Font Size
15px

"Nona Leirion ?!?!," ucap Duke Remy yang terkejut.

Nama wanita itu adalah Leirion. Saat ini nona Leirion sedang duduk di ja kerja milik Duke Remy sambil natap ke arah Duke Remy. Duke Remy yang awalnya terkejut lihat nona Leirion, langsung berlutut di hadapannya.

"Maafkan saya karena tidak mberi sambutan, nona. Saya tidak tahu jika nona datang kesini, jika saya tahu pastinya saya akan mberikan sambutan kepada nona," ucap Duke Remy.

"Tidak perlu, lagipula aku datang kesini juga secara ndadak," ucap nona Leirion.

"Maaf kalau misalkan pertanyaan saya ini tidak sopan, nona, apa alasan nona datang ke kediaman saya ?," tanya Duke Remy.

"Aku datang ke kediamanmu karena ingin lihat progresmu sejauh ini. Dari yang kulihat, sepertinya rencana awalmu untuk mbunuh pemimpin kerajaan ini telah gagal," ucap nona Leirion.

"Itu benar, nona, rencana awal saya telah gagal karena ada orang yang telah lalai dalam njalankan rencana saya. Hal itu mbuat rencana awal saya terkuak oleh pemimpin kerajaan ini. Tapi saya sudah ngantisipasi tentang hal itu, jadi skipun rencana itu terkuak, tidak ada yang tahu kalau yang mbuat rencana itu adalah saya," ucap Duke Remy.

"Hmmm begitu," ucap nona Leirion.

"Maafkan saya atas kegagalan saya ini, nona. Saya berjanji kalau saya tidak akan ngalami kegagalan lagi untuk selanjutnya. Saya berjanji akan mbunuh pemimpin kerajaan ini lalu rebut kerajaan ini untuk diserahkan kepada anda," ucap Duke Remy sambil berlutut dan nundukkan kepalanya.

Tubuh Duke Remy terlihat sedang getar. Sentara itu, nona Leirion terdiam sambil natap Duke Remy. Terlihat pupil matanya yang berwarna rah itu masih nyala terang karena sinar bulan.

"Angkat kepalamu, Remy," ucap nona Leirion.

Duke Remy pun ngangkat kepalanya kembali ngikuti perintah nona Leirion.

"Kamu mang telah ngalami kegagalan, tetapi aku tidak akan mberimu hukuman atas kegagalanmu selama kamu berjanji kalau selanjutnya kamu akan berhasil untuk rebut kerajaan ini," ucap nona Leirion.

"Saya berjanji, nona. Selanjutnya saya pasti akan rebut kerajaan ini, saya tidak akan ngecawakan anda," ucap Duke Remy.

"Ya sudah jika kamu sudah berjanji seperti itu. Kamu tidak perlu terburu-buru untuk rebut kerajaan ini, Remy, lagipula rencana ini adalah rencana jangka panjang. Kamu bisa matangkan rencana yang akan kamu buat selanjutnya terlebih dahulu," ucap nona Leirion.

"Baik, nona. Tetapi sebisa mungkin saya ingin rebut kerajaan ini secepatnya, saya tidak ingin mbuat nona nunggu lama," ucap Duke Remy.

"Itu bagus jika mang kamu bisa rebut kerajaan ini secepatnya. Tetapi apa kamu yakin kamu bisa rebut kerajaan ini secepatnya hanya dengan ngandalkan para iblis lemah yang kamu buat itu ?,"

"Dari yang aku rasakan, di kediaman ini dan di bawah kediaman ini ada sekitar 100-200 iblis. Jumlah itu mang bisa dibilang cukup banyak, namun itu tidak ada artinya apabila reka hanyalah para iblis lemah. reka dapat dengan mudah dikalahkan, seperti para iblis di ruangan ini yang dapat dengan mudah aku kalahkan ski aku hanya nggunakan sedikit kekuatanku. Bahkan aku tidak nggunakan ~Dark Magic~ untuk ngalahkan reka. Dan juga, seperti para iblis yang muncul di ibukota kerajaan ini kemarin. skipun aku rasakan ada beberapa iblis yang sedikit kuat yang muncul di ibukota kerajaan kemarin, namun kebanyakan iblis yang kamu buat itu hanyalah iblis lemah, Remy," ucap nona Leirion.

Duke Remy yang ndengar perkataan nona Leirion pun sedikit terkejut.

"Kemarin nona ada di ibukota San Estella ?," tanya Duke Remy.

"Iya, kemarin aku sedang berjalan-jalan di ibukota kerajaan. Lalu aku rasakan ada beberapa iblis yang tiba-tiba muncul. Aku rasakan ada darahku di dalam tubuh para iblis yang muncul di ibukota kerajaan, jadi aku tahu kalau iblis itu adalah iblis yang kamu buat dengan nggunakan darahku. Tetapi aku terkejut karena iblis itu bisa tiba-tiba muncul di ibukota kerajaan dimana terdapat banyak orang, apa kamu mberikan darahku kepada orang-orang yang kamu jadikan iblis itu langsung di tempat itu ? Bukankah kamu akan ketahuan jika lakukan itu ?," tanya nona Leirion.

"Saya mang ngubah reka njadi iblis saat reka sedang berada di gedung pengadilan, tetapi saya tidak mberikan darah nona kepada reka di tempat itu karena seperti yang nona bilang tadi kalau saya akan ketahuan apabila mberikan darah iblis kepada reka di tempat itu. Saya sudah mberikan reka darah nona jauh sebelum kejadian di gedung pengadilan itu,"

"Saya njebak reka dengan mbuat reka makan makanan yang di dalam makanan itu terdapat pil yang berisi darah nona. Saya miliki alasan kenapa saya masukkan darah nona ke dalam sebuah pil, padahal saya bisa saja langsung ncampurkan darah ke dalam makanan itu. Alasan saya masukkan darah nona ke dalam pil adalah agar saya bisa ngubah reka saat reka dibutuhkan untuk berubah. Jika saya ncampurkan darah nona langsung dengan makanan itu, setelah reka makan makanan itu, reka bisa langsung berubah njadi iblis. Namun jika saya masukkannya ke dalam pil, saya bisa ngubah reka ketika saya sedang mbutuhkannya,"

"Tetapi untuk mbuat reka berubah di waktu yang tepat, saya harus ngambil kendali pikiran reka terlebih dahulu. Untuk itu, saya juga njebak reka dengan mbuat reka minum minuman yang sudah tercampur dengan darah saya. Sebagai orang yang bisa manipulasi pikiran orang lain, darah berguna untuk ngambil alih pikiran orang lain dari dalam disaat pikiran orang itu tidak bisa di ambil dari luar karena mungkin orang itu nggunakan semacam alat atau Artifact yang berguna untuk mblokir sihir pikiran. Darah milik saya yang saya campurkan ke minuman itu tentunya ngandung Mana milik saya. Jika darah itu diminum dan masuk ke dalam tubuh orang lain, darah milik saya akan mulai bergerak ke seluruh tubuh orang itu, begitupun juga dengan Mana milik saya yang berada di darah tersebut. Ketika darah itu sudah ncapai otak, Mana milik saya yang tercampur dengan darah tersebut akan mbuat saya bisa ngambil alih pikiran reka. Untuk ngambil alih pikiran reka nggunakan darah, semakin banyak darah yang masuk ke dalam tubuh reka, semakin besar juga besar peluang keberhasilan untuk ngambil alih pikiran reka,"

"skipun saya sudah berhasil ngambil alih pikiran reka, saya tidak ngambil pikiran reka seutuhnya. Saya hanya rintahkan reka disaat saya sedang mbutuhkan reka. Di luar itu, reka masih bisa nggunakan pikiran reka sendiri. Namun reka tidak akan pernah ingat kalau saya pernah ngambil pikiran reka karena saat saya ngambil alih pikiran reka, reka bisa dibilang dalam keadaan tidak sadar.

"Setelah saya bisa ngambil alih pikiran reka, barulah saya bisa ngubah reka njadi iblis sesuatu waktu yang saya inginkan, tentu saja dengan bantuan darah nona yang berada dalam pil itu. skipun pil itu termakan dan masuk ke dalam tubuh reka, pil itu tidak dapat hancur walaupun terkena asam yang berada di lambung. Pil itu akan tetap berada di dalam lambung tersebut. skipun tidak dapat hancur oleh asam lambung, pil itu dapat dihancurkan dengan mfokuskan Mana ke tempat pil itu berada, yaitu di lambung. Untuk itulah, saya perlu ngambil alih pikiran reka terlebih dahulu agar saya bisa rintahkan reka untuk mfokuskan Mana ke lambung reka agar pil itu bisa hancur. Setelah pil itu hancur, darah nona yang berada di dalam pil itu pun keluar dan nyebar ke seluruh tubuh reka. Beberapa saat kemudian, barulah reka berubah njadi iblis. Itulah cara saya agar bisa ngubah reka sesuai waktu yang saya inginkan, nona," ucap Duke Remy.

"Hmmm begitu. Kamu pintar juga bisa terpikirkan cara seperti itu," ucap nona Leirion.

"Terima kasih atas pujiannya, nona. Ngomong-ngomong, nona, tadi nona bilang kalau nona rasakan ada iblis yang berada di bawah kediaman ini. Saya tidak nyangka kalau nona bisa rasakannya, padahal saya sudah masang alat untuk ncegah seseorang bisa rasakan keberadaan orang-orang yang berada di bagian bawah kediaman ini," ucap Duke Remy.

"Mungkin alat yang kamu pasang bisa mbuat orang lain tidak bisa rasakan keberadaan para iblis yang kamu buat di bagian bawah kediamanmu. Tetapi itu tidak berlaku untukku, seluruh indraku masih bisa rasakan keberadaan reka. Aku juga bisa rasakanmu, Remy. Kamu saat ini nggunakan sebuah alat untuk nyamarkan dirimu agar terlihat seperti manusia, tetapi sebenarnya kamu sudah berubah njadi iblis, kan ?," tanya nona Leirion.

Duke Remy nampak terkejut setelah ndengar perkataan nona Leirion. Beberapa saat kemudian, Duke Remy pun mulai tersenyum. Setelah itu dia mulai lepaskan kacamata yang dia kenakan di matanya.

"Sepertinya saya tidak bisa nyembunyikan apapun dari nona. Seperti yang diharapkan dari salah satu komandan pasukan iblis, nona Leirion Veril von Lorea. Anda bahkan ngetahui kalau saya sudah berubah njadi iblis, padahal saya sudah nggunakan kacamata khusus untuk nyamarkan mata iblis yang saya punya ini," ucap Duke Remy.

Perempuan yang berada dihadapan Duke Remy saat ini ternyata adalah salah satu komandan pasukan iblis.

Lalu, setelah Duke Remy lepaskan kacamata yang dia kenakan, bisa dilihat kalau kedua matanya terlihat berwarna hitam pekat layaknya seorang iblis. Duke Remy lalu ngusap-ngusap tangan kanannya seperti sedang lepaskan sesuatu yang nempel pada tangan kanannya itu. Benar saja, ternyata mang ada sesuatu yang nempel pada tangan kanannya itu. Duke Remy lalu berhasil lepaskan sesuatu yang nempel pada tangan kanannya itu, lalu dia juga lakukan itu pada tangan kirinya. Sesuatu yang nempel pada tangan kirinya pun juga sudah berhasil di lepaskan. Setelah sesuatu itu berhasil dilepaskan, terlihat di kedua tangan Duke Remy terdapat tato berwarna hitam dengan corak seperti bentuk tanda minus (-) dalam jumlah yang banyak.

"Saya selalu ngenakan kulit buatan untuk nutupi tato pada kedua tangan saya ini. Saya masih tidak nyangka kalau nona Leirion bisa ngetahui kalau saya sudah berubah njadi iblis," ucap Duke Remy.

Nona Leirion lalu lihat dan mperhatikan tubuh Duke Remy dengan teliti. Duke Remy pun nampak bingung lihat nona Leirion yang sedang mperhatikan tubuhnya.

"Ada apa, nona ?," tanya Duke Remy.

"Jika dilihat dari tubuhmu, kekuatanmu saat ini setara dengan para iblis tingkat nengah. Tingkat kekuatanmu berada di antara iblis tingkat nengah ke bawah dan tingkat nengah central. Berapa banyak darahku yang kamu minum sehingga bisa mbuatmu njadi seperti ini ?," tanya nona Leirion.

"Saya ngkonsumsi sekitar 200 mililiter darah anda yang anda berikan sebelumnya, nona," ucap Duke Remy.

"Begitu ya, wajar saja kamu njadi seperti ini jika ngkonsumsi darahku sebanyak itu. Untungnya kamu masih bisa selamat setelah ngkonsumsi darahku sebanyak itu. Satu tetes darah milikku sebenarnya sudah cukup untuk mbuatmu njadi iblis, tetapi kamu malah minum 200 mililiter darahku. minum darah iblis dalam jumlah banyak dapat nimbulkan kerusakan pada tubuhmu baik bagian luar maupun bagian dalam. Tetapi, lihatmu berhasil selamat ski telah minum darah sebanyak itu, sepertinya kamu miliki fisik yang sangat kuat saat kamu masih njadi manusia. Makanya tubuh kamu masih bisa nahannya," ucap nona Leirion.

"Tentu saya tahu akan hal itu, nona. Seperti yang nona katakan tadi, saat masih njadi manusia, saya mpunyai fisik yang kuat. Makanya saya berinisiatif ncoba apakah tubuh saya bisa nahan apabila saya minum darah nona dalam jumlah banyak. Saya langsung ncoba minum 200 mililiter darah milik nona. Setelah saya minumnya, seluruh tubuh saya rasakan rasa sakit yang luar biasa. Saya rasakan rasa sakit di tubuh saya sambil terus muntahkan banyak darah dari mulut saya. Rasa sakit itu terasa seperti kematian saya sudah dekat. Rasa sakit itu terus terasa selama beberapa nit dan setelah itu rasa sakit itu pun nghilang. Saya hampir kehilangan kesadaran saya akibat nahan rasa sakit itu,"

"ski saya rasakan rasa sakit yang luar biasa saat minum darah itu dalam jumlah yang banyak, tetapi saya tidak nyesal. Karena hal itu terbayarkan dengan saya yang bertambah lebih kuat daripada ketika njadi manusia, bahkan lebih kuat dari para iblis buatan saya. ski begitu, saya tidak ingin ncoba minum darah anda lagi, nona. Jika saya minum darah anda lagi, mungkin selanjutnya saya benar-benar akan mati," ucap Duke Remy.

"Bagus kalau kamu sadar akan hal itu, Remy. Ngomong-ngomong, jika kamu minum 200 mililiter darahku yang aku berikan sebelumnya, untuk orang lain yang kamu ubah njadi iblis, berapa banyak darahku yang kamu berikan kepada reka ?," tanya nona Leirion.

"Kepada reka yang saya ubah njadi iblis, saya hanya mberikan satu tetes darah anda saja, nona. Tetapi ada juga beberapa orang yang saya berikan lebih dari satu tetes, nona. Salah satu contohnya adalah beberapa orang yang berubah njadi iblis di gedung pengadilan yang terletak di ibukota kerajaan. Karena sebelumnya saya masukkan lebih dari satu tetes darah anda pada pil yang reka makan. Apalagi reka juga makan banyak makanan yang terdapat pil di dalam makanan itu. Jadi reka sama saja seperti ngkonsumsi banyak darah milik anda, nona," ucap Duke Remy.

"Begitu ya, pantas saja aku rasakan ada beberapa iblis tingkat nengah ke bawah di antara para iblis yang nyerang ibukota. Lalu untuk para iblis lainnya yang kamu buat, tidak ngherankan jika reka terlihat lemah apabila kamu hanya mberikan reka satu tetes darahku saja," ucap nona Leirion.

"Apa boleh buat, nona. Darah yang anda berikan sebelumnya sudah hampir habis, sedangkan saya masih harus mbuat banyak iblis untuk njadi bidak milik saya," ucap Duke Remy.

"Jika itu yang njadi kesulitanmu saat ini, maka aku akan mbantumu," ucap nona Leirion.

Nona Leirion lalu ngarahkan tangan kanannya ke samping kanannya. Setelah itu, di depan telapak tangan kanannya, muncul sebuah benda yang nyerupai seperti bola. Bola itu diselimuti oleh dedaunan dan bunga-bunga Lily berwarna rah. Nona Leirion lalu masukkan tangan kanannya ke dalam bola itu seperti hendak ngambil sesuatu. Lalu setelah itu, nona Leirion ngeluarkan sebuah wadah berukuran sedang yang berisi cairan berwarna rah dari dalam bola tersebut. Nona Leirion tidak hanya ngeluarkan satu buah wadah saja, lainkan 5 buah wadah sekaligus. Kelima buah wadah itu berukuran sama dan isinya pun sama yaitu cairan berwarna rah. Setelah ngeluarkan 5 buah wadah dari bola tersebut, bola tersebut pun langsung nghilang. Teknik yang digunakan oleh nona Leirion tadi terlihat mirip dengan ~Storage~ yang Rid gunakan.

Nona Leirion lalu naruh 5 wadah itu di samping tempat dia duduk di ja tersebut.

"Aku mang tidak bisa mbantumu secara langsung untuk rebut kerajaan ini, tetapi aku akan mbantumu dengan hal lain. Aku mberikanmu 5 buah wadah yang berisi darah milikku sebagai bantuan untukmu, Remy. Gunakanlah darah milikku ini untuk mperkuat pasukan iblismu itu," ucap nona Leirion.

Duke Remy pun terkejut setelah lihat nona Leirion ngeluarkan 5 buah wadah berisi darah miliknya. Duke Remy kemudian langsung nundukkan kepalanya kembali sambil berlutut ke arah nona Leirion.

"Terima kasih atas bantuannya, nona," ucap Duke Remy.

"Aku akan mberimu sebuah saran untuk mperkuat pasukan iblismu, Remy. Untuk orang-orang lemah atau berkemampuan biasa sebelum reka njadi iblis, berikanlah reka sekitar 5-7 tetes darahku. Lalu untuk orang-orang yang mang sudah kuat sebelum reka njadi iblis, berikanlah reka sekitar 10-20 tetes darahku. Untuk reka yang lemah, tidak perlu mbuat reka njadi kuat, justru kamu harus mbuat reka yang sudah kuat untuk bertambah njadi lebih kuat lagi," ucap nona Leirion.

"Baik, nona. Saya akan ngikuti saran yang anda berikan. Dengan bantuan yang anda berikan ini, saya akan pastikan kalau selanjutnya saya akan berhasil untuk rebut kerajaan ini," ucap Duke Remy.

"Iya, aku tunggu keberhasilanmu, Remy. Tidak perlu terburu-buru, matangkanlah rencanamu agar rencanamu itu pasti berhasil," ucap nona Leirion.

"Baik, nona," ucap Duke Remy.

"rebut kerajaan ini akan mbantu ’Yang Mulia Raja Iblis’ untuk ncapai tujuannya. Tidak hanya kerajaan ini saja, tetapi juga dengan kerajaan dan negara lain di benua Utara ini. Jika semua kerajaan dan negara yang berada di benua Utara ini dipimpin oleh orang-orang yang bekerja sama atau yang berada di bawah kendali ras Iblis, maka ras Malaikat tidak akan mpunyai sekutu lagi di benua Utara ini. Padahal negara dan kerajaan di benua Utara ini seharusnya njadi sekutu reka karena reka lah yang mimpin kerajaan dan negara di benua Utara ini,"

"Lalu ketika seluruh atau sebagian besar kerajaan dan negara di benua Utara ini sudah berada di bawah kendali dari ras Iblis, ’Yang Mulia Raja Iblis’ akan ndeklarasikan kembali sebuah ’perang besar’ kepada ras Malaikat. Saat ’perang besar’ itu terjadi, bisa dipastikan ras Malaikat akan kalah telak dalam ’perang besar’ itu karena hanya miliki sedikit sekutu atau bahkan tidak miliki sekutu sama sekali di pihak reka. Setelah ras Malaikat kalah dan musnah, ras Iblis lah yang akan nguasai seluruh dunia ini," ucap nona Leirion.

Duke Remy terlihat takjub dengan apa yang dikatakan oleh nona Leirion. Duke Remy kemudian berlutut ke arah nona Leirion sambil nundukkan kepalanya ke bawah. Namun, ski nona Leirion ngatakan sesuatu yang ngejutkan seperti itu, tidak terlihat ada senyuman di bibirnya itu, yang ada hanya sebuah ekspresi datar yang terlihat dari wajahnya itu. Dari ekspresinya itu, seolah nandakan kalau dia tidak setuju dengan rencana itu, rencana untuk mulai ’perang besar’ dengan ras Malaikat.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 301 : Rencana Jangka Panjang on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Sword God Reborn cover
Similar genre

Sword God Reborn

InkQuillWrites ·Action

Reincarnationistiresome.Thistime,IwillsurelyattaintheUltimateoftheSwordandfindeternalrest.“SwordGodReborn”Throughcountlessreincarnations,Ilivedagai...

On the Path to the Great Dao cover
Similar genre

On the Path to the Great Dao

Pig Nerd ·Action

【Fromtheauthorof''!】Mygrandfatherisverypeculiar.Everyday,helightsincenseforhimselfandeatscandlesinfrontofhisownancestraltablet.Thevillagersareallte...

Tycoon War God cover
Trending now

Tycoon War God

Once Young ·Other

Inhispreviouslife,LinMuwasthetopassassinonEarth.HeaccidentallytraversedtotheEternalImmortalRealm,where,overthespanofeighthundredyears,hecultivatedf...

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.