Minggu pertama di bulan i 1221, dua minggu sebelum turnan akademi dilaksanakan.
-
Di ruangan Elevrad.
Saat ini aku bersama dengan para anggota Elevrad yang lainnya sedang mbahas persiapan untuk turnan akademi yang akan dilaksanakan 2 minggu lagi dan juga festival akademi yang akan dilaksanakan 1 minggu setelah pelaksanaan turnan akademi.
"Dekorasi sudah siap, tenaga kerja juga sudah siap, hal-hal lainnya juga sudah siap dan pendanaan pun juga aman terkendali, lalu anggota-anggota yang ditugaskan untuk ngurus turnan dan festival akademi juga sudah ditentukan. Karena kita sudah selesai mbahas tentang semua hal yang berkaitan dengan persiapan turnan dan festival akademi, kalau begitu dengan begini aku nyatakan kalau acara rapat kita kali ini telah selesai," ucapku.
Para anggota Elevrad lainnya yang sebelumnya kelihatannya tegang pun langsung berpose santai begitu aku bilang kalau rapatnya telah selesai.
"Akhirnya selesai juga,"
"Aku sedikit pusing gara-gara mikirkan tentang apa yang harus ku sampaikan untuk rapat kali ini,"
"Aku juga,"
"Aku juga sama," ucap anggota Elevrad lainnya.
"Aku minta maaf karena mbuat rapat kali ini berlangsung cukup lama dan cukup intens daripada rapat kita biasanya," ucapku.
"Tidak perlu minta maaf, ketua. Turnan dan festival akademi rupakan acara yang sangat penting bagi akademi ini, tentu saja rapat untuk mbahas acara itu akan berlangsung dengan cukup lama dan cukup intens juga. Kami sudah sering lakukan rapat seperti ini jadi kami pun sudah terbiasa," ucap Elaina.
Para anggota Elevrad tahun ketiga dan kedua pun ngangguk setuju dengan perkataan Elaina.
"Tetapi, mungkin bagi anggota tahun pertama, reka masih belum terbiasa jadi wajar kalau reka ngeluh," ucap Elaina.
"K-kami minta maaf karena sudah ngeluh, senior," ucap salah satu anggota Elevrad tahun pertama.
Anggota Elevrad tahun pertama yang lainnya pun juga ikut minta maaf.
"Tidak apa-apa, kalian tidak perlu minta maaf. Karena kalian lelah, kalian boleh beristirahat, anggota Elevrad yang lainnya juga boleh beristirahat. Tetapi setelah kalian selesai istirahat, kalian langsung kerjakan apa yang njadi bagian dan tugas kalian dalam persiapan turnan dan festival akademi. Kita akan mulai ngerjakan persiapan itu mulai dari sekarang," ucapku.
"Baik, ketua," ucap para anggota Elevrad yang lain.
-
Minggu kedua di bulan i 1221, satu minggu sebelum turnan akademi dilaksanakan.
Sebelum turnan akademi dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan kualifikasi untuk nentukan murid-murid terhebat di tiap tahun angkatan yang akan berpartisipasi dalam turnan akademi.
Untuk turnan kali ini, format turnannya akan sama seperti saat aku masih rupakan murid tahun pertama, yaitu turnan pertandingan antar murid, satu lawan satu. Murid laki-laki akan lawan murid laki-laki dan murid perempuan akan lawan murid perempuan. Karena itu, kualifikasi kali ini juga akan dipisah antara murid laki-laki dengan murid perempuan. Aku, Irene, Charles, Chloe, Noa, Kotaro, Julie, Leandra, Lily dan Lillian yang rupakan murid kelas lain milih ikut kualifikasi ini karena kami semua ingin ikut dalam turnan akademi kali ini.
Setelah itu, kualifikasi turnan akademi pun dimulai. Lalu tidak sampai 2 jam kualifikasi berlangsung, kualifikasi pun telah selesai. Kami semua lulus dalam kualifikasi itu dan hasil itu mbuat kami semua dapat ngikut turnan akademi kali ini.
-
Hari senin di minggu ketiga di bulan i 1221.
Hari ini rupakan hari dimulainya turnan akademi di tahun ini. Para bangsawan dan beberapa warga yang diundang untuk lihat turnan akademi ini pun mulai berdatangan. Aku sebagai ketua Elevrad saat ini bertugas untuk nyambut dan ngantarkan beberapa tamu penting ke tempat duduk reka yang sudah disediakan khusus untuk nonton pertandingan turnan akademi. Beberapa tamu penting yang aku sambut itu di antaranya adalah Ratu Kayana, Duke San Minerva, Duke San Angela, Duke San Quentine dan Duke San Lucia. Aku nyambut dan ngantarkan reka hanya sampai pukul 9 pagi saja. Karena pukul 10 pagi turnan akademi akan dimulai, setelah pukul 9 pagi, aku akan minta tolong kepada anggota Elevrad yang lain untuk nggantikanku dalam nyambut dan ngantarkan reka karena aku harus bersiap-siap untui lakukan pertandingan di turnan akademi.
Pukul 10 pagi, turnan akademi pun telah resmi dimulai. Pertandingan di hari pertama turnan akademi ini hanya untuk nentukan siapa 16 besar yang akan bertanding di pertandingan 16 besar besok. Pertandingan hari pertama ini makan waktu yang cukup lama bahkan sampai sore hari. Lalu di sore harinya, turnan akademi untuk hari pertama pun telah selesai. Aku dan yang lainnya berhasil nangkan pertandingan di hari pertama ini dan lanjut ke pertandingan 16 besar yang akan dilaksanakan besok.
-
Keesokan harinya.
Turnan akademi hari kedua pun telah dimulai. Hari kedua ini rupakan babak 16 besar turnan akademi, penang dari babak 16 besar ini akan lanjut ke babak 8 besar yang akan dilaksanakan besok.
Di babak 16 besar ini, aku berhasil ngalahkan lawanku tanpa kesulitan sedikitpun. Noa, Kotaro dan Charles pun juga sama. Kami berempat pun lanjut ke babak 8 besar untuk turnan antara murid laki-laki.
Sentara untuk turnan antara murid perempuan, Irene, Chloe, Leandra, Lily dan Lillian berhasil lolos ke babak 8 besar. Sentara Julie tidak berhasil lolos karena dikalahkan oleh Elaina di babak 16 besar ini.
-
Keesokan harinya.
Turnan akademi hari ketiga pun telah dimulai. Hari ketiga ini rupakan babak 8 besar turnan akademi, penang dari babak 8 besar ini akan lanjut ke babak 4 besar atau semifinal yang akan dilaksanakan besok.
Di babak 8 besar ini, aku kembali berhasil ngalahkan lawanku tanpa kesulitan sedikitpun, begitupun juga dengan Charles. Sentara itu, Noa dan Kotaro saling berhadapan di babak 8 besar ini. Pertarungan di antara reka sangat sengit, masing-masing dari reka terus nyerang satu sama lain. Setelah cukup lama reka bertarung, penang untuk pertandingan itu pun telah ditentukan. Noa berhasil nangkan pertandingan di babak 8 besar ini dengan ngalahkan Kotaro dalam pertarungan sengit. Itu berarti, aku, Charles, dan Noa akan lanjut ke babak semifinal untuk turnan laki-laki.
Sentara untuk turnan antara murid perempuan. Irene berhasil lolos ke babak semifinal setelah ngalahkan Lily. Chloe juga berhasil lolos ke babak semifinal setelah ngalahkan Lillian. Leandra dan Elaina juga berhasil lolos ke babak semifinal setelah ngalahkan lawan reka masing-masing.
-
Keesokan harinya.
Turnan akademi hari keempat pun telah dimulai. Hari keempat ini rupakan babak semifinal turnan akademi, penang dari babak semifinal ini akan lanjut ke babak final yang akan dilaksanakan besok. Lalu untuk peserta yang kalah di babak semifinal ini, akan lanjut ke babak perebutan juara ketiga yang juga akan dilaksanakan besok.
Di babak semifinal ini, aku berhadapan dengan Noa yang njadi lawanku di babak semifinal ini. Pertandingan di antara kita berdua berlangsung cukup sengit dan juga cukup lama. Namun pada akhirnya aku tetap berhasil ngalahkan Noa. Aku pun dipastikan lanjut ke babak final setelah ngalahkan Noa. Sentara Charles juga berhasil ngalahkan lawannya di babak semifinal ini dan juga lanjut ke babak final. Itu berarti, aku dan Charles akan bertarung di babak final nanti untuk nentukan penang atau juara dalam turnan akademi untuk murid laki-laki.
Sentara untuk turnan antara murid perempuan, Irene berhadapan dengan Elaina di babak semifinal. Pertarungan antara Irene dan Elaina berlangsung cukup sengit, tetapi pada akhirnya Irene lah yang nangkan pertarungan itu. Irene pun lanjut ke babak final setelah ngalahkan Elaina.
Setelah pertandingan antara Irene dan Elaina, pertandingan semifinal yang terakhir pun dimulai. Di pertarungan semifinal ini, Chloe dan Leandra akan saling berhadapan. Pertarungan antara Chloe dan Leandra berlangsung sangat sengit, durasi pertandingan reka pun juga cukup lama. Tetapi pada akhirnya Chloe lah yang nangkan pertandingan itu. Chloe pun lanjut ke babak final setelah ngalahkan Leandra. Di babak final nanti, Irene dan Chloe akan saling berhadapan untuk nentukan penang atau juara dalam turnan akademi untuk murid perempuan.
-
Keesokan harinya, di pagi hari.
Hari ini rupakan hari dilaksanakan babak final turnan akademi. skipun dimulainya babak final masih lama yaitu masih beberapa jam lagi, tetapi sebagian besar murid terlihat antusias. Sebagian besar murid terlihat sudah berada di sekitar wilayah akademi, hanya sebagian kecil dari reka yang masih berada di asrama. lihat sebagian besar dari reka sudah berada di sekitar wilayah akademi untuk nunggu dimulainya babak final turnan akademi itu nunjukkan kalau reka antusias. reka bahkan mbicarakan dan nebak-nebak siapa yang akan njadi penang dalam turnan akademi kali ini.
Tidak hanya para murid saja, orang-orang yang diundang untuk nonton pertandingan turnan akademi pun juga antusias. Beberapa dari reka terlihat sudah nunggu di gerbang akademi sambil mbicarakan tentang pertandingan final yang akan dilaksanakan nanti.
Sentara itu, disaat para murid San Fulgen Akademiya dan beberapa orang sedang mbicarakan tentang pertandingan final turnan akademi, di wilayah lain kerajaan San Fulgen ini sedang ada beberapa pergerakan yang ncurigakan.
-
Di wilayah San Minerva.
Di pinggiran setiap area di San Minerva seperti pinggiran desa atau pinggiran kota yang ada di wilayah San Minerva, terlihat ada beberapa orang yang ngenakan pakaian biasa pada umumnya. Tetapi reka terlihat sedang mbawa senjata yang disembunyikan di pakaian reka. Sebagian dari orang-orang itu pun juga terlihat ngenakan kacamata.
Tidak hanya di wilayah San Minerva saja, wilayah San Angela, wilayah San Quentine, wilayah San Lucia dan bahkan di ibukota San Estella juga terlihat ada beberapa orang dengan ciri-ciri yang sama dengan orang-orang yang ada di wilayah San Minerva. reka terlihat sedang bersiaga di pinggiran desa atau kota di setiap wilayah itu.
-
Sentara itu di kediaman Duke San Quentine.
Terlihat Duke Remy sedang bersiap untuk berangkat nuju San Fulgen Akademiya untuk nonton pertandingan final turnan akademi. Duchess Arnett terlihat juga ikut untuk nemani Duke Remy. Tidak hanya Duchess Arnett saja, komandan Dayne dan senior Vyn juga ikut untuk ngawal Duke Remy. reka bertiga terlihat sedang ngenakan kacamata sama seperti Duke Remy.
Beberapa prajurit Duke San Quentine juga ikut untuk ngawal Duke Remy. Para prajurit Duke San Quentine yang ikut itu juga terlihat ngenakan kacamata. Selain itu, ada beberapa orang yang ngenakan jubah panjang tertutup yang juga ikut untuk nemani Duke Remy nuju San Fulgen Akademiya.
Setelah itu, Duke Remy lihat ke arah Duchess Arnett dan orang-orang yang akan ikut nemaninya.
"Ayo semuanya, mari kita berangkat. Rencana pembunuhan Yang Mulia Ratu dan seluruh keluarga San Lucia sebentar lagi akan dimulai," ucap Duke Remy sambil tersenyum.
-Bersambung
Reviews
All reviews (0)