Peace Hunter Chapter 458 : Sebuah Pion

Novel: Peace Hunter Author: Rizdhan Updated:
Font Size
15px

Sekitar 20 nit kemudian, di ruangan tempat Ratu Kayana dan yang lainnya berada.

Terlihat nona Laviena, Willa, Remia dan Alexis masih berada di ruangan itu sambil duduk di gelembung yang diciptakan oleh nona Laviena. Willa dan Remia terlihat sedang duduk sambil ncatat sesuatu di sebuah buku. Sentara nona Laviena dan Alexis hanya duduk dengan tenang sambil ndengarkan penjelasan Ratu Kayana dan yang lainnya.

Lalu, setelah ndengar penjelasan Ratu Kayana tentang insiden penyerangan yang terjadi di kerajaan San Fulgen, nona Laviena terlihat sedikit terkejut.

"Saya tidak nyangka kalau salah satu dari komandan pasukan iblis terlibat dalam insiden penyerangan di kerajaan ini. skipun tidak terlibat secara langsung, tetapi darah dari komandan iblis itu telah rubah orang-orang njadi iblis. Orang-orang yang berubah njadi iblis itu lah yang telah nyerang kerajaan ini. Bahkan 3 Duke dari kerajaan ini pun telah berubah njadi iblis," ucap nona Laviena.

"Itu benar, nona komandan. Tetapi 2 di antara 3 Duke itu tidak terlibat dalam penyerangan yang terjadi 2 hari yang lalu karena reka berdua sudah njadi iblis terlebih dahulu saat terjadi penyerangan di gedung pengadilan kerajaan San Fulgen 2 tahun yang lalu. 2 Duke itu pun tewas saat itu juga," ucap Ratu Kayana.

"Begitu ya. Jadi sebelum penyerangan ini, penyerangan-penyerangan yang libatkan orang-orang yang telah berubah njadi iblis telah terjadi bahkan dari beberapa tahun sebelumnya," ucap nona Laviena.

"Itu benar, nona komandan. skipun skala penyerangan yang terjadi sebelumnya tidak sebesar penyerangan yang terjadi 2 hari yang lalu," ucap Ratu Kayana.

"Itu berarti komandan iblis itu sudah rencanakan untuk nyerang dan rebut kerajaan ini sejak beberapa tahun yang lalu," ucap nona Laviena.

"Sepertinya begitu. Komandan iblis itu sudah njalin hubungan dengan tuan Remy sejak beberapa tahun yang lalu. Tuan Remy rupakan satu-satunya Duke yang terlibat dalam penyerangan yang terjadi 2 hari yang lalu. Dia juga rupakan dalang utama dari insiden penyerangan itu dan insiden-insiden sebelumnya yang terjadi di kerajaan ini. Bisa dibilang, tuan Remy rupakan pion bagi komandan iblis itu untuk nyerang dan rebut kerajaan ini karena komandan iblis itu tidak bisa nyerang dan rebut kerajaan ini secara langsung,"

"Karena tuan Remy rupakan pion utama bagi komandan iblis itu, dia pun diberikan darah oleh komandan iblis itu untuk rubah orang-orang njadi iblis untuk mperlancar rencananya. Dia pun jadi bisa mimpin dan ngomandoi orang-orang yang telah berubah njadi iblis itu agar nuruti semua perintahnya," ucap Ratu Kayana.

"Begitu ya. Sebelumnya anda bilang kalau Duke itu juga telah berubah njadi iblis, apalagi dia telah berubah njadi iblis yang kuat sampai anda sendiri tidak bisa ngalahkannya," ucap nona Laviena.

"Iya, itu benar. Saya sendiri yang bahkan dijuluki sebagai penyihir terkuat di kerajaan ini tidak bisa ngalahkan tuan Remy. Tetapi beruntung pada akhirnya tuan Remy berhasil dikalahkan," ucap Ratu Kayana.

"Iya, saya tidak nyangka kalau komandan iblis itu sendiri yang ngalahkan Duke itu, padahal Duke itu rupakan pionnya. Tetapi itu masuk akal kenapa komandan iblis itu milih untuk mbunuh Duke itu karena Duke itu tengah lancarkan ~Dark Magic~ yang sangat kuat yang bisa micu kedatangan para Malaikat ke kerajaan ini,"

"Alasan komandan Iblis itu tidak mau nyerang dan rebut kerajaan ini secara langsung karena apabila komandan iblis itu ngeluarkan kekuatannya, keberadaannya mungkin akan langsung terdeteksi oleh para Malaikat lewat kekuatannya itu. Setelah terdeteksi, para Malaikat tentu akan langsung datang ke kerajaan ini. reka mungkin akan langsung nghancurkan kerajaan ini sama seperti yang reka lakukan terhadap kerajaan Framtida,"

"Tentu komandan iblis itu tidak mau hal itu terjadi karena dia berniat untuk rebut kerajaan ini dan mbuat kerajaan ini njadi sekutu dan bagian dari ras Iblis, bukan untuk nghancurkannya. Makanya komandan iblis itu mutuskan untuk mbunuh Duke itu sendiri karena apa yang dia lakukan bisa micu kedatangan para Malaikat dan komandan iblis itu berniat untuk ncegahnya dengan mbunuhnya. skipun pada akhirnya para Malaikat itu tetap datang ke kerajaan ini," ucap nona Laviena.

"Iya, saya sendiri juga tidak nyangka kalau para Malaikat akan datang ke kerajaan ini. Namun saya bersyukur karena para Malaikat itu hanya datang tanpa lakukan apa-apa. reka pun langsung kembali ke tempat reka setelah reka baru tiba atas langit kerajaan ini," ucap Ratu Kayana.

Nona Laviena lalu terdiam setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Sepertinya para Malaikat itu yang mberi tahu nona Maiden tentang adanya penyerangan yang libatkan ras iblis di kerajaan ini karena nona Maiden miliki hubungan dengan reka. Tetapi aku tidak nyangka kalau reka tiba-tiba langsung kembali ke tempat reka setelah reka sampai di atas langit kerajaan ini. Ini tidak seperti reka yang biasanya. Sepertinya ada sesuatu yang terjadi," pikir nona Laviena.

Setelah mikirkan hal itu, nona Laviena lalu berbicara kembali dengan Ratu Kayana.

"Yang terpenting kerajaan anda saat ini baik-baik saja dan dalang utama yang rencanakan penyerangan itu pun telah dikalahkan," ucap nona Laviena.

"Iya, anda benar," ucap Ratu Kayana.

Setelah itu, nona Laviena lihat ke arah Willa dan Remia yang ada di sampingnya. Willa dan Remia pun juga lihat ke arah nona Laviena. reka berdua lihat ke arah nona Laviena sambil ngangguk.

"Baiklah, sepertinya kami sudah ndapatkan informasi yang cukup tentang penyerangan yang libatkan ras iblis di kerajaan," ucap nona Laviena.

"Apa hanya dengan informasi lisan sudah cukup bagi anda? Apa anda tidak rlukan bukti fisik tentang terlibatnya ras iblis dalam penyerangan di kerajaan ini?," tanya Ratu Kayana.

"Bukti fisik tentang terlibatnya ras Iblis? Apa bukti fisik yang anda maksud itu rupakan jasad dari orang-orang yang telah berubah njadi iblis?," tanya nona Laviena.

"Iya, itu benar, nona komandan," ucap Ratu Kayana.

"Bukankah seluruh orang yang telah berubah njadi iblis telah anda makamkan sebelumnya? Apa anda berniat untuk nggali makam orang-orang itu lagi?," tanya nona Laviena.

"Tidak, saya tidak akan nggali makam orang-orang yang sudah dimakamkan. Sebenarnya, ada satu jasad dari orang-orang yang telah berubah njadi iblis yang belum dimakamkan. Jasad itu adalah jasad tuan Remy, Duke yang rencanakan penyerangan di kerajaan ini," ucap Ratu Kayana.

Nona Laviena terlihat biasa saja setelah ndengar perkataan Ratu Kayana.

"Jasad dari Duke yang rencanakan penyerangan ini?," tanya nona Laviena.

"Iya, jika anda mau, saya bisa mberikan salah satu bagian tubuh dari tuan Remy kepada anda sebagai bukti fisik tentang terlibatnya ras Iblis dalam insiden penyerangan di kerajaan ini. Saya mohon maaf karena tidak bisa mberikan seluruh tubuhnya karena saya masih ada keperluan dengan tubuh tuan Remy," ucap Ratu Kayana.

"Begitu ya," ucap nona Laviena.

Setelah itu nona Laviena terdiam sejenak. Tidak lama kemudian, dia pun mulai berbicara kembali.

"Sebenarnya tanpa bukti fisik pun kami mpercayai tentang terlibatnya ras Iblis dalam insiden penyerangan di kerajaan ini karena bukti-buktinya sudah ada di surat kabar yang beredar di kerajaan. Di surat kabar itu, terdapat beberapa foto jasad dari orang-orang yang sudah berubah njadi iblis, salah satunya dari Duke yang rencanakan penyerangan itu. Jika saya mberikan surat kabar itu kepada nona Maiden, saya yakin nona Maiden akan mpercayainya. Jadi bukti dari surat kabar itu sudah cukup,"

"Selain itu, kami tidak akan minta bagian tubuh dari jasad Duke itu karena Holy Kingdom pun sudah punya banyak jasad dari orang-orang yang telah berubah njadi iblis," ucap nona Laviena.

Ratu Kayana terlihat sedikit terkejut setelah ndengar perkataan nona Laviena.

"Holy Kingdom miliki banyak jasad dari orang-orang yang telah berubah njadi iblis? Bagaimana bisa?," tanya Ratu Kayana.

"Apa anda pernah ndengar informasi tentang adanya penyerangan sekelompok orang di perbatasan Holy Kingdom atau di negara dan kerajaan yang dekat dengan Holy Kingdom?," tanya nona Laviena.

"Sekitar 2 tahun yang lalu, saya ndengar informasi dari tuan Oliver kalau ada sekelompok atau beberapa orang yang nyerang perbatasan dan negara atau kerajaan yang dekat dengan Holy Kingdom. Salah satu yang nyerang itu adalah salah satu dari Divine Elental Spirit. Benar kan, tuan Oliver?," tanya Ratu Kayana sambil lihat ke arah komandan Oliver.

"Iya, waktu itu High Priest Theodor lah yang mberitahu saya ketika saya sedang berada di gereja Sancta Lux untuk diobati karena saya terluka setelah lawan Raja Albert yang telah berubah njadi iblis," ucap komandan Oliver.

"Jadi anda telah ngetahui soal itu ya. Ya mang, salah satu yang nyerang itu adalah salah satu dari Divine Elental Spirits yaitu Undine. Namun selain Undine, ada juga orang-orang biasa yang terdiri dari beberapa ras yang ikut nyerang. Di antara orang-orang biasa itu, ada juga orang-orang yang telah berubah njadi iblis," ucap nona Laviena.

Ratu Kayana dan yang lainnya terlihat terkejut setelah ndengar perkataan nona Laviena.

"Orang-orang yang berubah njadi iblis juga nyerang Holy Kingdom? Apa itu berarti ras iblis juga terlibat dalam penyerangan itu?," tanya Ratu Kayana.

"Entahlah, kami belum ngetahui apakah ras Iblis juga terlibat atau tidak. Tetapi setelah ndengar penjelasan anda kalau ras iblis mang benar terlibat, apalagi yang terlibat itu adalah salah satu dari komandan pasukan iblis, maka kemungkinan besar yang lakukan penyerangan di perbatasan dan negara atau kerajaan yang dekat dengan Holy Kingdom adalah ras Iblis. reka mungkin nggunakan cara yang sama dengan yang reka lakukan untuk nyerang dan rebut kerajaan ini yaitu dengan nggunakan pion,"

"Tetapi itu hanyalah kemungkinan saja, belum pasti kalau ras Iblis mang terlibat di penyerangan itu. Ada kemungkinan juga kalau kelompok yang nyerang itu adalah kelompok yang kebetulan ndapatkan atau miliki darah iblis tanpa miliki hubungan dengan ras Iblis. Dengan darah iblis itu lah reka jadi bisa rubah orang-orang njadi iblis. Ada banyak kemungkinan tentang pelaku penyerangan itu, tetapi kami masih belum bisa mutuskan karena belum ndapatkan bukti yang kuat," ucap nona Laviena.

"Begitu ya," ucap Ratu Kayana.

"Iya, karena itu, anda tidak perlu mberikan bagian tubuh dari jasad Duke itu sebagai bukti karena kami pun percaya dengan adanya orang-orang yang berubah njadi iblis. Informasi yang anda berikan sebelumnya sudah cukup bagi kami," ucap nona Laviena.

"Baiklah jika anda bilang begitu," ucap Ratu Kayana.

"Ngomong-ngomong, saya belum ngucapkan terima kasih atas informasi yang saya dapatkan sebelumnya. Terima kasih atas informasinya, nona Ratu dan semuanya," ucap nona Laviena.

"Sama-sama, nona komandan," ucap Ratu Kayana.

Setelah itu, nona Laviena pun berdiri setelah sebelumnya terus duduk di atas gelembung yang dibuatnya.

"ski begitu, saya masih tidak nyangka kalau salah satu komandan pasukan iblis datang ke benua Utara, tepatnya ke kerajaan ini. Komandan iblis itu pun berniat untuk rebut kerajaan ini untuk dijadikan sebagai salah satu sekutu dan bagian dari kerajaan iblis yang ada di benua Selatan sana. reka berniat njadikan kerajaan ini sebagai sekutu untuk nghadapi ~Great Holy War~ yang akan terjadi lagi nanti. Siapa sangka kalau ras Iblis berniat untuk ndeklarasikan perang besar itu lagi," ucap nona Laviena.

"Iya, anda benar, nona. Jika nona Maiden ngetahui hal ini, beliau pasti akan sangat terkejut," ucap Remia.

"Iya, kamu benar," ucap nona Laviena.

Nona Laviena ngatakan itu sambil lihat ke saku seragam Priest yang dikenakannya.

Setelah lihat ke saku seragamnya, nona Laviena lalu lihat ke arah pintu masuk ruangan tempat reka berada.

"Theodor lama sekali, dia belum kembali sejak aku mberinya perintah untuk nghubungi High Priest yang nyerang kediaman tuan Louis untuk nyuruhnya berhenti. Aku sudah berjanji untuk mbantunya setelah nyelesaikan tugas yang diberikan oleh nona Maiden, tetapi dia belum juga kembali," ucap nona Laviena.

"Kalau begitu kita mulai lebih dulu saja pembicaraan tentang ’itu’, nona. nunggu Theodor untuk kembali kesini mungkin akan makan waktu lagi. Lagipula tidak hanya Theodor saja, saya juga nginginkannya," ucap Alexis yang tiba-tiba nanggapi perkataan nona Laviena.

"Hmmm baiklah jika kamu bilang begitu," ucap nona Laviena.

Setelah itu, nona Laviena noleh dan lihat kembali ke arah Ratu Kayana.

"Maaf, nona Ratu, pembicaraan tentang insiden penyerangan yang terjadi di kerajaan ini mungkin telah selesai. Tetapi ada satu hal lagi yang ingin saya bicarakan dengan anda, tentu saja dengan yang lainnya juga," ucap nona Laviena.

"Katakan saja jika ada sesuatu lagi yang ingin anda bicarakan, nona komandan," ucap Ratu Kayana.

"Sebelum saya ngetahui kalau yang mbunuh dalang utama yang rencanakan penyerangan di kerajaan ini adalah salah satu komandan pasukan iblis, saya hanya ngetahui kalau yang ngalahkan dalang utama itu adalah seorang murid akademi di kerajaan ini yang bernama Rid Archie. Saya ngetahui hal itu dari surat kabar yang beredar di kerajaan ini. Sebelumnya anda juga mberitahu kalau orang yang nangani dalang utama itu sebelum dikalahkan oleh komandan pasukan iblis adalah seorang murid akademi skipun anda tidak mberitahu namanya. Dia juga lah yang mberitahu tentang siapa yang sebenarnya mbunuh dalang utama itu dan juga mberitahu tentang rencana komandan iblis itu," ucap nona Laviena.

Ratu Kayana terlihat hanya diam saja saat ndengar perkataan nona Laviena, tetapi wajahnya terlihat sedikit tegang. Tidak hanya Ratu Kayana saja yang terlihat tegang, Duke Louis, Duchess Arlet, komandan Asier, nona Karina dan nona Violetta juga terlihat tegang. Sentara reka hanya diam saja, nona Laviena terus lanjut berbicara.

"Saat saya mbaca surat kabar yang beredar di kerajaan ini, saya tidak nyangka kalau pemuda itu bisa nangani Duke yang rupakan dalang utama itu. Padahal anda sendiri saja bilang kalau anda yang rupakan penyihir terkuat di kerajaan ini saja tidak mampu nangani dan ngalahkan Duke itu, tetapi pemuda itu bisa. Itu nandakan kalau pemuda itu lebih kuat dari anda," ucap nona Laviena.

Ratu Kayana tetap terdiam saat ndengar perkataan nona Laviena.

"Selain itu, di surat kabar yang beredar itu juga mberitahukan kalau pemuda itu juga bisa nggunakan sihir penyembuhan. Dia bisa nggunakan sihir penyembuhan skala area, lalu sihir penyembuhannya itu bahkan bisa nyembuhkan luka-luka yang diakibatkan oleh ~Dark Magic~ dimana normalnya sihir penyembuhan biasa tidak bisa nyembuhkan luka itu. Bahkan beberapa Holy Priest dari gereja Angelica Castitat tidak bisa lakukan hal itu. Bakat pemuda itu benar-benar luar biasa," ucap nona Laviena.

Setelah ndengar perkataan nona Laviena itu, Ratu Kayana yang sebelumnya hanya diam, kini mulai berbicara.

"Apa maksud anda dengan tiba-tiba mbicarakan Rid Archie?," tanya Ratu Kayana.

"Karena dia lah yang akan njadi topik pembicaraan kita kali ini,"

"Nona Ratu, saya berniat untuk rekrut Rid Archie-," ucap nona Laviena.

Nona Laviena berniat untuk nyelesaikan perkataannya tetapi sebelum dia nyelesaikan perkataannya itu, pintu masuk ruangan tempat reka berada tiba-tiba terbuka. Setelah pintu itu terbuka, High Priest Theodor tiba-tiba masuk ke dalam ruangan itu. High Priest Theodor tidak masuk sendiri, lainkan dengan ditemani oleh belasan orang yang ngenakan seragam seperti seragam Priest gereja Sancta Lux. Belasan Priest itu tidak ngenakan tudung kepala, jadi wajah reka terlihat jelas. Belasan Priest itu terdiri dari Priest laki-laki dan Priest perempuan. Kebanyakan dari reka adalah manusia, tetapi ada sedikit dari reka yang rupakan ras Elf dan ras Demi-Human.

Ratu Kayana dan yang lainnya terlihat terkejut ketika lihat High Priest Theodor tiba-tiba masuk ke ruangan itu kembali dengan ditemani oleh belasan Priest. Sentara nona Laviena terlihat hanya biasa saja ketika lihat High Priest Theodor masuk, bahkan dia tidak terlihat marah skipun masuknya High Priest Theodor secara tiba-tiba mbuat dia tidak bisa nyelesaikan perkataannya sebelumnya.

lihat High Priest Theodor yang tiba-tiba masuk kembali, Ratu Kayana yang masih terkejut mulai berbicara.

"High Priest Theodor, apa maksudnya ini?!," tanya Ratu Kayana.

Setelah ndengar pertanyaan Ratu Kayana, High Priest Theodor pun langsung njawabnya.

"Bukankah tadi anda ndengar perkataan nona Laviena, Yang Mulia Ratu? Nona Laviena, tidak, kami ingin rekrut Rid Archie untuk bergabung dengan gereja Sancta Lux. Jadi sekarang, serahkan Rid Archie kepada kami, Yang Mulia Ratu," ucap High Priest Theodor sambil tersenyum.

-Bersambung

You are reading Peace Hunter Chapter 458 : Sebuah Pion on novel69. Use the chapter navigation above or below to continue reading the latest translated chapters.
Share with your friends
Library saves books to your account. Reading History saves recent chapters in this browser.
Continuous reading

You may also like

Sword God Reborn cover
Similar genre

Sword God Reborn

InkQuillWrites ·Action

Reincarnationistiresome.Thistime,IwillsurelyattaintheUltimateoftheSwordandfindeternalrest.“SwordGodReborn”Throughcountlessreincarnations,Ilivedagai...

On the Path to the Great Dao cover
Similar genre

On the Path to the Great Dao

Pig Nerd ·Action

【Fromtheauthorof''!】Mygrandfatherisverypeculiar.Everyday,helightsincenseforhimselfandeatscandlesinfrontofhisownancestraltablet.Thevillagersareallte...

No reviews yet. Be the first reader to leave one.
Please create an account or sign in to post a comment.