Pertarungan antara Duke Remy dan komandan Oliver masih berlangsung.
Duke Remy yang sebelumnya terkena serangan komandan Oliver, terlihat tidak ngalami sedikit luka pun pada tubuhnya akibat serangan itu. Bahkan armor kayu berwarna hitam yang nyelimuti tubuhnya juga tidak rusak sedikitpun setelah terkena serangan itu. Saat ini, Duke Remy sedang nyerang komandan Oliver dengan nggunakan kedua tangannya yang manjang. Kedua tangan itu lesat dengan cepat ke arah komandan Oliver. Tetapi komandan Oliver dapat dengan mudah nghindari serangan itu. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini komandan Oliver dapat nghindari serangan itu dengan sempurna tanpa tergores sedikitpun. Pergerakan komandan Oliver bertambah lebih cepat setelah seluruh tubuhnya diselimuti oleh sihir yang terlihat seperti sihir listrik.
Namun, skipun komandan Oliver berhasil nghindari serangan kedua tangan Duke Remy, kedua tangan Duke Remy terus manjang dan ngejar komandan Oliver kemana pun dia pergi.
"Kemanapun aku pergi, kedua tangan tuan Remy akan terus ngejarku. Sepertinya percuma saja aku nghindari serangan itu, lebih baik aku nebas dan motong kedua tangan tuan Remy," pikir komandan Oliver.
Kemudian, komandan Oliver yang sedang lesat untuk nghindari kedua tangan Duke Remy tiba-tiba berbalik dan lesat nuju ke arah kedua tangan Duke Remy.
~Lightning Sword Art : Lightning Speed Slash~
Komandan Oliver lesat dengan cepat ke arah kedua tangan Duke Remy dan langsung nebas kedua tangan itu dengan pedang miliknya. Kedua tangan Duke Remy pun langsung terpotong setelah terkena tebasan yang dilancarkan oleh komandan Oliver. Kedua tangan yang telah terpotong itu pun kini telah terjatuh di lantai. Sentara itu, kedua lengan Duke Remy yang telah terpotong kini mulai nyusut kembali seperti semula. Setelah kedua lengan itu telah nyusut kembali seperti semula, kedua lengan itu secara perlahan mulai pulih kembali seperti sebelumnya saat kedua lengan itu mulai terpotong. Komandan Oliver yang lihat kedua lengan itu telah pulih kembali lalu terdiam sambil mikirkan sesuatu.
"Setiap aku berhasil nebas dan motong kedua tangan tuan Remy yang manjang, kedua tangan itu kemudian akan pulih kembali. Sepertinya saat kedua tangan itu manjang, yang sebenarnya manjang bukanlah kedua tangan tuan Remy, lainkan armor kayu berwarna hitam yang nyelimuti seluruh tubuhnya itu. Karena kedua tangan tuan Remy saat ini juga diselimuti oleh armor kayu berwarna hitam, ketika kedua tangan itu manjang maka orang yang lihatnya pasti akan berpikir kalau kedua tangan tuan Remy lah yang manjang. Tetapi sebenarnya yang manjang itu adalah armor kayu yang nyelimuti kedua tangan tuan Remy, kedua tangan tuan Remy tidak manjang sama sekali. Kedua tangan tuan Remy hanya ngarahkan kemana reka akan bergerak, lalu armor kayu berwarna hitam yang nyelimuti kedua tangan itu akan bergerak dan manjang sesuai dengan yang diarahkan oleh kedua tangan tuan Remy,"
"Maka dari itu, setiap aku berhasil motong kedua tangan tuan Remy yang manjang, kedua tangan itu berhasil pulih kembali karena yang telah aku potong itu bukanlah kedua tangannya, lainkan hanya armor kayu berwarna hitam yang nyerupai tangannya. Jika aku ingin motong kedua tangan tuan Remy dan mbuatnya tidak bisa pulih kembali, sepertinya aku harus motong kedua tangan tuan Remy yang sesungguhnya. Untuk itu, aku harus ndekati tuan Remy agar bisa motong kedua tangannya yang sesungguhnya," ucap komandan Oliver.
Setelah itu, komandan Oliver lesat dengan cepat ke arah Duke Remy dan langsung nyerang Duke Remy dengan tebasan miliknya.
~Lightning Sword Art : Great Lightning Speed Slash~
Komandan Oliver lancarkan serangan itu ke arah tangan kanan Duke Remy. Tetapi Duke Remy nyadari itu dan langsung nghindari serangan komandan Oliver. Tetapi serangan yang dilancarkan oleh komandan Oliver sangat cepat sehingga Duke Remy tidak mampu nghindari serangan itu dengan sempurna. Serangan itu pun berhasil ngenai tangan kanan Duke Remy skipun tidak telak.
Duke Remy yang sebelumnya bergerak nghindari serangan komandan Oliver, kini sudah berada dalam jarak yang cukup jauh dengan komandan Oliver. Duke Remy terlihat sedang lihat ke arah komandan Oliver, bukan ke arah tangan kanannya yang sebelumnya terkena serangan komandan Oliver. Komandan Oliver pun kini juga sedang lihat ke arah Duke Remy yang berhasil nghindari serangannya. Komandan Oliver lalu lihat tangan kanan Duke Remy yang sebelumnya terkena serangan yang dia lancarkan. Tangan kanan Duke Remy terlihat tidak terluka sedikitpun, bahkan armor kayu berwarna hitam yang nyelimuti tangan kanan itu pun juga tidak ngalami kerusakan.
"Tangan kanan tuan Remy tidak terluka sama sekali. Aku pikir bagian tangan tuan Remy adalah bagian terlemah dari seluruh tubuhnya yang telah diselimuti oleh armor kayu berwarna hitam. Aku berpikir begitu karena aku berhasil nebas dan motong kedua armor kayu berwarna hitam itu ketika sedang manjang. Tetapi sepertinya pemikiranku itu salah,"
"Sepertinya armor itu njadi lebih mudah diserang atau dipotong ketika armor itu sedang manjang, tetapi ketika armor itu tidak manjang atau berubah bentuk, armor itu njadi tidak bisa diserang ataupun dihancurkan sama seperti dengan bagian yang lain," pikir komandan Oliver.
Komandan Oliver mikirkan itu sambil terdiam. lihat komandan Oliver yang terdiam, Duke Remy langsung ngatakan sesuatu kepada komandan Oliver.
"Sepertinya anda sedang mikirkan kenapa tangan kanan saya tidak terluka skipun tergores oleh serangan anda. Padahal sebelumnya anda berhasil motong kedua tangan saya yang manjang tetapi kenapa kali ini anda tidak bisa lukainya. Itu kan hal yang mbuat anda bingung ?," tanya Duke Remy.
skipun komandan Oliver sedang terdiam, dia tetap ndengarkan perkataan Duke Remy. Setelah Duke Remy selesai berbicara, komandan Oliver pun langsung nanggapi perkataan Duke Remy.
"Itu benar, saya sebelumnya mang sedang mikirkan itu. Tetapi saya sudah tahu kenapa hal itu bisa terjadi. Jadi sekarang saya sedang mikirkan hal lain," ucap komandan Oliver.
"mikirkan hal lain ? Apa anda sedang mikirkan tentang bagaimana cara nembus armor kayu berwarna hitam yang nyelimuti tubuh saya ?," tanya Duke Remy.
"Ya, saya mang sedang mikirkan itu. Saya sedang mikirkan tentang teknik dan sihir apa yang harus saya gunakan untuk nembus armor milik anda," ucap komandan Oliver.
"Semua teknik yang anda miliki tidak akan bisa nembus armor milik saya ini, tuan Oliver. Armor kayu yang saya kenakan ini sangat keras. Jika anda ingin nembus armor ini, anda bisa nggunakan tombak berwarna hitam yang tertancap di dinding itu. Tombak itu bisa nembus dan rusak armor yang saya kenakan ini karena tombak itu terbuat dari bahan yang sama dengan armor yang saya kenakan ini," ucap Duke Remy sambil ngarahkan tangannya ke tombak berwarna hitam yang sebelumnya dia lempar.
"Hmmm begitu ya, pantas saja ketika saya lemparkan tombak itu kepada anda, tombak itu berhasil nggores armor milik anda. Jadi tombak itu terbuat dari bahan yang sama dengan armor milik anda. Saya tidak nyangka kalau anda akan mberitahu cara untuk nembus dan rusak armor milik anda sendiri," ucap komandan Oliver.
"Saya mutuskan mberitahu anda untuk mpermudah anda. Yah skipun begitu, anda masih tetap tidak akan bisa ngalahkan saya," ucap Duke Remy.
"Hmmm begitu ya. Kalau begitu saya tidak akan nggunakan tombak berwarna hitam itu untuk nembus armor milik anda. Saya akan nggunakan teknik dan pedang saya sendiri untuk nembus armor milik anda. Saya akan mbuktikan kalau perkataan anda sebelumnya tentang semua teknik milik saya yang tidak mampu nembus armor milik anda itu adalah salah," ucap komandan Oliver.
"Coba saja, tuan Oliver," ucap Duke Remy.
Setelah itu, komandan Oliver bersiap untuk nyerang Duke Remy.
~Lightning Magic : Lightning Movent - Threefold~
Sihir listrik yang nyelimuti seluruh tubuh komandan Oliver terlihat berubah njadi lebih pekat daripada sebelumnya. Sihir yang nyelimuti seluruh tubuh komandan Oliver juga terlihat lebih tebal. Setelah itu, komandan Oliver langsung lesat dengan sangat cepat ke arah Duke Remy. Setelah berada dalam jarak yang sangat dekat dengan Duke Remy, komandan Oliver langsung nusuk bagian dada Duke Remy dengan pedangnya. Duke Remy sama sekali tidak bisa beraksi dengan pergerakan komandan Oliver. Bahkan ketika pedang dari komandan Oliver telah nusuk dadanya, Duke Remy masih belum bereaksi.
~Lightning Sword Art : Lightning Strike Impact~
Setelah nusuk bagian dada Duke Remy, komandan Oliver nyalurkan sihir listrik yang ada di pedangnya ke Duke Remy. Tubuh Duke Remy pun kini langsung diselimuti oleh sihir listrik yang berasal dari pedang komandan Oliver. Duke Remy baru bereaksi setelah sihir listrik itu nyelimuti dirinya. Sihir listrik yang nyelimuti tubuh Duke Remy seharusnya sedang nyengat dan nyerang tubuh Duke Remy saat ini, tetapi Duke Remy terlihat seperti tidak ngalami apa-apa.
"Sihir seperti ini tidak ada rasanya bagi saya, tuan Oliver. Bahkan tusukan pedang anda pun juga tidak ada rasa bagi tubuh saya karena pedang itu hanya nusuk armor yang nyelimuti tubuh saya dan bukan nusuk tubuh saya. Sayang sekali, tuan Oliver, teknik anda tidak bisa nembus armor milik saya," ucap Duke Remy.
"Ini masih belumlah selesai, tuan Remy," ucap komandan Oliver.
Komandan Oliver kemudian ningkatkan kekuatan sihirnya. Setelah itu, komandan Oliver terus nusuk bagian dada Duke Remy dan ngalirkan sihir listrik ke seluruh tubuh Duke Remy. Sihir listrik yang ngalir ke seluruh tubuh Duke Remy pun terlihat lebih kuat dan pekat dari pada yang sebelumnya. Duke Remy yang rasakan sihir listrik yang ngalir di tubuhnya lebih kuat dari sebelumnya rasa mulai khawatir.
"Sihir listrik ini njadi lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan aku bisa rasakan sihir listrik ini telah nyengat beberapa bagian tubuhku skipun aku saat ini telah ngenakan armor yang kuat. Sepertinya serangan ini akan sangat berbahaya untuk ke depannya, aku harus lakukan sesuatu," pikir Duke Remy.
Setelah itu, Duke Remy nggerakkan tangan kanannya dan bersiap untuk nyerang komandan Oliver yang saat ini masih nusuk dada Duke Remy dan ngalirkan sihir listrik ke tubuh Duke Remy. Komandan Oliver nyadari kalau Duke Remy bersiap untuk nyerangnya, jadi komandan Oliver langsung bersiap untuk ngakhiri serangannya itu sebelum Duke Remy nyerangnya.
"Saatnya nyelesaikan ini, tuan Remy," ucap komandan Oliver.
~Lightning Magic : Lightning Pierce~
Komandan Oliver terus ningkatkan kekuatan sihirnya untuk nusuk dada Duke Remy dengan pedangnya, tetapi dada Duke Remy tetap tidak berhasil ditusuk karena armor yang dikenakan oleh Duke Remy sangatlah kuat. Tetapi skipun pedang milik komandan Oliver tidak mampu untuk nembus armor yang dikenakan oleh Duke Remy, sihir listrik yang ngalir pada pedang itu terlihat berhasil nembus armor yang dikenakan oleh Duke Remy. Sihir listrik itu berhasil nembus armor yang dikenakan oleh Duke Remy hingga ke bagian belakang tubuhnya. Duke Remy langsung muntahkan sejumlah darah dari mulutnya setelah sihir listrik itu berhasil nembus armor miliknya dan tentu saja tubuhnya juga.
Sentara itu, komandan Oliver yang baru saja nyelesaikan serangannya, mulai mundur dan njaga jarak dengan Duke Remy. Kemudian, komandan Oliver lihat dan mperhatikan keadaan tubuh Duke Remy. Duke Remy terlihat sedang mbersihkan mulutnya yang sebelumnya muntahkan sejumlah darah. Beberapa bagian tubuh Duke Remy yang masih diselimuti oleh armor kayu berwarna hitam terlihat ngeluarkan asap berwarna hitam yang berukuran kecil. Sepertinya beberapa bagian tubuh Duke Remy telah terbakar akibat sengatan listrik yang dilancarkan komandan Oliver ke seluruh tubuh Duke Remy. Tetapi lihat asap yang keluar dari beberapa bagian tubuh Duke Remy itu hanyalah asap berukuran kecil, itu berarti bagian tubuh Duke Remy yang terbakar tidaklah parah. Lalu, pada bagian dada Duke Remy, terlihat bagian dada Duke Remy yang masih diselimuti oleh armor sudah tergores. Itu berarti serangan tusukan yang dilancarkan oleh komandan Oliver tadi berhasil nggores armor yang dikenakan oleh Duke Remy. Lalu, skipun sihir listrik yang tadi dilancarkan oleh komandan Oliver berhasil nembus bagian dada Duke Remy, sihir listrik itu tidak lubangi armor yang dikenakan oleh Duke Remy ataupun dada Duke Remy karena serangan sihir listrik itu adalah serangan non fisik.
"skipun serangan yang aku gunakan ini tidak berhasil ngalahkannya, tetapi setidaknya serangan ini berhasil lukai tubuhnya setelah berulang kali aku gagal untuk lukai tubuhnya," pikir komandan Oliver.
Sentara itu, setelah mbersihkan mulutnya dari darah yang keluar dari mulutnya itu, Duke Remy lalu lihat ke arah komandan Oliver.
"Sebuah kecerobohan bagi saya karena telah rehkan anda sebelumnya. Saya tidak nyangka kalau anda berhasil lukai saya disaat saya sedang ngenakan armor ini. Sepertinya saya harus lebih serius dalam nghadapi anda. Jika tidak, mungkin saya lah yang akan kalah," ucap Duke Remy.
Setelah itu, Duke Remy gang salah satu batang pohon berwarna hitam yang muncul di punggungnya. Kemudian, Duke Remy langsung motong dan ncabut batang pohon itu. Setelah itu, Duke Remy kembali gang batang pohon yang telah dipotong itu lalu ngarahkannya ke depan.
~Plant Magic Dark Magic : Create Magic Weapon - Dark Wood Sword~
Batang pohon yang sedang dipegang oleh Duke Remy tiba-tiba berubah njadi sebuah pedang berwarna hitam. Pedang itu terlihat sama dengan pedang yang digunakan oleh Duke Remy sebelumnya, hanya saja pedang yang dia pegang saat ini miliki warna yang berbeda dengan pedang yang digunakannya sebelumnya. Selain itu, pedang itu terlihat diselimuti oleh aura berwarna hitam seperti aura dari ~Dark Magic~. Tidak hanya pedang itu saja, seluruh tubuh Duke Remy kini juga telah diselimuti oleh aura berwarna hitam yang pekat. Kemudian, Duke Remy terlihat sedang bersiap untuk nyerang dengan nggunakan pedang itu.
"Saya tidak boleh berlama-lama disini. Saya harus segera mbunuh tuan Louis, nona Arlet dan juga Yang Mulia Ratu. Oleh karena itu, mari kita segera akhiri ini, tuan Oliver," ucap Duke Remy.
Sentara itu, komandan Oliver terlihat juga sudah bersiap untuk nyerang.
"Teknik yang saya gunakan ini juga sangat mbebani dan nguras tenaga saya. Oleh karena itu saya juga setuju dengan anda. Mari kita segera akhiri ini, tuan Remy. Saya tidak akan mbiarkan anda mbunuh tuan Louis, nona Arlet dan Yang Mulia Ratu. Saya akan ngalahkan anda," ucap komandan Oliver.
Setelah itu, komandan Oliver dan Duke Remy langsung lesat dengan sangat cepat dan masing-masing dari reka juga langsung lakukan serangan.
~Lightning Sword Art : Lightning of Judgent~
~Plant Sword Art : Mors Arbor Gladius~
Komandan Oliver dan Duke Remy saling nyerang dengan sangat cepat hingga mbuat masing-masing dari reka tanpa sadar sudah berada mbelakangi lawan reka. Duke Remy kini sudah berada di belakang komandan Oliver, dan komandan Oliver pun kini sudah berada di belakang Duke Remy. Ketika reka sedang mbelakangi lawan reka masing-masing, dari atas reka tiba-tiba ada tetesan darah yang jatuh dalam jumlah yang banyak. Tetesan darah itu berasal dari sebuah tangan kanan yang telah terpotong yang sedang layang di atas reka. Tangan kanan yang telah terpotong itu sedang gang sebuah pedang. Pada pedang yang dipegang oleh potongan tangan kanan itu ada aliran listrik yang secara perlahan mulai nghilang. Tangan kanan yang telah terpotong itu adalah tangan kanan dari komandan Oliver.
Sentara itu, komandan Oliver terlihat hanya diam saja. Tidak lama kemudian, dia mulai gangi tangan kanannya yang telah terpotong dengan tangan kirinya. Terlihat darah ngucur deras dari tangan kanannya yang telah terpotong. Setelah itu, komandan Oliver lalu berbalik untuk lihat ke arah Duke Remy yang sebelumnya ada di belakangnya. Ketika komandan Oliver telah berbalik, Duke Remy terlihat juga sudah berbalik dan kini dia sedang lihat ke arah komandan Oliver. Setelah itu, Duke Remy ngangkat dan ngarahkan tangan kanannya ke arah komandan Oliver.
"Pertarungan ini telah berakhir, tuan Oliver," ucap Duke Remy.
Tangan kanannya pun langsung manjang dan lesat dengan cepat ke arah komandan Oliver, dan langsung nusuk bagian tengah dada Komandan Oliver hingga nembus ke belakang tubuhnya
-Bersambung
Reviews
All reviews (0)