadapku,"
-
"Kakak Asier!!, Kakak Ivana!!,"
-
"Bukankah aku sudah bilang kalau aku tidak akan mbiarkanmu mbunuh lebih banyak orang lagi?,"
-
"Kau!? Bukankan seluruh tubuhmu sudah aku bekukan!?,"
-
"Wanita itu benar-benar berbahaya. Kalian semua segera pergi dari pegunungan ini. Aku akan lawan wanita itu seorang diri,"
-
"Asal kalian tahu, seluruh wilayah pegunungan ini berada dalam kendaliku. Aku tidak akan mbiarkan kalian pergi dari pegunungan ini,"
-
"ski kamu bisa ngendalikan wilayah pegunungan ini sesuka hatimu, tetapi aku tahu cara kerja kekuatanmu itu. Aku tidak akan mbiarkanmu ngendalikan wilayah pegunungan ini,"
-
"Manusia sialan!,"
-
~Ice .... Magic : Great Blizzard Arrow - Frossen Ruin~
-
~Light Fire Magic : Divine Fla Burgeon~
-
"Sihir itu!? Kenapa manusia sepertimu bisa nggunakan sihir itu!?,"
-
"Karena reka semua sudah pergi, ini saatnya untuk nggunakan pedang itu,"
-
"Pedang bercahaya itu rasanya terasa familiar,"
"Selain itu, kekuatan sihir ini, jadi kaulah orang yang selama ini ngeluarkan kekuatan sihir cahaya di dekat pegunungan ini,"
-
~Light Sword Art : Divine Slash of Judgent~
-
"Aku akui kalau kamu adalah manusia terkuat dari semua manusia yang pernah aku lawan. Sepertinya sulit bagiku untuk mbunuhmu dengan cara biasa. Kalau begitu, aku akan mbunuhmu dengan seluruh kekuatanku,"
-
"Apa ini!? Tiba-tiba suhu dinginnya telah nghilang?,"
-
"Apa Rid berhasil ngalahkan makhluk itu?,"
-
"Tidak, makhluk itu masih belum dikalahkan. Lihat ke arah pegunungan Orokho!. Sihir es dalam jumlah yang sangat besar sedang berkumpul di pegunungan itu!,"
-
"Wahai seluruh es yang telah njadi sumber kekuatanku, juga sumber kehidupanku. Aku korbankan dirimu yang telah njadi sumber kekuatanku untuk ngalahkan musuhku yang teramat kuat ini,"
"mbekulah dan jadilah bagian dari es-es ini,"
~Ice ... Magic : Frost Nova~
-
"Wahai pedang cahaya, bersinarlah dengan terang,"
~Light Sword Art Secret Technique : Heavenly Slash - Sky-Shattering Light~
-
"Ah, aku akhirnya ngingat siapa pria itu,"
-
"Iblis itu, dia benar-benar kuat,"
-
"Kenapa iblis sepertimu nolong kami?,"
-
"skipun kita adalah musuh, aku tidak berniat untuk mbunuh kalian. Tidak hanya kalian, aku juga tidak berniat untuk mbunuh siapapun dalam perang ini,"
-
"Jangan percaya dengannya, Yang Mulia Ratu!. Di dunia ini, tidak ada iblis yang bisa dipercaya!,"
-
"Aku adalah seorang pangeran dari ras iblis, namaku adalah ...,"
-
"Aku sudah kehilangan sebagian besar dari kekuatanku. Kekuatanku saat ini hanya tersisa sedikit. Ini adalah kekalahanku, cepat bunuh aku,"
-
"Pangeran? Kenapa kamu bisa ada disini?,"
-
-
-
Itu saja spoiler dari Arc Pegunungan Orokho yang bisa saya beritahukan. Spoiler ini sekaligus njadi penutup dari pesan atau pemberitahuan yang sebelumnya sampaikan.
Itu saja yang ingin saya sampaikan, terima kasih atas perhatian kalian semua. Terus nantikanlah kelanjutan cerita dari novel Peace Hunter. Sampai bertemu lagi beberapa bulan ke depan.
- Rizdhan
Reviews
All reviews (0)